Holocaust
Perang Dunia II di wilayah Eropa menimbulkan kerugian dan korban jiwa besar. Pada kurun waktu sejak tahun 1939 hingga tahun 1945, puluhan juta orang tewas dan cidera di Eropa, Asia dan Afrika. Selain itu, banyak fasilitas ekonomi hancur akibat peperangan tersebut.
Berbagai peristiwa yang terjadi dalam perang dunia selalu menjadi topik pembahasan para sejarawan dan analis. Di antara peristiwa yang sangat kontroversial adalah Holocaust, yaitu klaim orang-orang Zionis mengenai aksi pembantaian terhadap enam juta Yahudi oleh pasukan Nazi. Mereka mengklaim bahwa jenazah orang-orang Yahudi tersebut oleh para serdadu Hitler.
Holocaust berarti pembunuhan massal dengan cara membakar. Masalah ini diangkat kembali setelah PD II. Rezim Zionis menggunakan tragedi holocaust sebagai trik untuk menarik perhatian masyarakat internasional dan menggelindingkan propaganda luas dalam hal ini. Berbagai film dan karya buku tentang holocaust diterbitkan.
Saat ini, kamp-kamp penahanan dan penyiksaan orang-orang Yahudi khususnya kamp Auschwitz, menjadi museum untuk umum. Lebih dari 250 museum didirikan di berbagai negara guna mengenang korban Holocaust. Bahkan, di sekolahan di AS dan Eropa tragedi itu juga dijadikan pelajaran sejarah.
Propaganda Rezim Zionis dalam kaitan Holocaust sedemikian gencar sehingga seorang sejarawan Yahudi bernama Alfred M Lilienthal, menyebut propaganda itu dengan “Holocaust Mania”. Upaya terbaru Rezim Zionis adalah dengan menekan Majelis Umum PBB untuk menetapkan tanggal 27 Januari sebagai hari Holocaust yang akan diperingati setiap tahun. (lihat situsnya di www.alfredlilienthal.com
Meski propaganda Holocaust gencar dilakukan, namun banyak sejarawan dan cendikiawan yang meragukan tragedi tersebut. Mereka juga menulis berbagai buku mencantumkan argumen dan bukti-bukti yang mempertanyakan keotetikan tragedi Holocaust. Meskipun demikian, para kritikus tidak mengingkari terjadinya pembunuhan terhadap sejumlah orang-orang Yahudi oleh pasukan Fasis Hitler, dan hal ini dinilai sebagai sebuah tragedi. Namun mereka berpendapat bahwa tragedi itu tidak seperti yang digambarkan oleh Rezim Zionis.
Kritikan pertama yang dilontarkan oleh para cendikiawan adalah bahwa pada perang dunia II jutaan orang dari berbagai etnis dan agama menjadi korban keganasan Nazipro. Namun mengapa yang diekspos secara meluas hanya dikhususkan kepada para korban Yahudi saja? Seorang anggota Komite Pendataan Holocaust AS-Polandia, Rana I.Aloy menyatakan, meski orang-orang Yahudi mengalami penderitaan, namun hal itu juga menimpa orang-orang selain Yahudi. Korban paling banyak pada PD II adalah orang Rusia. Korban tewas di pihak Jerman juga tidak sedikit dengan jumlah mencapai 9 juta orang dan 5,1 juta orang lainnya menjadi tawanan perang. Dengan demikian, pada PD II telah terjadi berbagai pembantaian massal yang dilakukan oleh negara-negara yang mengklaim sebagai negara yang memiliki peradaban tinggi.
imageAlasan lain yang dikemukakan oleh para pengkritik tragedi Holocaust adalah pada era perang dunia II tidak ada laporan mengenai pembunuhan massal orang-orang yahudi. Dalam laporan Palang Merah Internasional dan perundingan sejumlah pejabat negara penentang Nazi, juga tidak disebutkan keterangan soal pembakaran orang-orang Yahudi oleh Nazi. Sebenarnya, Rezim Zionis terlalu membesar-besarkan tragedi pembantaian orang-orang Yahudi. Bukti lainnya adalah bahwa, dalam dokumen pemerintahan Nazi, Hitler tidak pernah menginstruksikan pembantaian massal terhadap orang-orang Yahudi Yahudi. Bahkan tidak ada catatan mengenai pengalokasian dana besar untuk program tersebut. Karena, program pembantaian enam juta orang Yahudi itu tentu menelan dana besar dan rencana yang matang.
Persoalan lain yang menyebabkan tragedi Holocaust itu sulit diterima adalah, Jerman tidak mempunyai fasilitas untuk melakukan pembantaian massal tersebut. Pihak Rezim Zionis mengklaim bahwa, para serdadu Jerman membantai orang-orang Yahudi dengan menggunakan gaz beracun Zyclon-B, dan kemudian membakar janazah mereka kamp konsentrasi. Bagi negara yang sedang dilanda perang besar, melakukan aksi pembantaian massal di negara jajahannya adalah tindakan yang sangat tidak logis dan akan menelan biaya sangat besar. Disamping itu, apa perlunya pasukan Nazi meracuni orang-orang Yahudi terlebih dahulu kemudian membakar jenazah mereka.
Poin lain yang disinggung oleh seorang mantan guru besar universitas di Perancis, Profesor Robert Faurisson adalah, orang-orang Yahudi hanya dijadikan budak di kamp-kamp kosentrasi Nazi. Dan Nazi sama sekali tidak memiliki kepentingan untuk membantai mereka. Karena tindakan tersebut sama halnya dengan membuang tenaga sia-sia.
Prof Faurisson yang telah melakukan penelitian tentang tragedi Holocaust sejak lama itu, dalam sebuah artikel yang dimuat oleh majalah Le Monde Diplomatique, menyebutkan poin penting lainnya soal Holocaust. Menurutnya, jika ada satu orang saja dari keluaga korban Holocaust, ia akan menunjukkan dirinya. Namun, sampai saat ini tak satupun yang mengklaim sebagai anggota keluarga korban Holocaust. Faurisson dan sejumlah orang yang sepaham dengannya menilai tragedi Holocaust sebagai sebuah sebuah dongeng karya orang-orang Zionis. Menurut keterangan para pengamat, ruang-ruang gas yang gencar dipublikasikan oleh Rezim Zionis itu, sebenarnya adalah ruang sterilisasi atau penyemprotan gas anti bakteri pada pakaian dan badan jenazah.
Yang sebenarnya terjadi adalah, pada era PD II khususnya akhir perang tersebut, berbagai penyakit menular seperti wabah dan tipes menjangkiti para tahanan di kamp konsentrasi Nazi. Oleh karena itu, cara antisipasi dan penanganai wabah tersebut adalah dengan menyemprotkan zat anti bakteri dan membakar pakaian serta jenasah yang telah terkontaminasi virus. Dan fenomena ini dipandang sebagai peluang besar bagi orang-orang Zionis untuk mengemukakan fiksi Holocaust.
