Pompeii


Pompeii adalah sebuah kota zaman Romawi kuno yang telah menjadi puing dekat kota Napoli dan sekarang berada di wilayah Campania, Italia. Pompeii hancur oleh letusan gunung Vesuvius pada 79 M.

Debu letusan gunung Vesuvius menimbun kota Pompeii dengan segala isinya sedalam beberapa kaki menyebabkan kota ini hilang selama 1.600 tahun sebelum ditemukan kembali dengan tidak sengaja. Semenjak itu penggalian kembali kota ini memberikan pemandangan yang luar biasa terinci mengenai kehidupan sebuah kota di puncak kejayaan Kekaisaran Romawi. Saat ini kota Pompeii merupakan salah satu dari Situs Warisan Dunia UNESCO.

Lokasi
Pompeii terletak pada koordinat 40° 45′ 2″ LU, 14° 29′ 23″ BT, sebelah tenggara kota Napoli, dekat dengan kota modern Pompei saat ini. Kota ini berdiri di lokasi yang terbentuk dari aliran lava ke arah utara di hilir Sungai Sarno (zaman dulu bernama “Sarnus”). Saat ini daratan ini agak jauh letaknya di daratan, namun dahulu merupakan daerah yang dekat dengan pantai.

Pada abad pertama M, Pompeii hanyalah salah satu dari sekian kota yang berlokasi di sekitar kaki Gunung Vesuvius. Wilayah ini cukup besar jumlah penduduknya yang menjadi makmur karena daerah pertaniannya subur. Beberapa kelompok kota kecil di sekitar Pompeii seperti Herculaneum juga menderita kerusakan atau kehancuran oleh tragedi letusan Vesuvius.

Vesuvius mengubur kota Pompeii

Para penduduk Pompeii, seperti mereka yang hidup di daerah itu sekarang, telah lama terbiasa dengan getaran kecil, namun pada 5 Februari 62 terjadi gempa bumi yang hebat yang menimbulkan kerusakan yang cukup besar di sekitar teluk itu dan khususnya terhadap Pompeii. Sebagian dari kerusakan itu masih belum diperbaiki ketika gunung berapi itu meletus. Namun, ini mungkin merupakan sebuah gempa tektonik daripada gempa yang disebabkan oleh meningkatnya magma yang terdapat di dalam gunung berapi.

Sebuah gempa lainnya, yang lebih ringan, terjadi pada 64, peristiwa ini dicatat oleh Suetonius dalam biografinya tentang Nero, dalam De Vita Caesarum, dan oleh Tacitus dalam Buku XV dari Annales karena hal ini terjadi ketika Nero berada di Napoli dan tampil dalam sebuah pertunjukan untuk pertama kalinya di sebuah panggung umum. Suetonius mencatat bahwa kaisar tidak memedulikan gempa itu dan terus bernyanyi hingga selesai lagunya, sementara Tacitus mencatat bahwa teater itu runtuh setelah orang-orang di dalamnya dievakuasi.

Penulis Plinius Muda menulis bahwa getaran bumi itu “tidaklah begitu menakutkan karena sering terjadi di Campania”.

Pada awal Agustus tahun 79, mata air dan sumur-sumur mengering. Getaran-getaran gempa ringan mulai terjadi pada 20 Agustus 79, dan menjadi semakin sering pada empat hari berikutnya, namun peringatan-peringatan itu tidak disadari orang, dan pada sore hari tanggal 24 Agustus, sebuah letusan gunung berapi yang mematikan terjadi. Ledakan itu merusakkan wilayah tersebut, mengubur Pompeii dan daerah-daerah pemukimanlainnya. Kebetulan tanggal itu bertepatan dengan Vulcanalia, perayaan dewa api Romawi.

Lenyap selama 16 abad
Lapisan debu tebal menutupi dua buah kota yang lokasinya dekat dengan kaki gunung Vesuvius, sehingga kedua kota ini menjadi hilang dan terlupakan. Kemudian kota Herculaneum ditemukan kembali pada 1738, dan Pompeii pada 1748. Kedua kota ini digali kembali dari lapisan debu tebal dengan membebaskan semua bangunan-bangunan dan lukisan dinding yang masih utuh. Sebenarnya, kota ini telah ditemukan kembali pada 1599 oleh seorang arsitek bernama Fontana yang menggali sebuah jalan baru untuk sungai Sarno, namun membutuhkan lebih dari 150 tahun kemudian barulah sebuah upaya/kampanye serius dilakukan untuk membebaskan kota ini dari timbunan tanah.

