Sumur Zam Zam dan Fakta Dibaliknya


Selama ini kita mengenal sumur Zamzam dari buku-buku agama. Namun sebenarnya ada sisi ilmiah saintifiknya juga looh. Cabang ilmu geologi yang mempelajari tentang air adalah hydrogeologi.

Sumur Zamzam

Khasiat air Zam-zam tentunya bukan disini yang mesti menjelaskan, tapi kalau dongengan geologi sumur Zam-zam mungkin bisa dijelaskan disini. Sedikit cerita Pra-Islam, atau sebelum kelahiran Nabi Muhammad, diawali dengan kisah Isteri dari Nabi Ibrahim, Siti Hajar, yang mencari air untuk anaknya yang cerita. Sumur ini kemudian tidak banyak atau bahkan tidak ada ceritanya, sehingga sumur ini dikabarkan hilang.

Sumur Zam-zam yang sekarang ini kita lihat adalah sumur yang digali oleh Abdul Muthalib kakeknya Nabi Muhammad. Sehingga saat ini, dari “ilmu persumuran” maka sumur Zam-zam termasuk kategori sumur gali (Dug Water Well).

Dimensi dan Profil Sumur Zam-zam

Bentuk sumur Zam-zam dapat dilihat dibawah ini.

Bentuk sumur Zam-zam

Sumur ini memiliki kedalaman sekitar 30.5 meter. Hingga kedalaman 13.5 meter teratas menembus lapisan alluvium Wadi Ibrahim. Lapisan ini merupakan lapisan pasir yang sangat berpori. Lapisan ini berisi batupasir hasil transportasi dari lain tempat. Mungkin saja dahulu ada lembah yang dialiri sungai yang saat ini sudah kering. Atau dapat pula merupakan dataran rendah hasil runtuhan atau penumpukan hasil pelapukan batuan yang lebih tinggi topografinya.

Mata air zamzam

Dibawah lapisan alluvial Wadi Ibrahim ini terdapat setengah meter (0.5 m) lapisan yang sangat lulus air (permeable). Lapisan yang sangat lulus air inilah yang merupakan tempat utama keluarnya air-air di sumur Zam-zam.

Mata air zamzam

Kedalaman 17 meter kebawah selanjutnya, sumur ini menembus lapisan batuan keras yang berupa batuan beku Diorit. Batuan beku jenis ini (Diorit) memang agak jarang dijumpai di Indonesia atau di Jawa, tetapi sangat banyak dijumpai di Jazirah Arab. Pada bagian atas batuan ini dijumpai rekahan-rekahan yang juga memiliki kandungan air. Dulu ada yang menduga retakan ini menuju laut Merah. Tetapi tidak ada (barangkali saja saya belum menemukan) laporan geologi yang menunjukkan hal itu.

Dari uji pemompaan sumur ini mampu mengalirkan air sebesar 11 – 18.5 liter/detik, hingga permenit dapat mencapai 660 liter/menit atau 40 000 liter per jam. Celah-celah atau rekahan ini salah satu yang mengeluarkan air cukup banyak. Ada celah (rekahan) yang memanjang kearah hajar Aswad dengan panjang 75 cm denga ketinggian 30 cm, juga beberapa celah kecil kearah Shaffa dan Marwa.

Keterangan geometris lainnya, celah sumur dibawah tempat Thawaf 1.56 m, kedalaman total dari bibir sumur 30 m, kedalaman air dari bibir sumur = 4 m, kedalaman mata air 13 m, Dari mata air sampai dasar sumur 17 m, dan diameter sumur berkisar antara 1.46 hingga 2.66 meter.

Air hujan sebagai sumber berkah

Air hujan sebagai sumber berkah

Kota Makkah terletak di lembah, menurut SGS (Saudi Geological Survey) luas cekungan yang mensuplai sebagai daerah tangkapan ini seluas 60 Km2 saja, tentunya tidak terlampau luas sebagai sebuah cekungan penadah hujan. Sumber air Sumur Zam-zam terutama dari air hujan yang turun di daerah sekitar Makkah.