Kritikan lainnya adalah menyangkut jumlah korban di pihak orang-orang Yahudi yang mencapai enam juta orang. Pihak Zionis mengklaim bahwa jumlah tersebut tidak dapat diragukan lagi. Seorang sejarawan asal Inggris, Doktor David Irwing, dalam bukunya mencantumkan berbagai argumen bahwa aksi pembantaian terhadap enam juta orang Yahudi itu tidak lebih dari sekedar kebohongan besar. Karena, jumlah orang-orang Yahudi di seluruh Eropa pada masa itu tidak mencapai enam juta orang. Apalagi pasukan Nazi tidak sepenuhnya menguasai Eropa. Seorang pengamat Iran, Doktot Muhammad Taqi Pour mengatakan, dari jumlah keseluruhan warga Yahudi Jerman yang mencapai 600 ribu orang, 400 ribu di antaranya atas perintah Hitler telah meninggalkan Jerman sebelum perang dunia II dikobarkan.
Hal lain yang perlu kita cermati adalah sejumlah dokumen menunjukkan hubungan baik orang-orang Zionis dengan para pejabat tinggi Nazi. Pada tahun 1933 yaitu tahun Hitler berkuasa hingga tahun 1941, orang-orang Zionis menjalin hubungan erat dengan Nazi di bidang ekonomi. Hitler yang sangat menentang keberadaan orang-orang Yahudi di Jerman itu, bersama dengan orang-orang Zionis berupaya merelokasi orang-orang Yahudi ke Palestina. Seorang analis Nazi, Alfred Rosenburg, dalam bukunya menulis, Nazi harus mendukung pihak Zionis sehingga setiap tahun orang-orang Yahudi di Jerman dapat dipindahkan ke Palestina.
Meskipun demikian, Rezim Zionis tetap bersikeras mempertahankan klaim mereka soal Holocaust. Rezim Zionis juga berupaya keras menginfiltrasi negara-negara Eropa untuk mencegah segala bentuk penelitian terhadap keotentikan peristiwa Holocaust.
***
Fenomena Holocaust begitu penting bagi Zionis karena bisa menciptakan opini kemazluman orang-orang Yahudi. Fiksi pembantaian enam juta warga Yahudi oleh Hitler merupakan permainan terpenting Zionis untuk menumbuhkan belas kasih masyarakat dunia kepada orang-orang Yahudi. Oleh karena itu, mereka tidak akan menerima kritik dalam kaitan tragedi tersebut.
Direktur Lembaga Kebebasan Beropini di Kanada mengatakan, “Holocaust telah berubah menjadi sebuah keyakinan. Sebuah keyakinan dirancang untuk orang-orang selain Yahudi, dan siapa pun yang mengingkari tragedi itu akan ditindak seperti seorang yang murtad. Hal ini merupakan langkah yang salah dan menipu menurut akal dan logika. Profesor Robert Farison juga mnyatakan bahwa Holocaust merupakan bom nuklir Zionis.
Hal yang menarik, melalui kekuatan lobinya di Barat Zionis tidak mengizinkan siapa pun untuk menolak kisah tragedi Holocaust. Saat ini di AS dan Eropa, siapa pun tidak boleh menolak tragedi Holocaust, dan akan ditindak jika menolaknya. Ketika AS dan Eropa melakukan propaganda dengan gencar dalam kaitan Holocaust, seorrang analis yang berasal dari Australia, Fredick Toban, menolak tragedi tersebut dan mendapat ganjaran penjara enam bulan. Fredick Toban mengatakan, “Di Eropa, setiap orang bisa menghujat Yesus dan Maryam yang suci, namun tidak dapat mengkritik orang-orang Yahudi dan Holocaust. Sejumlah negara Eropa yang sudah cukup maju bersedia dalam perundangan-undangannya untuk mengatur para penolak Holocaust.
Berdasarkan undang-undang di AS dan Eropa yang bernama Gitto, siapa pun yang menolak Holocaust, akan terhitung sebagai orang yang anti Yahudi dan terkena hukuman. Pernacis yang disebut sebagai negara kebebasan juga tidak terlepas dari belenggu kekuatan lobi Zionis, sehingga harus menerima undang-undang Fabius-Gayssot di tahun 1990. Berdasarkan undang-undang tersebut, setiap orang yang menolak Holocaust dan meragukan kisah tentang terbantainya enam juta orang Yahudi di Eropa, akan dikenai hukuman penjara atau denda. Sikap itu yang tidak selaras dengan kebebasan berpendapat di negara-negara yang membela HAM dan kebebasan merupakan hal yang mengejutkan.
Pada saat yang sama, Barat merupakan negara-negara yang menghargai penelitian ilmiah dan logis, namun tetap akan menindak penentang Holocaust yang berargumentasi dengan bukti-bukti yang valid. Ancaman hukuman bagi para penentang Holocaust mengingatkan pengadilan-pengadilan di abad pertengahan yang menindak terhadap para penentang keyakinan gereja. Pada prinsipnya, larangan keras tersebut ditujukan kepada para penentang, baik menolak maupun meragukan tergedi tersebut. Oleh karena itu, diantara dalih mempertanyakan dan meragukan Holocaust adalah adanya larangan yang kuat untuk menelaah lebih lanjut tragedi tersebut. Jika tragedi pambantaian enam juta warga Yahudi adalah sebuah realitas, tidak semestinya Zionis dan Barat khawatir dengan penelitian lebih lanjut atas tragedi Halocaust. Tentu saja, kekhawatiran mereka ini membuktikan lemahnya argumentasi dan bukti atas tragedi Holocaust. Robert Forison menyatakan, “Sampai saat ini, mereka tidak dapat menjawab argumentasi penolakan kita atas kebenaran tragedi Holocaust, melainkan menyerang kita dengan menyeret kita ke pengadilan, menindak dan menyiksa.”
Oleh karena itu, para analis dan pemikir di Barat yang mengkritik Holocaust,sehingga menerima berbagai ancaman dan tekananan, yang setidaknya dihukum berdasarkan konstitusi miring mengenai Holocaust, menyandang sifat kesatria. Profesor Forison adalah wujud nyata yang berani bersikap kesatria untuk mempertanyakan tragedi Holocaust. Forison yang berkewarganegaraan Inggris dan Perancis adalah seorang sejarawan yang melakukan penelitian tentang Holocaust selama bertahun-tahun, bahkan berhasil mendapatkan sejumlah data terlarang milik Zionis. Namun, ketika beliau mempertanyakan Holocaust dan menolak keberadaan ruangan gas yang ditulis dalam bukunya, “Ruangan Gas: Fiktif atau Nyata,” menyebabkan kemarahan Zionis dan Perancis.