Raja Charles VII dari dua Sisilia sangat tertarik dengan temuan-temuan ini bahkan hingga ia diangkat menjadi raja Spanyol. Giuseppe Fiorelli mengambil tanggung jawab ekskavasi pada 1860. Hingga saat itu Pompeii dan Herculaneum dianggap telah hilang selamanya. Di kemudian hari, Giuseppe Fiorelli adalah orang yang menyarankan penggunaan teknik injeksi plester terhadap ruangan kosong dalam tubuh korban Vesuvius yang sudah hancur untuk membentuk kembali permukaan tubuh mereka secara sempurna.

Ada teori tanpa bukti yang menyatakan bahwa Fontana menemukan beberapa fresko erotis selama penggalian yang dilakukannya, namun karena norma-norma kesopanan yang amat kuat saat itu ia mengubur fresko-fresko itu kembali. Hal ini diperkuat oleh laporan-laporan penggalian oleh tim lain sesudahnya yang menyatakan bahwa daerah galian tersebut menunjukkan suasana telah pernah digali dan dikuburkan kembali.

Forum (bangunan untuk keperluan sosial), pemandian, beberapa rumah/gedung dan sejumlah villa telah dapat diselamatkan dengan baik. Sebuah hotel (dengan luas 1000 meter persegi) ditemukan dekat dengan lokasi kota. Hotel ini lalu dinamakan “Grand Hotel Murecine”.

Fakta menyatakan bahwa Pompeii merupakan satu-satunya situs kota kuno di mana keseluruhan struktur topografinya dapat diketahui dengan pasti tanpa memerlukan modifikasi atau penambahan. Kota ini tidak dibagi sesuai dengan pola-pola kota Romawi pada umumnya dikarenakan permukaan tanah yang tidak datar (kota ini berada di kaki gunung). Namun jalan-jalan di kota ini dibuat lurus dan berpola pada tradisi murni Romawi kuno, permukaan jalan terdiri dari batu-batu poligon dan memiliki bangunan-bangunan rumah dan toko-toko di kedua sisi jalan, mengikuti decumanus dan cardusnya. Decumanus adalah jalan-jalan yang merentang dari timur ke barat, sementara cardus merentang dari utara ke selatan.

Mengulang Sejarah Kaum Sodom dan Gomorah (Kaum Nabi Luth/lot)?
Pemusnahan Pompeii dari muka bumi oleh bencana yang demikian dasyat ini tentunya bukan tanpa maksud. Catatan sejarah menunjukkan bahwa kota tersebut ternyata merupakan pusat kemaksiatan dan kemungkaran. Kota tersebut dipenuhi oleh meningkatnya jumlah lokasi perzinahan atau prostitusi. Saking banyaknya hingga jumlah rumah-rumah pelacuran tidak diketahui. Organ-organ kemaluan pria dengan ukurannya yang asli digantung di pintu tempat-tempat pelacuran tersebut. Menurut tradisi ini, yang berakar pada kepercayaan Mithraic, organ-organ seksual dan hubungan seksual sepatutnya tidaklah tabu dan dilakukan di tempat tersembunyi, akan tetapi hendaknya dipertontonkan secara terbuka.

Lava gunung Vesuvius menghapuskan keseluruhan kota tersebut dari peta bumi dalam waktu sekejap. Yang paling menarik dari peristiwa ini adalah tak seorang pun mampu meloloskan diri dari keganasan letusan Vesuvius. Hampir bisa dipastikan bahwa para penduduk yang ada di kota tersebut tidak mengetahui terjadinya bencana yang sangat sekejap tersebut, wajah mereka terlihat berseri-seri. Jasad dari satu keluarga yang sedang asyik menyantap makanan terawetkan pada detik tersebut. Banyak sekali pasangan-pasangan yang tubuhnya terawetkan berada pada posisi sedang melakukan persetubuhan.

Yang paling mengagetkan adalah terdapat sejumlah pasangan yang berkelamin sama, dengan kata lain mereka melakukan hubungan seks sesama jenis (homoseks). Ada pula pasangan-pasangan pria dan wanita yang masih ABG. Hasil penggalian fosil juga menemukan sejumlah mayat yang terawetkan dengan raut muka yang masih utuh. Secara umum, raut-raut muka mereka menunjukkan ekspresi keterkejutan, seolah bencana yang terjadi datang secara tiba-tiba dalam sekejab.