Sumur ini secara hydrologi hanyalah sumur biasa sehingga sangat memerlukan perawatan. Perawatan sumur ini termasuk menjaga kualitas higienis air dan lingkungan sumur serta menjaga pasokan air supaya mampu memenuhi kebutuhan para jamaah **** di Makkah. Pembukaan lahan untuk pemukiman di seputar Makkah sangat ditata rapi untuk menghindari berkurangnya kapasitas sumur ini.

lokasi sumur Zamzam

Gambar diatas ini memperlihatkan lokasi sumur Zamzam yang terletak ditengah lembah yang memanjang. Masjidil haram berada di bagian tengah diantara perbukitan-perbukitan disekitarnya. Luas area tangkapan yang hanya 60 Km persegi ini tentunya cukup kecil untuk menangkap air hujan yang sangat langka terjadi di Makkah, sehingga memerlukan pengawasan dan pemeliharaan yang sangat khusus.

Sumur Zamzam ini, sekali lagi dalam pandangan (ilmiah) hidrogeologi , hanyalah seperti sumur gali biasa. Tidak terlalu istimewa dibanding sumur-sumur gali lainnya. Namun karena sumur ini bermakna religi, maka perlu dijaga. Banyak yang menaruh harapan pada air sumur ini karena sumur ini dipercaya membawa berkah. Ada yang menyatakan sumur ini juga bisa kering kalau tidak dijaga. Bahkan kalau kita tahu kisahnya sumur ini diketemukan kembali oleh Abdul Muthalib (kakeknya Nabi Muhammad SAW) setelah hilang terkubur 4000 tahun (?).

Dahulu diatas sumur ini terdapat sebuah bangunan dengan luas 8.3 m x 10.7 m = 88.8 m2. Antara tahun 1381-1388 H bangunan ini ditiadakan untuk memperluas tempat thawaf. Sehingga tempat untuk meminum air zamzam dipindahkan ke ruang bawah tanah. Dibawah tanah ini disediakan tempat minum air zam-zam dengan sejumlah 350 kran air (220 kran untuk laki-laki dan 130 kran untuk perempuan), ruang masuk laki perempuan-pun dipisahkan.

Monitoring dan pemeliharaan sumur Zamzam

Saat ini bangunan diatas sumur Zam-Zam yang terlihat gambar diatas itu sudah tidak ada lagi, bahkan tempat masuk ke ruang bawah tanah inipun sudah ditutup. Sehingga ruang untuk melakukan ibadah Thawaf menjadi lebih luas. Tetapi kalau anda jeli pas Thawaf masih dapat kita lihat ada tanda dimana sumur itu berada. Sumur itu terletak kira-kira 20 meter sebelah timur dari Ka’bah.

Monitoring dan pemeliharaan sumur Zamzam

Jumlah jamaah ke Makkah tiga puluh tahun lalu hanya 400 000 pertahun (ditahun 1970-an), terus meningkat menjadi lebih dari sejuta jamaah pertahun di tahun 1990-an, Dan saat ini sudah lebih dari 2.2 juta. Tentunya diperlukan pemeliharaan sumur ini yang merupakan salah satu keajaiban dan daya tarik tersendiri bagi jamaah haji.

Pemerintah Saudi tentunya tidak dapat diam pasrah saja membiarkan sumur ini dipelihara oleh Allah melalui proses alamiah. Namun pemerintah Arab Saudi yang sudah moderen saat ini secara ilmiah dan saintifik membentuk sebuah badan khusus yang mengurusi sumur Zamzam ini. Sepertinya memang Arab Saudi juga bukan sekedar percaya saja dengan menyerahkan ke Allah sebagai penjaga, namun justru sangat meyakini manusialah yang harus memelihara berkah sumur ini.

Sistem Pompa

Pada tahun 1971 dilakukan penelitian (riset) hidrologi oleh seorang ahli hidrologi dari Pakistan bernama Tariq Hussain and Moin Uddin Ahmed. Hal ini dipicu oleh pernyataan seorang doktor di Mesir yang menyatakan air Zamzam tercemar air limbah dan berbahaya untuk dikonsumsi. Tariq Hussain (termasuk saya dari sisi hidrogeologi) juga meragukan spekulasi adanya rekahan panjang yang menghubungkan laut merah dengan Sumur Zam-zam, karena Makkah terletak 75 Kilometer dari pinggir pantai. Menyangkut dugaan doktor mesir ini, tentusaja hasilnya menyangkal pernyataan seorang doktor dari Mesir tersebut, tetapi ada hal yang lebih penting menurut saya yaitu penelitian Tariq Hussain ini justru akhirnya memacu pemerintah Arab Saudi untuk memperhatikan Sumur Zamzam secara moderen. Saat ini banyak sekali gedung-gedung baru yang dibangun disekitar Masjidil Haram, juga banyak sekali terowongan dibangun disekitar Makkah, sehingga saat ini pembangunannya harus benar-benar dikontrol ketat karena akan mempengaruhi kondisi hidrogeologi setempat.