Profesor Forison diberhentikan dari aktivitas mengajar di Universitas Lion di tahun 1978, dan menurut rencana akan diadili di bulan Juni karena wawancaranya dengan Televisi Sahar milik Republik Islam Iran dalam kaitannya dengan Holocaust. Horison dalam wawancara tersebut menyatakan, “Kami para penentang Holocaust tidak diberi hak untuk mencetak dan menyebarkan artikel dan buku. Mereka membakar buku-buku kami dan melarang penerbitannya di luar negeri.”
Profesor Roger Garaudy adalah sosok lain yang menolak kisah tentang Holocaust, sehingga diseret ke pengadilan. Karya besar Garudi yang berjudul “Mitos-mitos Pembangun Politik Israel” juga menghadapi penentangan keras dari kaun Zionis, karena buku tersebut mengungkap kebohongan tragedi Holocaust. Pada akhirnya, Garudi dijatuhi hukuman karena sikapnya menentang undang-undang Fabius-Gayssot. Lagi, kebebasan dan HAM menjadi korban kepentingan Zionis di Eropa.
Ernest Zundel, seorang peneliti asal Jerman masuk dalam daftar para penentang tragedi Holocaust. Sebelum hijrah ke AS, dia bermukim di Kanada. Akibat tekanan dan intimidasi kaum Zionis di Kanada, Zundel terpaksa meninggalkan negara itu. Di AS, kaum Zionis tetap mengejar Zundel, sehingga akhirnya dia ditangkap dan diekstradisi ke Jerman untuk diadili karena keyakinannya yang menentang mitos Holocaust. Tak cuma kalangan peneliti sejarah yang kebebasan pendapatnya terbelunggu. Para anggota parlemen di Eropa juga tak berhak untuk menyuarakan pendapatnya yang menentang kisah pembunuhan massal warga Yahudi pada perang dunia kedua. Bruno Gollnisch, anggota parlemen Eropa asal Prancis termasuk di antara mereka yang menentang kisah Holocaust. Katanya, “Seluruh kisah Holocaust adalah khanyalan otak kotor kaum Zionis.” Akibat pernyataannya itu, Gollnisch kehilangan kekebalan diplomatiknya sehingga memungkinkannya untuk diseret ke pengadilan.
Korban lain dari mitos Holocaust adalah David Irving. Ketenarannya sebagai sejarawan besar Inggris tidak mampu menelamatkannya dari penganiayaan yang dialaminya di Inggris dan negara-negara lain. Ketika berkunjung ke Austria beberapa waktu lalu, Irving dijerat dengan pasal tahun 1989 tentang Holocaust. Irving hanyalah satu dari sederet ilmuan dan cendekiawan yang mengalami nasib buruk dan menyedihkan karena menentang mitos pembunuhan massal kaum Yahudi pada masa perang dunia kedua. Germar Rudolf kimiawan Jerman, Doktor Frederick Toben asal Australia, Louis Marshalko asal Hungaria penulis buku the World Conquerers, Norman G. Finkelstein dosen universitas DePaul Chicago penulis the Holocaust Industry adalah contoh dari puluhan ilmuan dan cendekiawan tersebut.
Mitos Holocaust dimanfaatkan oleh kaum Zionis untuk mengejar kepentingannya di dunia, yang diantaranya adalah untuk membentuk sebuah rezim ilegal di tanah Palestina tahun 1948. Tak syak, tanpa mengumbar isu pembantaian massal umat Yahudi pada masa perang dunia kedua, kaum Zionis tak akan dengan mudah memaksa masyarakat dunia termasuk PBB untuk menerima kehadiran sebuah negara ilegal bernama Israel di negeri Palestina.
Frederick Toben dalam hal ini mengatakan, “Negara Israel dibentuk atas dasar kisah Holocaust. Oleh karena Holocaust adalah kisah bohong, berarti Israel dibangun di atas kebohongan besar.” Kelestarian Israel sangat bergantung pada keyakinan masyarakat Barat akan kebenaran kisah pembunuhan 6 juta warga Yahudi di Eropa oleh Hitler. Berkat kisah ini pula, Israel berhasil meraup ganti rugi yang tidak sedikit dari negara-negara Eropa terutama Jerman.
Singkatnya, Holocaust adalah kisah dusta besar yang diciptakan oleh orang-orang Zionis. Segencar apa pun kaum Zionis mempropagandakan kisah ini untuk menunjukkan ketertindasannya di dunia, suatu hari kebohongan ini akan terungkap. Masyarakat dunia saat ini mulai sadar bahwa Holocaust yang sebenarnya bukan terjadi di Eropa pada masa perang dunia kedua dengan korbannya warga Yahudi, tetapi Holocaust sedang terjadi saat ini. Tempatnya adalah Palestina dan korbannya adalah bangsa Palestina. Pelakunya bukan Hitler, tetapi kaum Zionis.
Tags: Holocaust
You can comment below, or link to this permanent URL from your own site.
Oktober 4, 2008 at 2:39 AM
Artikel ini sangat dangkal dengan sinisme…. tentu nya penulis tidak pernah membaca sejarah….. dan terobsesi dengan presiden iran ….
Sejarah tetap tidak bisa dirubah …. pembantaian itu ada . … pastilah penulis hanya menulis dengan perasaan seperti perempuan yang sentimental melihat sinetron TV
Juli 1, 2009 at 6:41 PM
yei mr realman, writer wouldn’t publish this unless he had proven it.
ini cm propaganda yahudi, memang mereka dibantai tp ga selebai itu kaleee.
klo buku sejarah ya jelaslah udh dikuasain sm yahudi,jd seenake dewe mo nulis sejarah.
look around deh! zionis is everywhere! can’t deny
Oktober 8, 2008 at 8:57 AM
Ya, pembantaian itu ada, dan sepertinya penulis tidak berusaha mengingkarinya. Pembantaian itu ada, tetapi kisahnya terlalu dibesar-besarkan, serta proses pencarian faktanya pun dihalang-halangi, menurut saya itu saja intinya.