Beberapa gambar jasad-jasad tubuh penduduk Pompeii yang terawetkan secara alami

Aspek ini menunjukkan bahwa penghancuran Pompeii mirip dengan peristiwa-peristiwa adzab yang dikisahkan dalam Alqur’an maupun bible tentang penghancuran peradaban kaum Nabi Luth/loth yaitu Kaum Sodom dan Gomorah.

Masyarakat Sadum atau Sodom adalah masyarakat yang rendah tingkat moralnya, rusak mentalnya, tidak mempunyai pegangan agama atau nilai kemanusiaan yang beradab. Kemaksiatan dan kemungkaran merajalela dalam pergaulan hidup mereka. Pencurian dan perampasan harta milik orang lain merupakan kejadian hari-hari di mana yang kuat berkuasa, sedang yang lemah menjadi korban penindasan dan perlakuan sewenang-wenang. Maksiat yang paling menonjol yang menjadi ciri khas dan budaya hidup mereka adalah perbuatan homoseks di kalangan lelakinya dan lesbian di kalangan wanitanya.

Seorang pendatang yang masuk ke Sodom tidak akan selamat dari gangguan mereka. Jika ia membawa barang-barang yang berharga, barangnya akan dirampas. Bila ia melawan atau menolak menyerahkannya maka nyawanya tidak akan selamat. Akan tetapi jika pendatang itu seorang lelaki yang bermuka tampan dan berparas elok, maka ia akan menjadi rebutan mereka dan akan menjadi korban perbuatan keji lelakinya. Sebaliknya bila si pendatang itu seorang perempuan muda maka dia menjadi mangsa bagi pihak wanitanya pula.

Note : Kisah Nabi Luth dalam Al-Quran terdapat pada 85 ayat dalam 12 surah diantaranya: Surat Al Anbiyaa’ ayat 74 dan 75, Surat Asy Syu’araa’ ayat 160 – 175, Surat Hud ayat 77 -83, Surat Al Qamar ayat 33 – 39 dan Surat At Tahrim ayat 10.

Kisah Lot diceritakan juga dalam Kitab Kejadian 11-14 dan 19. Lot menemani Abraham dalam perjalanannya ke Mesir dan Kanaan (Kejadian 12:1-5).

Advertisements

39 thoughts on “Pompeii

  1. Innalillahi wa inna ilaihi raji’un.. Begitu sulitkah bagi kalian mencerna apa yang telah Allah SWT tunjukkan? Apapun kalian menyebut kisah ini, tujuannya adalah Allah memberitahukan betapa perbuatan hina itu akan mendapat balasannya. Lihat, mereka dipermalukan dengan tampil secara utuh saat berbuat zina! Apakah mereka berzina? Ya,karena mereka berkerumun. Adakah perbuatan seksual yang baik dilakukan secara berkerumun, tentu tidak.

  2. pada ribut hal kayak gini di campur adukkan dengan urusan Agama dan Tuhan..
    Itulah Indon otak tumpul akhirnya bersandar pada hal2 gaib (agama dan tuhan termasuk gaib ada dlm kitab).
    Logika saja lah pakai otak! ..krn kota tersebut dekat gunung berapi dan blm ada tekhnologi untuk mendeteksi gunung2 tersebut ya pasti ketika meletus mereka tdk sempat mengungsi..
    Azab gundulmu Lagian pada wktu itu kota2 di sana umumnya ya spt itu tapi yg sial ya satu kota tersebut yg lain gpp..
    Pakai otak napa sih menganalisis sesuatu. Tuhan itu tidak punya dendam apa lagi mau di bela..
    Saya tidak percaya Tuhan menciptakan azab..kok seperti manusia saja Tuhan punya rasa marah…Tuhan itu hanya tentang Kebaikan.
    Lebih baik bertuhan tapi tidak beragama..krn Agama itu merusak!

    1. Betul.. Agama itu malah merusak, mengadu domba dan ada yang menyesatkan. Manusia itu seharusnya ber Tuhan. Ber agama tapi tidak ber Tuhan, jadinya Kiamat..