Badan Riset sumur Zamzam yang berada dibawah SGS
(Saudi Geological Survey) bertugas untuk:

  • Memonitor dan memelihara untuk menjaga jangan sampai sumur ini kering.
  • Menjaga urban disekitar Wadi Ibrahim karena mempengaruhi pengisian air.
  • Mengatur aliran air dari daerah tangkapan air (recharge area).
  • Memelihara pergerakan air tanah dan juga menjaga kualitas melalui bangunan kontrol.
  • Meng-upgrade pompa dan dan tangki-tangki penadah.
  • Mengoptimasi supplai dan distribusi airZam-zam

Perkembangan perawatan sumur Zamzam.
Dahulu kala, zamzam diambil dengan gayung atau timba, namun kemudian dibangunlah pompa air pada tahun 1373 H/1953 M. Pompa ini menyalurkan air dari sumur ke bak penampungan air, dan diantaranya juga ke kran-kran yang ada di sekitar sumur zamzam.

Uji pompa (pumping test) telah dilakukan pada sumur ini, pada pemompaan 8000 liters/detik selama lebih dari 24 jam memperlihatkan permukaan air sumur dari 3.23 meters dibawah permukaan menjadi 12.72 meters dan kemudian hingga 13.39 meters. Setelah itu pemompaan dihentikan permukaan air ini kembali ke 3.9 meters dibawah permukaan sumur hanya dalam waktu 11 minut setelah pompa dihentikan. Sehingga dipercaya dengan mudah bahwa akifer yang mensuplai air ini berasal dari beberapa celah (rekahan) pada perbukitan disekitar Makkah.

Banyak hal yang sudah dikerjakan pemerintah Saudi untuk memelihara Sumur ini antara lain dengan membentuk badan khusus pada tahun 1415 H (1994). dan saat ini telah membangun saluran untuk menyalurkan air Zam-zam ke tangki penampungan yang berkapasitas 15.000 m3, bersambung dengan tangki lain di bagian atas Masjidil Haram guna melayani para pejalan kaki dan musafir. Selain itu air Zam-zam juga diangkut ke tempat-tempat lain menggunakan truk tangki diantaranya ke Masjidil Nabawi di Madinah Al-Munawarrah.

Saat ini sumur ini dilengkapi juga dengan pompa listrik yang tertanam dibawah (electric submersible pump). Kita hanya dapat melihat foto-fotonya saja seperti diatas. Disebelah kanan ini adalah drum hidrograf, alat perekaman perekaman ketinggian muka air sumur Zamzam (Old style drum hydrograph used for recording levels in the Zamzam Well).

Kandungan mineral
Tidak seperti air mineral yang umum dijumpai, air Zamzam in memang unik mengandung elemen-elemen alamiah sebesar 2000 mg perliter. Biasanya air mineral alamiah (hard carbonated water) tidak akan lebih dari 260 mg per liter. Elemen-elemen kimiawi yang terkandng dalam air Zamzam dapat dikelompokkan menjadi
Yang pertama, positive ions seperti misal sodium (250 mg per litre), calcium (200 mg per litre), potassium (20 mg per litre), dan magnesium (50 mg per litre).
Kedua, negative ions misalnya sulphur (372 mg per litre), bicarbonates (366 mg per litre), nitrat (273 mg per litre), phosphat (0.25 mg per litre) and ammonia (6 mg per litre).

Molekul air zam zam

Kandungan-kandungan elemen-elemen kimiawi inilah yang menjadikan rasa dari air Zamzam sangat khas dan dipercaya dapat memberikan khasiat khusus. Air yang sudah siap saji yang bertebaran disekitar Masjidil Haram dan Masjid Nabawi di Madinah merupakan air yang sudah diproses sehingga sangat aman dan segar diminum, ada yang sudah didinginkan dan ada yang sejuk (hangat). Namun konon prosesnya higienisasi ini tidak menggunakan proses kimiawi untuk menghindari perubahan rasa dan kandungan air ini.