November 18, 2008 at 7:48 PM
holocaust adalah propaganda yahudi
November 25, 2008 at 8:11 PM
iya deh…holocaust kagak pernah terjadi.
begitu jugak tsunami 2004, yg mati ribuan di medan itu cuma olok2.
pak harto tidak pernah amalkan korupsi semasa permerintahannya, itu semua dusta
indonesia jugak kagak pernah dijajahi belanda, boong tuh, yg jajahinya ialah Arab
tidak ada orang miskin di indon, semua hidup senang, yb TKI ama TKW itu orang di buang daerah
kalo in semua terjadi, mungkin holocaust itu satu hanya satu mimpi
Juni 15, 2009 at 4:39 PM
komentar anda kekanak2an…
kalaulah holocaust itu ada… kenapa ga ada bukti nyata???
kalau tsunami itu ada bukti nyata..
lha kejadian firaun tenggelam aja yang ribuan tahun lalu ada buktinya…
kejadian itu dikarang2 pada masa Perang Dunia…
dimana masyarakat dunia tidak dapat memperoleh berita yang sebenarnya… dan saat itu chaos terjadi…
makanya anda dewasakan dulu diri anda…
baru beri komentar…
tunjukkan kalau holocaust itu ada…
Desember 25, 2008 at 11:28 PM
bener kalo holocaust itu tll dbesar”kn,,
kalo emg bener ada,,knp gk ada bukti’a,,
yg dbantai tu bkn yahudi aja,,yahudi hanya sebagian kecil,,
Desember 28, 2008 at 12:08 PM
kberadaan holocaust sbenarnya d ragukan..
heeem..
Januari 3, 2009 at 8:30 PM
Saya netral
Hanya Allah yang tau kejadian sebenarnya
Kebenaran akan terungkap
Wallahu a’lam
Januari 5, 2009 at 4:11 PM
Saya tidak percaya 100% dengan Holocaust.
6 juta manusia itu bukan sedikit, jadi perlu di teliti lebih
lanjut tentang kebenarnnya, masalahnya adalah bagaimana
mau diteliti kalau object yang akan diteliti sudah ditentang dunia.
Hmm… mungkin mereka takut kalau mereka (Negara yang mendukung Holocaust)
sudah kena tipu mentah-mentah oleh Israel dan jadi malu.
Januari 6, 2009 at 5:59 AM
MAKAR YAHUDI
Januari 6, 2009 at 9:53 PM
y … GUE JUGA GA PERCAYA. aPA PENTINGNYA membantai 6 juta manusia. 6 Juta boo. Apa ngga buang-buang tenaga dan materi. itukan perlu biaya besar. Emang dengan membantai yahudi, mereka akan kaya… sangat todak masuk akal. padahal dari negara lain ada yang dibantai 9 jta katanya. kenapa yang digembar gemborkan cuma yahudi. Ini bukti bahwa ini adalah propaganda yahudi, dan ini juga berarti Yahudi telah menguasai pemerintah-pemerintah dan media media barat…
Januari 23, 2009 at 1:23 PM
SETUJUUUUUU…!!!
HIDUP ANTI SEMIIITT..!!!!
yang sentimentil itu justru realman, percaya banget diboongin hollywood, huhuhuhu. Lu kira bunuh 6 juta orang gampang apa? Trs gmn ngitungnya coba? Ayo gmn? Yang sentimentil tuh siapa yaaaaaa???
Logisnya gini deh. Lo kira Mein Kampf itu karangan Hitler? Secara hati nurani, gila aja kali ada buku yang ditulis oleh seorang pembantai 6.000.000 umat yahudi bisa diterbitkan secara bebas di seluruh dunia. Apalagi kalo bukan akal2an Zionis supaya dongeng holocoust bisa lebih bisa dipercaya.
HIDUP MAHMOUD AHMADINEJAD
PS : Silakan baca AHMADINEJAD : David Diantara Angkara Goliath (hal 166) dimana ahmadinejad yang diwawancara wartawan Jerman membeberkan fakta2 LOGIS bahwa hlocoust cuma dongeng Zionis, sementara si wartawan tersadar akan fakta2 yang dibeberkan…beli di Gramedia, n bacanya pake nalar ya….jangan pake sentimentil….
Februari 1, 2009 at 10:51 AM
Ya
Kalo itu benar2 terjadi tanpa ditutup-tutupi, semua orang bebas menyelidikinya
Kalo mereka menghalang-halangi penyelidik independen pasti ada yang salah
Lagipula apa-apaan ini, holocaust aja sampe dibuat undang2-nya
Menentang holocaust disetarakan dgn menentang Tuhan, bahkan dilebih-lebihkan, apa-apaan ini
Februari 7, 2009 at 5:53 PM
ini membuktikan kekuatan zionis benar2 nyata n g bs diredam skrg,bhkan oleh negara adidaya AS sekalipun. dan bukannya AS mmg pesuruh zionis?susah kan?
tp suatu saat zionis yahudi ttp bkal mnelan pil pahit dr ulahnya,g lama lg
Februari 12, 2009 at 10:07 PM
Menurut saya holocaust itu memang benar.
Ada beberapa bukti:
1. Untuk apa Paus Benedicktus 16 harus berusaha mengatakan bahwa holocaust itu ada?
Tidakkah itu hanya buang2 waktu?
Lagipula mana mungkin Paus yang seorang ahli agama berkedudukan tinggi harus menipu masyarakat bahwa holocaust tak ada?
Apa itu bukan dosa besar?Dia itu seorang Paus.Oleh karena itu dapat disimpulkan bahwa Paus sangat yakin bahwa holocaust itu memang ada.
2.Memang banyak orang mengatakan bahwa Buku yang ditulis oleh Mahmoud Ahmadinejad itu benar. Tapi saya punya pertanyaan: Ahmadinejad tau dari mana bahwa holocaust itu bohong?
Apakah Ahmadinejad seorang “Peramal”?
Banyak orang mempercayai bahwa bukunya benar.Itu hanyalah tindakan orang2 MUSLIM yang SEPIHAK karena saat ini Palestina dibantai Israel sehingga mengeluarkan banyak fakta bohong.
3. Jika orang MUSLIM berkata:”Holocaust itu bohong. Dibuat oleh Yahudi karena Yahudi ingin didengar oleh orang di dunia.
Nah,sekarang banyak orang Muslim ANTI YAHUDI dan berkata Yahudi pembohong.Apakah itu bukan berarti sama saja kalian cari muka seperti yang kalian katakan “bahwa orang Yahudi hanya cari muka”?Sebenarnya banyak orang MUSLIM juga yang inginnya cari muka agar banyak mendapat dukungan?
Agustus 26, 2009 at 1:44 PM
memang tragedi HOLOCAUST memang ada, tetapi mengapa hanya pembantaian kaum yahudi yg dipublikasikan dan digembor2kan??lalu mengapa sampai dibuat undang2 pelarangan penelitian tentang HOLOCAUST???
lalu mengapa anda begitu semangatnya membela YAHUDI yg telah membantai dan mengusir kaum PALESTINA dari tanah airnya???
Oktober 15, 2009 at 12:18 PM
hehe kamu ngak sadar ya yang meninggal di Palestina lebih banyak daripada korban Nazi. Jadi Holocaust itu 100% ngak ada itu cuma rekayasa orang yahudi yang mau membesarkan perkara
HIDUP PALESTINE !