    2. uhm, segala perbuatan maksiat ada balasannya. itu alasan Tuhan menciptakan azab. wallahu a’lam bisshawab. sesungguhnya Allah begitu mudah membuat hatimu berbolak balik. semoga Allah memberimu hidayah segera.

  3. Sementara orang yang disebut sebagai kapir bersusah payah melakukan penelitian geologis, historis, dan dgn bantuan ilmu-ilmu lainnya menguak femonema alam dll, si penulis dengan enaknya mencomot hasil penelitian tersebut dan mencampur-adukan dengan khayalannya kemudian membuat kesimpulan…sungguh menggelikan

  4. Setiap dosa akan mendapat hukuman. Namun apakah dosa penduduk Pompeii pasti lebih besar dari penduduk kota lain, hanya Tuhan lah yang tahu. Tuhan lah satu2nya hakim yang adil. Janganlah terlalu cepat menghakimi sesamamu. Sebab ukuran yang kau kenakan pada orang lain, nanti itu juga yang diukurkan kepadamu.

    1. Sejarah hanya akan bernilai jika didalamnya terdapat sebuah pelajaran yang berguna bagi kehidupan orang2 di masa kini dan yang akan datang.

  5. Q mo tanya, sebenarnya kota pompeii itu sampai sekarang mmasih ada ga sih???
    Makasih buat yang jawab..

  6. Bangsa2 yg dibinasakan!!!
    Allah swt Maha Berkehendak…

    50. Qaaf 36.
    Dan berapa banyaknya umat-umat yang telah Kami binasakan sebelum mereka yang mereka itu lebih besar kekuatannya daripada mereka ini, maka mereka (yang telah dibinasakan itu) telah pernah menjelajah di beberapa negeri. Adakah (mereka) mendapat tempat lari (dari kebinasaan)?

    11. Huud 95.
    Seolah-olah mereka belum pernah berdiam di tempat itu. Ingatlah, kebinasaanlah bagi penduduk Mad-yan sebagaimana kaum Tsamud telah binasa.

    6. Al An’aam 6.
    Apakah mereka tidak memperhatikan berapa banyak generasi yang telah Kami binasakan sebelum mereka, padahal (generasi itu) telah Kami teguhkan kedudukan mereka di muka bumi, yaitu keteguhan yang belum pernah Kami berikan kepadamu, dan Kami curahkan hujan yang lebat atas mereka dan Kami jadikan sungai-sungai mengalir di bawah mereka, kemudian Kami binasakan mereka karena dosa mereka sendiri, dan Kami ciptakan sesudah mereka generasi yang lain.

    28. Al Qashash 58.
    Dan berapa banyaknya (penduduk) negeri yang telah Kami binasakan, yang sudah bersenang-senang dalam kehidupannya; maka itulah tempat kediaman mereka yang tiada di diami (lagi) sesudah mereka, kecuali sebahagian kecil. Dan Kami adalah Pewaris(nya)

    28. Al Qashash 59.
    Dan tidak adalah Tuhanmu membinasakan kota-kota, sebelum Dia mengutus di ibukota itu seorang rasul yang membacakan ayat-ayat Kami kepada mereka; dan tidak pernah (pula) Kami membinasakan kota-kota; kecuali penduduknya dalam keadaan melakukan kezaliman.

    36. Yaasiin 31.
    Tidakkah mereka mengetahui berapa banyaknya umat-umat sebelum mereka yang telah Kami binasakan, bahwasanya orang-orang (yang telah Kami binasakan) itu tiada kembali kepada mereka

    54. Al Qamar 51.
    Dan sesungguhnya telah Kami binasakan orang yang serupa dengan kamu. Maka adakah orang yang mau mengambil pelajaran?

    51. Adz Dzaariyaat 46.
    dan (Kami membinasakan) kaum Nuh sebelum itu. Sesungguhnya mereka adalah kaum yang fasik.

    51. Adz Dzaariyaat 41.
    Dan juga pada (kisah) Aad ketika Kami kirimkan kepada mereka angin yang membinasakan,

    19. Maryam 74.
    Berapa banyak umat yang telah Kami binasakan sebelum mereka[907], sedang mereka adalah lebih bagus alat rumah tangganya dan lebih sedap di pandang mata.