357 thoughts on “Sumur Zam Zam dan Fakta Dibaliknya

  1. Pingback: Sumur Zam Zam dan Fakta Dibaliknya | Berbagi Dunia

  2. Apapun komen Sdr2 di atas itu hanya tafsiran alamiah menurut ilmu pengetahuan duniawi tetapi yang sebenarnya Allah bukan untuk dipelajari tetapi dinikmati setiap saat, karena Allah adalah roh maka kita menyembahnya harus berdasarkan Roh kita bukan secara Alamiah, ego dan pengetahuan kita…. Seru saja Nama Tuhan Yesus 5 kali dengan Roh (Benar2) maka Dia akan masuk kedalam diri Saudara sehingga kita bisa menikmati Dia, Injil Roma Pasal 10 : 13 @ Barang siapa yang berseru kepada nama Tuhan Akan diselamatkan…. Contohnya Oh Tuhan Yesus…Oh Tuhan Yesus…Oh Tuhan Yesus…Oh Tuhan Yesus Aku cinta Padamu… ketika kamu memperaktekan hal itu maka kamu akan di selamatkan dan mendapat sukacita……. diluar Yesus tidak ada keselamatan… tidak dipungkiri banyak Kekeristenan hari ini yg tidak paham akan menikmati Kristus, mereka juga hanya menjadikan Gereja sebagai Budaya dan kebiasaan orang Yahudi dan Romawi sampailah hari ini… contohnya merayakan NATAL memang didalam Alkitab tidak ada tetapi mereka menambahnya menjadi ada itu dalam Gereja Pemuluhan dibantah tidak ada. Ingat yang diluar kristen wajar mereka selalu menghujat Kristen (Denominasi) diluar pemulihan Tuhan karena mereka juga tidak berdasarkan Alkitab cara menyembah Allah… Kesimpulannya adalah bahwa Allah itu tetap satu (1),, pertanyaannya adalah kenapa Allah orang Kristen Beranak dan ada tiga? Jawabannya : Orang Kristen Allah hanya satu (1) dan Allah tidak beranak tetapi Allah hanya berinkarnasih/menjelma menjadi manusia yang di sebut Yesus dilahirkan oleh perawan Maria seorang manusia biasa yang taat kepada Allah pada jaman itu sehingga Allah melalui Malekat datang kepada Maria untuk memberi tahu bahwa Maria akan mengandung dan melahirkan anak manusia yang di namai Yesus yaitu Allah sendiri yang melalui proses ingkarnasih/menjelma menjadi manusia, kenapa Yesus tidak langsung muncul saja kan dia Allah maha Kuasa dan tahu, kalau Yesus langsung muncul tiba2 maka kita tidak akan tahu kalau Allah itu penuh kasih, selalu merendah, tidak tinggi hati dan maha pengasdih artinya ini semua supaya kita manusia tidak sombong, tinggi hati dan kita harus menuruti sifat Allah makanya orang Kristen menyebut Allah Tri Tunggal Artinya 1.Allah Bapa, 2. Putra dan 3. Roh Kudus tetapi satu bukan tiga.. Allah Bapa adalah Allah yang didalam Surga. Putra adalah ketika dia menjelma menjadi manusia di sebut Yesus itu dan ketika Yesus naik ke Surga dan menjadi Roh pemberi hayat yang pada jaman ini sudah menjadi Roh dan ada dimana2 ketika kita menghirup udara itulah Roh Allah… Saudara serulah nama Tuhan Yesus maka Dia akan Masuk kedalam kamu saat ini… Oh Tuhan Yesus 3x Aku Perlu Engkau… Oh Tuhan Yesus Aku Cinta Padamu… ingat sekarang Allah adalah Roh…… Maaf jika penjelasanku belum sempurna…. nanti kita sambung kembali Ya…..?

  3. Padahal itu cuma air bekas cebokannya si bejat muhammad

    Hahahahahaaa…

    • nabi muhammad ngenyot kontol alias ben zvir alias kacung owlohh (banyak aliasnya yah) says:

      pertanyaan untuk kristen:
      MENGAPA SI TUHAN BEKANCUT
      NGOMONG BEGINI PAS LAGI DISALIB:
      1) TUHAN AMPUNILAH MEREKA,
      MEREKA TIDKA TAHU APA YANG
      MEREKA LAKUKAN.
      2) YA TUHAN, MENGAPA KAU
      MENINGGALKAN AKU?
      3) MENGAPA SI MANUSIAKANCUT
      NGERENGEK2 PAS LAGI DISIKSA DAN
      DISALIB??,KALOMEMANG DIA MAU
      NEBUS DOSA ORANG HARUSNYA KAN
      GAK USAH NGERENGEK2 KAN??
      Rincian tambahan:
      JANGAN BILANG DIA NGOMONG
      SENDIRI KAYA ORGILL, DAN JANGAN
      BILANG KONSEP KETUHANANYA
      KANCUTER RUMIT BANGET SAMPE2
      UMAT DILUAR KRISTEN KAGA NGATRI
      TERMASUK KANCUTER SENDIRI, DAN
      JANGAN BILANG KALO ORANG HARUS
      MELEPASKAN KONSEP PEMIKIRAN
      AGAMA SEBELUMNYA BIAR NGATRI,
      DAN YANG PALING PENTING JANGAN
      JAWAB DENGAN JAWABAN KONYOL
      DAN TOLOL KALO TUHAN KRISTEN
      100%TUHAN DAN 100% MANUSIA.

      jawabnya gampang : THE GOD MUST BE CRAZY.

      Artinya : tuhan gue stress, makanya ngomong ama
      diri sendiri, maklum, belon lama keluar dari RSJ.

    • Pertanyaan yang sangat.. sangat gampang untuk dijawab. Tapi hendaknya pahami dulu segala seluk-beluk tentang Yesus, yaitu :

      1) Darimanakah Yesus datang ?
      2) Siapa sebenarnya Yesus ?
      3) Bagaimanakah kedudukan Yesus ?
      4) Seberapa pentingkah Yesus ?
      5) Bagaimana harusnya kita menyikapi setiap ucapan Yesus ?

      Sekarang mari kita bahas satu persatu :

      1) Darimanakah Yesus datang ?

      …Aku keluar dan datang dari Allah… (Yoh 8:42) (Yoh 16:27)
      …Aku dari atas…………aku bukan dari dunia ini… (Yoh 8:23)
      …Tidak seorangpun yang pernah melihat Allah; tetapi Anak Tunggal Allah……………….yang menyatakan-Nya (Yoh 1:18)
      …Aku datang dari Bapa dan Aku datang ke dalam dunia… (Yoh 16:28)

      2) Siapa sebenarnya Yesus ?

      …Aku berkata kepadamu, sesungguhnya sebelum Abraham jadi, Aku telah ada… (Yoh 8:58)
      …Pada mulanya adalah Firman, Firman itu bersama-sama dengan Allah………..Firman itu telah menjadi manusia, dan diam di antara kita… (Yoh 1:1&14)
      …Ia pada mulanya bersama-sama dengan Allah……….. Segala sesuatu dijadikan oleh Dia dan tanpa Dia tidak ada suatupun yang telah jadi… (Yoh 1:2-3)
      …Ia telah ada di dalam dunia dan dunia dijadikan oleh-Nya, tetapi dunia tidak mengenal-Nya… (Yoh 1:10)
      …hai Betlehem Efrata, hai yang terkecil di antara kaum-kaum Yehuda, dari padamu akan bangkit bagi-Ku seorang yang akan memerintah Israel, yang permulaannya sudah sejak purbakala, sejak dahulu kala… (Mikha 5:2)
      …Dia yang telah menyatakan diri-Nya dalam rupa manusia…… diangkat dalam kemuliaan… (1 Tim 3:16)
      …anak yang akan kaulahirkan itu akan disebut kudus, Anak Allah… (Luk 1:35)
      …akan disebut Anak Allah Yang Mahatinggi… (Luk 1:32)
      …seorang anak telah lahir………..namanya disebutkan orang: Penasihat Ajaib, Allah yang Perkasa, Bapa yang Kekal, Raja Damai… (Yes 9:6)

      3) Bagaimanakah kedudukan Yesus ?

      …supaya semua orang menghormati Anak sama seperti mereka menghormati Bapa… (Yoh 5:23)
      …Aku dan Bapa adalah satu… (Yoh 10:30)
      …sebab Bapa lebih besar dari pada Aku… (Yoh 14:28)
      …Semua telah diserahkan kepada-Ku oleh Bapa-Ku… (Mat 11:27)
      …Bapa tidak menghakimi siapapun, melainkan telah menyerahkan penghakiman itu seluruhnya kepada Anak… (Yoh 5:22)
      …Tetapi barangsiapa menyangkal Aku di depan manusia, Aku juga akan menyangkalnya di depan Bapa-Ku yang di sorga.”… (Mat 10:33)
      …Bapa sendiri mengasihi kamu, karena kamu telah mengasihi Aku… (Yoh 16:27)

      4) Seberapa pentingkah Yesus ?