Salam : Islam Savers
Februari 12, 2009 at 10:19 PM
4.Banyak orang MUSLIM juga yang tidak mengerti tentang holocaust.
Contohnya:Banyak foto tentang pembantaian orang Yahudi.Tetapi banyak orang menyangkal bahwa itu hanya rekayasa.
Tapi saya punya satu pertanyaan:
Mana mungkin memanipulasi foto di tahun 1938-1945.
Komputer aja baru ada tahun 1940 dan itu paling primitif.Teknologi memanipulasi foto baru ada sekitar 1960an.
Oleh karena itu foto-foto itu memang BENAR.
BAGAIMANA KITA BISA MENYANGKAL BAHWA ITU BOHONG?
5.Dan terakhir.
Saya punya bukti tentang orang2 Yahudi yang dijadikan percobaan.Bahkan ada wanita yang matanya diambil untuk percobaan TANPA obat bius.Apakah itu manusiawi?
Itu jelas2 BIADAB!!!
Dan yang melakukan itu memang HITLER yang sudah SAKIT JIWA.
Itu ada buktinya bahwa HITLER meamng SAKIT JIWA sehingga dia tidak punya rasa kasihan lagi melihat manusia diperlakukan seperti itu.
Sekarang saya juga punya pertanyaan untuk kalian.
Saya melihat kalian hanya mengutip kata2 Ahmadinejad saja tanpa mengetahui dia benar apa engga.Kalian semua percaya HABIS akan kata2nya.Kalian sangat yakin dia selalu benar.Apakah itu bukan berarti kalian meng-TUHAN-kan Ahmadinejad?
Apakah kalian sendiri sudah mengecek kebenaran pendapat KALIAN?
Tau darimana kalian kalau itu bohong.
Kalian berkata bahwa kami yang mendukung holocaust sudah ditipu Hollywood.
Tapi saya tanya kalian:Apakah kalian tidak berkaca bahwa kalian juga sudah dibohongi?
Tau darimana kalian bahwa sumber yang kalian terima itu benar?
September 10, 2009 at 2:51 PM
Ndre…dre.. Udh tua masih aja bloon.. Kasian gw sm loe man, loe jewish bukan.. tp sok2 belain mreka.. Klo pun mreka tau loe sotoy2an belain mreka.. loe jg kagak dpt benefit apa2 kali cuy… Apa lagi klo mreka tau loe orang Indonesia paling2 cuma di jadiin budak..haha jgn sok2an buka2 fakta deh liat aja skeliling.. Klo dunia udh di genggem sm zionis… Haduuh.. Koq ada ya orang se bloon loe.. Bisa buka internet lg.. Mukjizat sedang terjadi..hahaha
Oktober 22, 2009 at 9:02 PM
Hai Andri…
Anda orang Yahudi ya….termasuk jajaran bangsat Israel ya….!?!?!?!
Februari 13, 2009 at 2:09 AM
Foto apaan? emang ada foto realnya? Maksudnya foto yang terbukti secara fisik dicetak tahun 30-an, atau terbukti secara fisik berasal dari th. 30-an.
Kalau cuma terkesan seperti berasal dari tahun 30-an mah guampang buangeet.
Sini gw buatin foto George W. Bush lagi salaman sama Hitler. Judul beritanya, “Bukti bahwa amerika mendukung pembantaian terhadap 6 juta ras Yahudi pada PD II.”
Terus dicetak, dimasukin internet, dibuat bukunya.
Intinya, bos; sesuatu hal yang bukan untuk diimani perlu dibuktikan. Selama ini Holocaust lebih cenderung diimani dengan sedikit sekali penyelidikan pembuktian.
Bukan masalah agama atau ras, tapi kebenaran; sejarah dan peradaban manusia.
Mei 17, 2009 at 6:47 PM
gua setuju banget dg lo bro…
buat apa menghalangi orang mlakukan penelitian, apa ada yg mo ditutupin kali ya?
Juli 1, 2009 at 6:46 PM
eta pisaannn… setuju2!
Februari 13, 2009 at 2:52 PM
Mas Andri comment anda justru sangat tidak masuk diakal dan dibuat-buat. Coba anda lebih banyak lagi membaca buku-buku yang berkaitan dengan holocaust, setelah itu baru anda komentar, kalau rujukan anda hanya dari Pak. Ahmadinejad wajar saja anda berkomentar demikian. Kalau anda banyak membaca sejarah yang berkaitan dengan bangsa Yahudi dan sejarah Holocaust ini mungkin anda akan berkomentar terbalik terhadap apa yang sudah anda tulis. Dan kalau anda bicara bukti, nah sejarah yang sudah ditulis itulah buktinya. Dan bukti itulah yang mau diangkat kembali oleh Ahmadinejad melalui seminar ilmiah holocaust yang menghadirkan para tokoh dan professor sejarah dari seluruh dunia yang tujuannya agar anda tahu masalah ini, namun sangat disayangkan akibat kuatnya pengaruh Yahudi para tokoh dan professor tersebut banyak sekali mendapat tekanan dan ancaman apabila mengikuti seminar tersebut, ada apa ini sebenarnya…? (lagi-lagi kuatnya pengaruh Yahudi). Anda tahu kenapa Paus Benediktus XVI mengaku bahwa holocaust itu ada, itu semata-mata hanya ingin menjaga hubungan baik saja antara Yahudi dan Katolik, 20 tahun yang lalu (masa Paus Yohanes Paulus II) salah satu Uskup Britania Richard Wiliamson didenda bahkan diberhentikan memimpin gereja gara-gara menyangkal holocaust namun Paus Benediktus XVI mengangkatnya kembali menjadi Uskup, jelas disini terlihat Paus Benediktus serba salah dan bersikap mendua untuk masalah ini, disatu sisi dia terpaksa membenarkan Holocaust akibat tekanan Yahudi dan pendapat senior-seniornya terdahulu dan ingin menjaga hubungan Yahudi-Katolik, sedangkan disisi lain dia merasa berdosa dengan Uskup Britania tersebut karena pendapat Uskup tersebut benar adanya dan segera “mengampuni” Uskup Britania setelah mendapat hukuman selama 20 tahun oleh Paus Yohanes Paulus II.
Asal anda tahu saja jaman Pra Sejarah saja sudah bisa diteliti apalagi sejarah Holocaust yang baru kemarin sore, makanya banyak baca sejarah dan kalau nggak jelas sekolah lagi dong….