    11. Huud 60.
    Dan mereka selalu diikuti dengan kutukan di dunia ini dan (begitu pula) di hari kiamat. Ingatlah, sesungguhnya kaum ‘Ad itu kafir kepada Tuhan mereka. Ingatlah kebinasaanlah bagi kaum ‘Ad (yaitu) kaum Huud itu.

    47. Muhammad 13.
    Dan betapa banyaknya negeri yang (penduduknya) lebih kuat dari pada (penduduk) negerimu (Muhammad) yang telah mengusirmu itu. Kami telah membinasakan mereka, maka tidak ada seorang penolongpun bagi mereka.

    47. Muhammad 10.
    Maka apakah mereka tidak mengadakan perjalanan di muka bumi sehingga mereka dapat memperhatikan bagaimana kesudahan orang-orang sebelum mereka; Allah telah menimpakan kebinasaan atas mereka dan orang-orang kafir akan menerima (akibat-akibat) seperti itu.

    47. Muhammad 4.
    Apabila kamu bertemu dengan orang-orang kafir (di medan perang) maka pancunglah batang leher mereka. Sehingga apabila kamu telah mengalahkan mereka maka tawanlah mereka dan sesudah itu kamu boleh membebaskan mereka atau menerima tebusan sampai perang berakhir. Demikianlah apabila Allah menghendaki niscaya Allah akan membinasakan mereka tetapi Allah hendak menguji sebahagian kamu dengan sebahagian yang lain. Dan orang-orang yang syahid pada jalan Allah, Allah tidak akan menyia-nyiakan amal mereka.

    46. Al Ahqaaf 35.
    Maka bersabarlah kamu seperti orang-orang yang mempunyai keteguhan hati dari rasul-rasul telah bersabar dan janganlah kamu meminta disegerakan (azab) bagi mereka. Pada hari mereka melihat azab yang diancamkan kepada mereka (merasa) seolah-olah tidak tinggal (di dunia) melainkan sesaat pada siang hari. (Inilah) suatu pelajaran yang cukup, maka tidak dibinasakan melainkan kaum yang fasik.

    46. Al Ahqaaf 27.
    Dan sesungguhnya Kami telah membinasakan negeri-negeri di sekitarmu[1389] dan Kami telah mendatangkan tanda-tanda kebesaran Kami berulang-ulang supaya mereka kembali (bertaubat).

    45. Al Jaatsiyah 24.
    Dan mereka berkata: “Kehidupan ini tidak lain hanyalah kehidupan di dunia saja, kita mati dan kita hidup dan tidak ada yang akan membinasakan kita selain masa”, dan mereka sekali-kali tidak mempunyai pengetahuan tentang itu, mereka tidak lain hanyalah menduga-duga saja.

    44. Ad Dukhaan 37.
    Apakah mereka (kaum musyrikin) yang lebih baik ataukah kaum Tubba’ dan orang-orang yang sebelum mereka. Kami telah membinasakan mereka karena sesungguhnya mereka adalah orang-orang yang berdosa

    43. Az Zukhruf 8.
    Maka telah Kami binasakan orang-orang yang lebih besar kekuatannya dari mereka itu (musyrikin Mekah) dan telah terdahulu (tersebut dalam Al Quran) perumpamaan umat-umat masa dahulu.

    42. Asy Syuura 14.
    Dan mereka (ahli kitab) tidak berpecah belah, kecuali setelah datang pada mereka ilmu pengetahuan, karena kedengkian di antara mereka[1341]. Kalau tidaklah karena sesuatu ketetapan yang telah ada dari Tuhanmu dahulunya (untuk menangguhkan azab) sampai kepada waktu yang ditentukan, pastilah mereka telah dibinasakan. Dan sesungguhnya orang-orang yang diwariskan kepada mereka Al-Kitab (Taurat dan Injil[1342]) sesudah mereka, benar-benar berada dalam keraguan yang menggoncangkan tentang kitab itu.

    41. Fushshilat 45.
    Dan sesungguhnya telah Kami berikan kepada Musa Taurat lalu diperselisihkan tentang Taurat itu. Kalau tidak ada keputusan yang telah terdahulu dari Rabb-mu, tentulah orang-orang kafir itu sudah dibinasakan. Dan Sesungguhnya mereka terhadap Al Quran benar-benar dalam keragu-raguan yang membingungkan.

    38. Shaad 3.
    Betapa banyaknya umat sebelum mereka yang telah Kami binasakan, lalu mereka meminta tolong padahal (waktu itu) bukanlah saat untuk lari melepaskan diri.