      …jika Kristus tidak dibangkitkan, maka sia-sialah kepercayaan kamu dan kamu masih hidup dalam dosamu… (1 Kor 15:17)
      …Sebab inilah darah-Ku, darah perjanjian, yang ditumpahkan bagi banyak orang untuk pengampunan dosa… (Mat 26:28)

      4) Bagaimana harusnya kita menyikapi setiap ucapan Yesus ?

      …turunlah awan yang terang menaungi mereka dan dari dalam awan itu terdengar suara yang berkata: “Inilah Anak yang Kukasihi, kepada-Nyalah Aku berkenan, dengarkanlah Dia.”… (Mat 17:5)

      Sekarang giliran kita jawab segala pertanyaannya :

      Jawaban untuk pertanyaan 1 :
      Yesus mintakan ampun bagi orang2 yang menyalibnya karena Dia sangat.. sangat mengasihi mereka. Dia maha mengerti segala pemikiran mereka dan maklum atas ketidaktahuannya. Kenapa ? Karena mereka sesungguhnya adalah ciptaan Yesus juga. Allah yaitu Bapa-Nya menciptakan segala sesuatu dengan perantaraan Yesus sendiri sebagai firman-Nya. Yang disebut Allah sebagai anak yang dikasihi-Nya itu sesungguhnya adalah firman Allah sendiri yang kemudian menjelma menjadi manusia. Firman itu sesungguhnya telah bersama-sama dengan Allah sejak awal dari segala awal……..

      Jawaban nomor 2 dan nomor 3 sebenarnya sama saja, yaitu karena Yesus harus menjalani “kepenuhan” sebagai manusia. Dalam kepenuhannya sebagai manusia yang terdiri dari darah dan daging maka Yesus harus ikut merasakan “rasa takut” dan “rasa sakit”.

      Setelah membaca inipun aku tahu kamu akan bersikap seperti apa….
      Kemungkinan pertama, kamu sebenarnya menganggapnya masuk akal namun hati kecilmu terlanjur yakin bahwa quran itu turun dari langit dan itu tak bisa dibantah lagi. Semua itu juga tak lepas dari akibat cerita turun temurun dalam keluargamu dan pengajaran yang sering kau dengar di setiap pengajian.
      Kemungkinan kedua, kamu bahkan tidak pernah menganggap itu sebagai sebuah kebenaran.
      Masalahnya sekarang, kenapa kamu masih belum percaya juga ? Karena kamu adalah pengikut Muhammad.
      Memangnya kenapa kalau pengikut Muhammad ? Karena Muhammad sendiri pun sebenarnya tidak pernah faham seluruh ajaran Kristen. Dia hanya mendengarkan sebagian saja dari beberapa orang arab yang kebetulan beragama yahudi. Salah satunya adalah Waraqah bin Naufal yang merupakan sepupu Khadijah, istri Muhammad.
      Sekarang timbul pertanyaan. Sederhana saja.
      Kalau untuk mempercayai Yesus sebagai Anak Allah pun kamu merasa sangat sulit, lalu kenapa untuk mempercayai dan menciumi sebuah batu hitam malah kamu tidak merasa sulit ? Yesus saja tidak pernah berbuat dosa dan selalu memberikan teladan yang baik, sedangkan Muhammad masih terikat nafsu duniawi dan malah ikut memimpin peperangan yang menumpahkan darah. Yesus saja selama menjalankan missi-Nya banyak melakukan mujijat, sedangkan Muhammad malah tidak melakukan apa-apa kecuali pengakuan berulang2 bahwa dia seorang nabi. Yesus juga mampu berbicara dan bertanya-jawab dengan para pengikut-Nya, bahkan suara Allah sendiri yang bersaksi tentang Dia dihadapan orang banyak. Sedangkan batu hitam yang disembah dan dielus-elus oleh kaum muslim malah hanya diam dari dulu hingga sekarang. LALU SIAPA SEBENARNYA YANG TOLOL ?