Februari 24, 2009 at 5:13 AM
download here…
http://www.plazadownload.tk
Februari 24, 2009 at 5:14 AM
Holocaust hanyalah bualan Yahudi keparat…
Sdh g usah diperdebatkan lagi bikin RI kacau aja, negara kita sdh spt hbs di holocaust, eh manusianya juga malah berpikir yg nun jauh disana, Sadar Boz
Maret 20, 2009 at 11:56 PM
Jangan ribuuuttt jangan ribuuttt, hologram eh holocoust itu memang ada barudaaakkk, memang adaaa ..gak percaya ??? yang deket-deket ajaaa ayo ke ambon, ke poso, ke sampit, agak jauh dikit ayo ke Moro, Pattani, agak jauh lagi ayo ke Kashmir, Bosnia, Chechnya, Albania,Irak, Afganistan, tidak lama lagi Iran, trusss… Indonesia tinggal tunggu giliran, nomer antre nya udah dapet.
Ingatlah barudakk, jika sudah diberi peringatan bertubi-tubi tapi para pencuri maling rampok bangsat yang jadi pemimpin negeri duka nestapa ini tidak mau bertobat maka Tuhan akan mencuci bangsa yang malang ini. liat tuh Irak, afganistan, bosnia dicuci bersih dari Presiden ampe pak ngetre dan ngerwe nya dan seluruh pe en es nya aaabbiissss, di ganti ama orang -orang baru, begitu juga di kita ini, suatu saat bakal dicuci juga, ingat barudak sangat banyak yang pingin mencuci kita jangan anggap remeh kecamatan singapur, itu israelnya asia tenggara loh barudak, ati ati dengan tetangga kita si malingsia, namanya juge malingsie erti nye bangse melayu tukang maling nyaho sie ! apalagi oosterali.. aduuh itu mah dari dulu udah netes-netes air ilerrnya pingin nyuci kita bangsa duka nestapa ini. Jadi udahlah gak usah ribut-ribut holocoust yahudi, dinegeri kita negeri duka nestapa ini yang dipimpin para maling rampok yang lebih ganas dari yahudi sedang terjadi holocaust moral, holocoust uang rakyat, INGAT BARUDAKK TRILYUNAN UANG RAKYAT MENGUAP SEPERTI GAS dihirup anggota para Dewan Pencuri & Rampok dan Majelis Pencuri dan Rampok. ayo barudakk kita holocaust mereka !
HIDUP GOLPUT
Abah.
Maret 28, 2009 at 7:27 AM
y bgus atuh kalo holocaust yg ngebantai 6 juta org yahudi itu bener, mudah”an aj ad holocaust lg yg ngbantai lbh bnyk org yahudi, byar org belagu sombong sok pinter sok sentimentil d dunia ini jdi lbh sdikit, HIDUP HITLER!! BANTAI LEBIH BANYAK LAGI ORG YAHUDI!!
Maret 28, 2009 at 9:25 AM
saya gak percaya trhadap yang namanya holocaust..yang jelas itu propaganda KEBOHONGAN zionis….
toh kalo memang ada…SAYA AKAN MENDUKUNG SEPENUHNYA ATAS PEMBANTAIAN UMAT YAHUDI..HIDUP HITLER…….!!!
Maret 28, 2009 at 11:55 AM
Kalo gak pernah baca sejarah keknya gak usah kasih coment ttg holocaust lajh, Tau gak kenapa bangsa jerman amat geram dulunya sama keturunan Yahudi? setelah ditelusuri akibat kekalahan jerman pada PD I salah satu nya Bangsa Yahudi gak mau ikut2an bantu mereja and tau gak kalo salah satu konglomerat Inggris yang diduga kuat memprakarsai lahirnya perang dunia I turut andil untuk mengikutsertakan Amerika turun menentang negara Jerman.
itu mah yang buat bangsa jerman benci banget sama bangsa yahudi so dengan hadirnya Hitler dengan semangat Nasionalisnya membakar semangat pengikutnya untuk membantai Yahudi di camp2 konsentrat.
So dah pastilah Keturunan Yahudi disiksa dan dibunuh menurut peritungan setelah perang angkanya sekitar sigitu. kalo kita sewot mengenai jumlahnya kegedean itu deh sah2 aja tapi penyiksaan itu pernah ada
April 1, 2009 at 4:12 PM
Holocaust n yg mempercayainya BULSiiii…iiiiiT,Bego lo… FUCK ANDRI !!!
April 8, 2009 at 1:04 AM
[...] Today, 01:04 ^ ada lagi link yg lain ttg misteri2 dunia. seperti link ini Holocaust Kumpulan Misteri Dunia [...]
April 12, 2009 at 2:31 PM
Huh, mndingan aq, g prnh bkin kamp konsentrasi….!
Holocaust apaan?
@Abah Rendahhati
ngpaen sih indonesia dmsuk2in?
Trgedi indonesia it g trllu bsar drpda trgedi dluar negeri…!
April 15, 2009 at 7:45 PM
HIDUP KAISAR NAPOLEON BONAPARTE….!
Emang bner sih ad bgusny hitler membantai agama yahudi, tpi klian tdak mengetahui bhwa siapa saja sewaktu djman it yg mmpunyai penyakit yg menjangkit, lngsung dbunuh..! Andai klian ad djman it, llu klian punya penyakit sepele kya panu, lngsung dbunug tao…! Hei para pendukung HITLER, bacalah sejarahny lbih bnyk! Jgn lngsung dkung hitler gtu aja! Klian menjadi tangan kananny saja hdup klian tdk tnang, aplgi org yg pnyakitan! Aq saja anggota perang yg pling dhormati di NAZI, merencanakan pembunuhan hitler sama saja kya manggil malaikat pncabut nyawa! Semua anggota di NAZI sngat membenci pemimpinny hnya bbrpa org saja yg sngat menghormati hitler! Mo muak rasany klau bca atw dnger nmany!
Mendingan hormati KAISAR NAPOLEON yg diatas!
Hdup jerman yg bebas!!!
Oktober 22, 2009 at 9:09 PM
Hei Cak,
bukan Hittler nya yg didukung oleh mas2 diatas tapi kematian Bangsat Israel……!!!! Ingat Itu…!!!!!!
April 16, 2009 at 9:48 PM
holocaust hanyalah propaganda kaum zionis. mereka akan melakukan apa saja agar bisa menguasai dunia.
klo nazi mmg bener2 berniat untuk membunuh yahudi, saat ini pasti udah ga ada lg orang yahudi di muka bumi.
April 25, 2009 at 1:39 PM
Harus kita akui, orang yahudi itu memiliki otak yang pinter, licik, dan hanya mikirin diri sendiri.
Umat Islam haruslah mulai mau membantu sesamanya yang kesusahan, ciptakan produk-2 yang bisa bersaing dengan produk yahudi dan mulailah untuk tidak membeli produk-2 yahudi.
April 25, 2009 at 9:53 PM
DESTROY ALL FREEMASON!!!
And KILL YAHUDI!!!