    32. As Sajdah 26.
    Dan apakah tidak menjadi petunjuk bagi mereka, berapa banyak umat sebelum mereka yang telah Kami binasakan sedangkan mereka sendiri berjalan di tempat-tempat kediaman mereka itu. Sesungguhnya pada yang demikian itu terdapat tanda-tanda (kekuasaan Allah). Maka apakah mereka tidak mendengarkan?

    28. Al Qashash 78.
    Karun berkata: “Sesungguhnya aku hanya diberi harta itu, karena ilmu yang ada padaku.” Dan apakah ia tidak mengetahui, bahwasanya Allah sungguh telah membinasakan umat-umat sebelumnya yang lebih kuat daripadanya, dan lebih banyak mengumpulkan harta? Dan tidaklah perlu ditanya kepada orang-orang yang berdosa itu, tentang dosa-dosa mereka.

    15. Al Hijr 73.
    Maka mereka dibinasakan oleh suara keras yang mengguntur, ketika matahari akan terbit.

    28. Al Qashash
    Taurat diturunkan untuk menjadi petunjuk bagi Bani Israil
    43. Dan sesungguhnya telah Kami berikan kepada Musa Al-Kitab (Taurat) sesudah Kami binasakan generasi-generasi yang terdahulu, untuk men- jadi pelita bagi manusia dan petunjuk dan rahmat, agar mereka ingat.

    27. An Naml 51.
    Maka perhatikanlah betapa sesungguhnya akibat makar mereka itu, bahwasanya Kami membinasakan mereka dan kaum mereka semuanya.

    26. Asy Syu’araa’ 208.
    Dan Kami tidak membinasakan sesuatu negeripun, melainkan sesudah ada baginya orang-orang yang memberi peringatan;

    25. Al Furqaan 38.
    dan (Kami binasakan) kaum ‘Aad dan Tsamud dan penduduk Rass[1068] dan banyak (lagi) generasi-generasi di antara kaum- kaum tersebut.

    25. Al Furqaan 37.
    Dan (telah Kami binasakan) kaum Nuh tatkala mereka mendustakan rasul-rasul. Kami tenggelamkan mereka dan kami jadikan (cerita) mereka itu pelajaran bagi manusia. Dan Kami telah menyediakan bagi orang-orang zalim azab yang pedih;

    7. Al A’raaf 182.
    Dan orang-orang yang mendustakan ayat-ayat Kami, nanti Kami akan menarik mereka dengan berangaur-angsur (ke arah kebinasaan), dengan cara yang tidak mereka ketahui.

    11. Huud 117.
    Dan Tuhanmu sekali-kali tidak akan membinasakan negeri-negeri secara zalim, sedang penduduknya orang-orang yang berbuat kebaikan.

    23. Al Mu’minuun 71.
    Andaikata kebenaran itu menuruti hawa nafsu mereka, pasti binasalah langit dan bumi ini, dan semua yang ada di dalamnya. Sebenarnya Kami telah mendatangkan kepada mereka kebanggaan (Al Quran) mereka tetapi mereka berpaling dari kebanggaan itu.

    21. Al Anbiyaa’ 22.
    Sekiranya ada di langit dan di bumi tuhan-tuhan selain Allah, tentulah keduanya itu telah rusak binasa. Maka Maha Suci Allah yang mempunyai ‘Arsy daripada apa yang mereka sifatkan.

    21. Al Anbiyaa’ 11.
    Dan berapa banyaknya (penduduk) negeri yang zalim yang teIah Kami binasakan, dan Kami adakan sesudah mereka itu kaum yang lain (sebagai penggantinya).

  7. pompeii itu pernah ada,dan apa yang ditunjukkan sekarang adalah bukti.bahwa kota itu pernah ada,terlepas dari semua kisahnya,,
    ada atau tidak nya kota pompeii,,
    Al-Quran adalah kebenaran,,

  8. Wallahu’alam. Mungkin aja bencana kyk di pompeii itu bs trjd lg. yg penting ayo kita perbaiki akhlak kita.

  9. Bencana itu juga bisa terjadi di negara kita ,jika kita tak mau menyadari kesalahan & keburukan kita .lalu buat para indigo hubungi aku di 085790374804 i miss you sobat indigo

  10. Bencana itu juga bisa terjadi di negara kita ,jika kita tak mau menyadari kesalahan & keburukan kita.

  11. WAHAI PARA PENYEMBAH TUHAN………….. AGAMA ITU JELAS……………………………………………..MAKSUDNYA ADALAH ….:

    KETIKA KITA HIDUP DI ALAM KEKUASAAN NABI ADAM, MAKA KITA WAJIB MEYEMBAH TUHAN DENGAN CARA MENGIKUTI APA YANG DISAMPAIKAN TUHAN MELALUI NABI ADAM.

    KETIKA KITA HIDUP DI ALAM KEKUASAAN NABI NOAH / NUH, MAKA KITA WAJIB MEYEMBAH TUHAN DENGAN CARA MENGIKUTI APA YANG DISAMPAIKAN TUHAN MELALUI NABI NOAH / NUH.

    KETIKA KITA HIDUP DI ALAM KEKUASAAN NABI IBRAHIM / ABRAHAM, MAKA KITA WAJIB MEYEMBAH TUHAN DENGAN CARA MENGIKUTI APA YANG DISAMPAIKAN TUHAN MELALUI NABI ABRAHAM / IBRAHIM.

    DST…………

    JIKA PENDAPAT INI DIANGGAP SALAH MAKA BERARTI HANYA ADA SATU NABI DI DUNIA INI ……………………..YAITU NABI ADAM.

    HANYA TUHAN YANG LEBIH TAHU MANA HATI YANG BENAR2 TAKWA.

    PERLU DIKETAHUI BAHWA DI ZAMAN NABI ADAM, LAKI-LAKI BOLEH MENIKAHI SAUDARA PEREMPUANNYA, TAPI DI ZAMAN NABI MUHAMMAD, ITU DIHARAMKAN.

    JADI BUAT APA BERKERAS HATI MENGIKUTI ATURAN LAMA PADAHAL SUDAH ADA ATURAN BARU YANG MENGGANTINYA.

    SEJAK ZAMAN NABI ADAM, HANYA ADA SATU TUHAN YAITU TUHAN SAMA DAN SEMUA RASUL MENYAMPAIKAN HANYA SATU AGAMA YANG SAMA YAITU AGAMA “MENYERAH / PATUH KEPADA TUHAN” .

    HANYA TUHAN YANG LEBIH TAHU MANA HATI YANG BENAR2 TAKWA.

    SAYA BERHARAP SAYA TETAP MENJADI ORANG YANG BISA MENYERAH / TUNDUK PADA TUHAN, TIDAK KERAS HATI.

    KITA TELAH DICIPTAKAN OLEH PENCIPTA YANG KUASA ATAS SEGALA HAL, YANG JUGA TELAH MENCIPTAKAN LANGIT, BUMI DAN SEGALA MACAM CIPTAAN YANG TAK TERPUNGKIRI. DIA TELAH MEMBERIKAN KARUNIA DAN ANUGERAHNYA KEPADA KITA. PANTASKAH KITA MEMBANGKANG KEPADA-NYA.

    TUHANLAH YANG LEBIH PANTAS MENILAI MANA ORANG YANG BENAR2 MAU MENYERAH / TUNDUK PADA-NYA.

    SAYA CUMA BERUSAHA MENYAMPAIKAN, TAPI UNTUK MASALAH HIDAYAH ?…………HANYA TUHAN YANG KUASA.

    JIKA MERASA PERLU MEMBANTAH, SILAHKAN MEMBANTAH DENGAN YANG BAIK.

    BY : ERYKIND ……313……354

  12. hmm..

    ternyata rata2 misteri2 dlm dunia ini telah d tuliskan dalam Al-Quran..
    sungguh besar kuasaMu ya ALLAH..

    menjadi pelajaran buat umat manusia zaman skrg..

  13. Renungan bagi Indonesia, pornografi boleh, zinah diizinkan, freesex hayo,film porno biasa….tapi ketika ngomong Poligamy (yang halal dan sah)…..semua orang ribut menolaknya…. Insyaf….Insyaf….

    1. ya emang. selain itu tato jg gak dianggap aksesori ex kriminal lg. cowok cewek yg keblinger pada menato badannya seenake dhewe. tato dibikin sekujur badan, kalo perlu ame mukenya ditato jg, sampe gak ada lahan yg tersisa dibadannya. padahal kalo mereka berantem, apa tatonya turun buat bantuin. ya kagaklah bego. yg pasti tato mereka itu nanti jd stempel masuk ke neraka, kayak stempel masuk ke dufan. tambah banyak tato di badannya, tambah banyak pula wahana penyiksaan yg akan dinikmatinya di neraka! makanya tobat tobat!!!