April 28, 2009 at 1:08 PM
zionis anjing ! …
Mei 11, 2009 at 11:28 AM
ada meman,,
cuma cerita itu terlalu dibesar-besarkan supaya yahudi mendapat simpatik dari dunia,,
tapi memang bangsa yang g tau diri sekarang tanah orang malah mau di rebut sama dy…
Mei 23, 2009 at 7:03 AM
saya yakin holocaust memang ada. di perang bosnia yg kecil aja ada ko, apalagi perang dunia yg besar. tapi apa jumlah yg dibantai sampai 6 juta, trus apa smua yg dibantai org yahudi. apa jumlah yahudi nyampai 6 juta di eropa. padahal hitler hanya menguasai sebagian eropa.
klo memang holocaust yahudi oleh nazi benar2 ada & jumlahnya 6 jutaan, kenapa untuk menelitinya dilarang. klo memang benar terjadi, penelitian justru didukung dong. alasan penelitian dilarang hanya 1 : peristiwa itu kebohongan besar
Juni 13, 2009 at 9:49 PM
Ko**ol holocoust Tuh smpe 6 jt,pd wktu itu lebih banyak yahudi yg sdh kbur pas malam kristral,menurut ilmuwan prancis aja jumlah mahluk cecunguk bernama yahudi hanya berjumlah 4 juta di seluruh eropa,yg ngomong,sisa” korban holokaus paling banyak orang gay,jd sy stuju bos hitler ngadain holokau!
Juni 13, 2009 at 10:59 PM
Stju ma yg d’atas, tpi npa amerika mlah nerima tuh jews….
Mungkin Amerika markas cadangannya yahudi!
Juni 13, 2009 at 11:18 PM
Emank. AS tuh Aliansi Setan,masi bgus jerman masi dukung islam ,coba liat pas PD 2 Nazi membentuk pasukan ss yg berisi bosnia islam ,buat ngelawan serbia yg atheis
Juni 13, 2009 at 11:26 PM
(Hahahahaha nama gw dtmbah spya gw gak dkra manohara)
bener sich, anggota2 freemason trknal aja kbnyakan dri amrik, contoh pling umum tuh s’presiden pertama George washinton…. Struktur kotany jga, trdpat rahasia2 Jews!
Juni 14, 2009 at 12:01 AM
Lebih dari itu,deklarasi kemerdekaan amrik kebanyakan ngambil sumpah freemason,obama aja sekarang ngambil rahm emmanuell (seorang yahudi) sbgai penasehatnya,gimana ga kepengaruh
Juni 14, 2009 at 7:59 AM
Menurut org2 sich, katany satu2ny presiden amrik yg bkan freemason itu cman JOHN F. KENNEDY. Krna keyakinanny katolik roma, wakilny Lyndon B. Johnson s’org freemason! Lyndon pngen mnggulingkan kekuasaan JFK dgn perencanaan pembunuhan… Eh, brhsil trnyata…
Apa gak jhat tuh mason
Juni 14, 2009 at 8:24 AM
Tpi ironis banget ya,freemanson artinya tukang batu bebas,tpi anggota jaman sekarang pada bos” smua bukan lagi tukang batu(=budak)
Juni 16, 2009 at 1:09 AM
hari gini ngomongin holocoust…mimpi kali, YAHUDI tukang bohong,YAHUDI laknat tulloh,
Juni 19, 2009 at 11:36 PM
TRAGEDI HOLOCAUST
INTINYA GW SENENG BANGET KLO ORANG YAHUDI DI BANTAI PADA WAKTU ITU,,,SEBAB PARA JEWS ITULAH DALANG DI BALIK SMUANYA, YANG MEMBUAT EKONOMI DUNIA BANGKRUT,,KAPITALIS,,!!!
PERKARA BENER ATO SALAH TULISAN DI ATAS KITA SERAHIN AJA SAMA ALLAH SWT,,
Juni 28, 2009 at 6:50 AM
tragedi holocaust merupakan tipuan sejarah terbesar yg di dalangi oleh rezim zionis yahudi..
dan ketahuilah tidak lama lgi “the new world order” jga akan terwujud, dan smua itu jga di dalangi oleh rezim zionis yahudi..
dan ANDRI ??..
ketahuilah bhwa ia salah seorang penganut ajaran “satanisme”..
Juni 29, 2009 at 7:18 AM
C andri tuh ngotot bgt seh. Talk to your hand aja sono.
Law prstwa holocaust pd masa itu aja ‘mereka’ besar”kan k sluruh dunia, knp prstwa yg t’jdi d palestina saat ini ‘mereka’ abaikan???
Suatu saat nanti kebohongan besar yg mereka critakan k sluruh dunia itu will be dream come true!! Kalau ALLAH mengijinkan,qt akan jd sksix
lets we see…
Juli 6, 2009 at 3:12 PM
ini knp Jadi pada Berantem sih??????
Juli 24, 2009 at 2:54 PM
zionis israel ANJING, smga orang-orang YAHUDI TERUS DIBANTAI
Agustus 9, 2009 at 6:40 AM
ad yg mw ikt gw, bwt nglnjutin meinf kamp’ny hitler?
AZIZ GAGAP, SULE, ANDRE keren….
(olga ga’ trmsuk, olga jayus, raja banci, mndingan cekal aja tuh olga)
kok jd ga’ nymbung?
Agustus 19, 2009 at 10:42 PM
Mungkin benar kalau holocaust memang tidak terjadi. Pada museum2 holocaust yang terpampang hanya foto-foto dari penindasan dari NAZI. Ada banyak korban yang di tumpuk2, tetapi tidak mungkin semuanya Yahudi. Ini adalah suatu bentuk dari politik Yahudi untuk mendeklarasikan legalitasnya di kancah dunia, bahwa pada PD ke II itu jumlah penduduk Yahudi sudah mencapai jutaan, tetapi terbantai oleh keganasan Yahudi.
Kekejaman NAZI memang sangat jahat dan Yahudi menyusupkan kebohongan dalam kekalahannya. Jika memang Hitler membenci Yahudi, tentunya sudah ada surat perintah ke semua tentaranya untuk membantai habis Yahudi terlebih dahulu dan yang diserbu pertama kali pasti wilayah Israel. Dari holocaust ini kita bisa baca strategi Yahudi, bahwa langkah-langkah ke depan mereka sudah direncanakan dengan matang dan dibuat secara detail. Kita harus hati-hati terhadap Yahudi yang tergolong pintar dalam berpikir. Berbagai ilmu sudah mereka pelajari dengan baik dan berbagai rencana sudah di buat dengan matang.
Untuk mendapatkan kepintaran dan pengembangan ilmu itu tentunya membutuhkan modal yang besar agar generasi penerus mereka bisa lebih banyak dan terus berkembang. Sebagai orang yang tidak bisa apa2 di Indonesia. Lebih baik “Katakan Tidak Untuk Produk Yahudi!!!”, cari aja produk2 Yahudi yang sudah masuk ke Indonesia apa saja dan jauhi !!!