  14. Bagaimana dengan kemungkinan adanya kota kuno atau bangunan lain di sekitar Merapi (Pulau Jawa bagian tengah) kondisi riil Borobudur dulunya tertimbun tanah sebelum ditemukan…. di Kalasan Sleman ada Candi Sambisari yang titik puncak candi (stupa..??) sejajar dengan permukaan tanah yang ada sekarang….

    1. WAHAI PARA PENYEMBAH TUHAN………….. AGAMA ITU JELAS……………………………………………..MAKSUDNYA ADALAH :

      KETIKA KITA HIDUP DI ALAM KEKUASAAN NABI ADAM, MAKA KITA WAJIB MEYEMBAH TUHAN DENGAN CARA MENGIKUTI APA YANG DISAMPAIKAN TUHAN MELALUI NABI ADAM.

      KETIKA KITA HIDUP DI ALAM KEKUASAAN NABI NOAH / NUH, MAKA KITA WAJIB MEYEMBAH TUHAN DENGAN CARA MENGIKUTI APA YANG DISAMPAIKAN TUHAN MELALUI NABI NOAH / NUH.

      KETIKA KITA HIDUP DI ALAM KEKUASAAN NABI IBRAHIM / ABRAHAM, MAKA KITA WAJIB MEYEMBAH TUHAN DENGAN CARA MENGIKUTI APA YANG DISAMPAIKAN TUHAN MELALUI NABI ABRAHAM / IBRAHIM.

      DST…………

      JIKA PENDAPAT INI DIANGGAP SALAH MAKA BERARTI HANYA ADA SATU NABI DI DUNIA INI ……………………..YAITU NABI ADAM.

      HANYA TUHAN YANG LEBIH TAHU MANA HATI YANG BENAR2 TAKWA.

      PERLU DIKETAHUI BAHWA DI ZAMAN NABI ADAM, LAKI-LAKI BOLEH MENIKAHI SAUDARA PEREMPUANNYA, TAPI DI ZAMAN NABI MUHAMMAD, ITU DIHARAMKAN.

      JADI BUAT APA BERKERAS HATI MENGIKUTI ATURAN LAMA PADAHAL SUDAH ADA ATURAN BARU YANG MENGGANTINYA.

      SEJAK ZAMAN NABI ADAM, HANYA ADA SATU TUHAN YAITU TUHAN SAMA DAN SEMUA RASUL MENYAMPAIKAN HANYA SATU AGAMA YANG SAMA YAITU AGAMA “MENYERAH / PATUH KEPADA TUHAN” .

      HANYA TUHAN YANG LEBIH TAHU MANA HATI YANG BENAR2 TAKWA.

      SAYA BERHARAP SAYA TETAP MENJADI ORANG YANG BISA MENYERAH / TUNDUK PADA TUHAN, TIDAK KERAS HATI.

      KITA TELAH DICIPTAKAN OLEH PENCIPTA YANG KUASA ATAS SEGALA HAL, YANG JUGA TELAH MENCIPTAKAN LANGIT, BUMI DAN SEGALA MACAM CIPTAAN YANG TAK TERPUNGKIRI. DIA TELAH MEMBERIKAN KARUNIA DAN ANUGERAHNYA KEPADA KITA. PANTASKAH KITA MEMBANGKANG KEPADA-NYA.

      TUHANLAH YANG LEBIH PANTAS MENILAI MANA ORANG YANG BENAR2 MAU MENYERAH / TUNDUK PADA-NYA.

      SAYA CUMA BERUSAHA MENYAMPAIKAN, TAPI UNTUK MASALAH HIDAYAH ?…………HANYA TUHAN YANG KUASA.

      JIKA MERASA PERLU MEMBANTAH, SILAHKAN MEMBANTAH DENGAN YANG BAIK.

      BY : ERYKIND ……313……354

      1. AGAMA YG BENAR ADALAH AGAMA DG TINGKAT KESALAHAN PALING KECIL

        AGAMA YG SALAH ADALAH AGAMA DG TINGKAT KEBENARAN PALING KECIL

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s