Allahu Akbar !!!
September 8, 2009 at 1:10 PM
Satu – satunya yang bener ttg yahudi dan negara bangsat n kecing Israel adl Israel adalah negaranya para maling. Maling tanah, maling duit, maling istri orang. Orang Yahudi memang gila. Satu-satunya yang benar dari Yahudi adalah bahwa mereka pembohong. Seenaknya mereka bunuh anak-anak Palestina, hancurin bangunan, setelah tercapai sasarannya lalu dengan seenaknya ngajak gencatan senjata. Kalo Palestina gak mau damai, Israel bakalan bilang “Tuh…, emang orang Palestina yang gak mau dame. Bukan Gua” Mau tidak mau, suka tidak suka kita musti mengakui kalo tuh Yahudi emang pintar. Amerika aja dia kencingin tiap hari. Amerika yang besarnya berlipat-lipat dia kangkangi. Amerika gila. Israel gila. Jika msh percaya 5 negara bangsat itu namanya GILA.
September 9, 2009 at 3:40 PM
susah kalo udah benci. sebenar apapun pasti disangkal.
September 11, 2009 at 12:09 PM
Holocaust itu adalah pembantaian warga Palestin di tanahnya sendiri oleh Israel
Oktober 8, 2009 at 5:48 PM
BENER TUH, ZIONIS EMNG KJEM BANGT!!!!
Oktober 19, 2009 at 9:19 AM
emang ya…. ZIONIS itu kejam bangetttzzzz.
November 1, 2009 at 7:43 PM
holocaust itu ada namun memang mungkin tidak sebanyak yang dibeberkan media2. Kalau anda melihat wawancara mantan2 tentara dan jendral nazi disitu akan kelihatan bahwa pada saat rezim nazi, orang2 yahudi memang sangat di benci oleh nazi. para mantan tentara dan jendral nazi ini mengakui bahwa pada masa perang dunia 2 kebencian terhadap kaum yahudi adalah hal yang wajar.
mantan2 jendral dan tentara nazi merasa bahwa orang2 yahudi adalah penyebab utama kebobrokan dan keterpurukan Jerman pasca PD I. mereka menganggap pada masa PD I, orang2 yahudi yang kala itu mendominasi militer jerman merupakan penyebab kekalahan tentara jerman pada PD I. sementara itu pasca PD I atau pra PD II orang2 yahudi hampir seluruhnya menguasai perekonomian jerman sedangkan orang asli jerman sendiri pada masa itu hidup susah karena adanya resesi perekonomian di jerman. hal inilah yang menyebabkan terjadinya diskriminasi sosial antara penduduk aseli jerman dan orang2 yahudi. diskriminasi ini kian menjadi wujud nyata ketika hitler dengan berani menyatakan bahwa orang yahudilah yang bertanggung jawab atas keterpurukan dan kebobrokan bangsa Jerman. ibarat gayung menyambut air sontak sebagian warga jerman mendukung pernyataan Hitler. inilah cikal bakal terjadinya holocaust. oleh karena itu ketika hitler terpilih menjadi 1 dari 3 kanselir di jerman pada tahun 1933 banyak orang yahudi yang kemudian exodus ke negara-negara lain baik di eropa maupun di amerika. namun masa2 1933-1938 masih merupakan masa aman karena masih ada Hindenburg yang merupakan kanselir utama jerman yang dengan tegas menolak rencana2 extrim dari hitler. baru di tahun 1939 ketika hindenburg meninggal dunia, hitler meraih tahta sebagai kanselir utama di jerman dan mulai pada saat itulah hitler dengan bebas merencanakan serangkaian penaklukan2 terhadap negara2 eropa. gheto2 mulai dibuat sehingga orang yahudi dipisahkan kehidupannya dari orang2 asli jerman. tembok2 tinggi dibangun di jerman sebagai pembatas antara pemukiman orang2 jerman dan orang2 yahudi.
sebenarnya yang jadi masalah bukan pada berapa banyak korban pihak yahudi tetapi politik diskriminasi oleh pemerintahan hitler. memang hitler tidak pernah secara langsung memerintahkan untuk membantai orang2 yahudi. namun adanya serangkaian politik diskriminasi ini diterjemahkan oleh tentara2 nazi sebagai pembersihan terhadap kaum yahudi (dalam arti pembantaian terhadap warga yahudi).
ditilik dari besarnya jumlah korban pada PD II tentu jerman dan sovyet adalah pemenangnya. bagaimana tidak, sovyet pada masa itu merupakan negara terbesar dan memiliki jumlah penduduk yang banyak sedangkan stalin mengeluarkan kebijakan agar semua rakyat dan napi diterjunkan digaris depan dan tidak boleh mundur sejengkalpun dalam menghadapi pasukan jerman. padahal senjata2 pasukan jerman lebih maju ketimbang senjata sovyet. kalau ada pasukan sovyet yang merasa takut dan mundur sejengkal saja maka jendral2 sovyet yang sudah siap menunggu di garis belakanglah yang akan menghabisi nyawa pasukan sovyet tersebut. mau tidak mau mereka harus terus bertempur di garis depan. fakta di sejarahpun disebutkan bahwa di kota Stalingrad saja tentara sovyet yang mati karena menghadapi pasukan jerman mencapai 2-3 juta orang. sampai kinipun orang2 rusia yang akan menggarap tanah persawahan masih sering menemukan tengkorak2 manusia di kota stalingrad.
pasukan jerman sendiri, apalagi, sebagai negara yang kalah bertempur di PD II tentunya korbanya juga banyak. karena mereka bertempur di hampir semua tempat di eropa. Inggris, perancis, belanda, polandia, rusia, norwegia merupakan negara2 sasaran agresi militer jerman sehingga sangatlah wajar jika banyak pasukan jerman yang menjadi korban.
namun semua korban2 keganasan rezim hitler semata-mata hanyalah korban perang, dalam arti orang2 rusia, polandia, inggris, amerika ini masih bisa melawan pasukan jerman sebelum akhirnya mati. namun khusus orang2 yahudi, mereka tidak bisa memberikan perlawanan terhadap tentara nazi karena mereka adalah korban politik diskriminasi bukan korban perang. bagaimana bisa melawan sedangkan sebelumnya mereka telah dikurung di Gheto2 atau di kamp2 konsentrasi. orang2 yahudi tidak punya kesempatan untuk melawan.
namun memang fakta dalam sejarah disebutkan bahwa orang2 yahudi sengaja memasukan data palsu mengenai jumlah korban dari pihak yahudi. ini dimungkinkan untuk mengambil simpati dunia kepada pihak yahudi sebagai korban politik diskriminasi. thx