      • jawaban yang sangat…sangat aneh. dan segala tuduhanya sangat…sangat mudah dibantah. kenapa aneh?, ngapain tuhan bikin klonengan berbentuk homo sapiens buat diturunin ke bumi buat dijadiin tumbal buat nebus dosa manusia?, terus tuhan yang satunya ngaso entah dimana, sementara klonenganya sengsara dibantai lagi. tuhan macam apa itu?, kenapa para pemimpin kristen di jaman dulu ngarang2 hal bernama trinitas?, kalo menurut gue, mereka itu bingung, lho kok si Yesus berdoa?, nyebut2 nama Allah juga?, nah sementara mereka udah terlanjur menuhankan dia. terus gimana?, dikaranglah trinitas, yang diambil dan diinspirasi dari ajaran2 pagan.

        nah sekarang mengenai tuduhan2 thd islam.

        “Kalau untuk mempercayai Yesus sebagai Anak Allah pun kamu merasa
        sangat sulit, lalu kenapa untuk mempercayai dan menciumi sebuah batu
        hitam malah kamu tidak merasa sulit ? ”

        Menurut pemikiran orang waras emang sulit nerima tuhan punya anak, kloningan, kembaran, atau apapun itu. terlebih lagi si kloningan ini dijadiin tumbal atau kurban buat nebus dosa manusia. tuhan macam apaan itu?, kalo dia gentle, suruh dia sendiri yang langsung turun dan dibantai buat nebus dosa makhluk bikinanaya sendiri, jangan ngirim kloningan. dan si batu item itu, nyium si batu item ini hukumnya sunah, kalo mau silahkan, kalo gak mau ya gak usah. kedudukan si item ini juga gak penting2 amat dalam islam. jadi jawabanya : Ya, lebih gampang nyium batu item, jauh lebih masuk akal.

        “Muhammad
        masih terikat nafsu duniawi dan malah ikut memimpin peperangan yang
        menumpahkan darah.”

        Asal tau aja, Nabi Muhammad itu manusia, bukan tuhan, jadi wajar gak kalau dia masih terikat hal2 duniawi?, kenapa dia menkahi banyak wanita?, untuk mengingatkan para muslim, kalau dia hanya manusia biasa, untuk menegaskan sisi kemanusiaanya, supaya mencegah orang menuhankan beliau, biar gak bernasib kayak Yesus. Dan perang perang dimana beliau ikut serta itu perang MEMPERTAHANKAN DIRI, perang untuk memperluas wilayah baru ada setelah beliau lama meninggal, masak pemimpin malah ngumpet ketika maysarakan yang dipimpin mati2an mempertahankan keberlangsungan komunitasnya?, lagian apa salah perang mempertahankan diri?, jadi pasrah gitu dibantai?, gitu ajaran kristen?, jangan mempertahankan diri kalau diserang?, soalnya takut numpahin darah?, pasrah aja dibacok, ditembak?, itu namanya antara tolol atau bego atau idiot.

        ” Yesus saja selama menjalankan missi-Nya banyak
        melakukan mujijat, sedangkan Muhammad malah tidak melakukan apa-apa
        kecuali pengakuan berulang2 bahwa dia seorang nabi.”

        Jangan salah, Qur’an itulah mukjizat beliau, karena Qur’an banyak isinya yang selaras dengan sains modern. dan kalau dia nggak ngaku sebagai nabi, siapa yang mau ngikutin dia?, salah2 ntar kalau gak ngaku sebagai nabi nanti malah dianggap tuhan lagi.

        “Yesus juga mampu
        berbicara dan bertanya-jawab dengan para pengikut-Nya, bahkan suara
        Allah sendiri yang bersaksi tentang Dia dihadapan orang banyak.
        Sedangkan batu hitam yang disembah dan dielus-elus oleh kaum muslim
        malah hanya diam dari dulu hingga sekarang. LALU SIAPA SEBENARNYA
        YANG TOLOL ?”

        Siapa yang tolol?, Ya jelas : Anda!.
        Kok ngebandingin yesus sama batu hajar aswad yang bukan tuhan, dan kedudukan gak telalu penting pula dalam islam.
        Saran saya: pelajari dulu agama lain sebelum menghujat, daripada keliatan tololnya seperti komen anda diatas.
        satu lagi, daripada sibuk balas komen orang islam, dan ke expose tololnya, mending lu nasihatin temen2 pelacurlu itu yang sering jadi biang kerok rusuh agama disini, apalagi orang yang nicknya “nabi m. ng****t ko***l”, ok tolol?

      • PEMAIN SANDIWARA TERBESAR DIDUNIA

        (SANGGAHAN ALI SINA UNTUK ZAKIR NAIK: SEBUAH TINJAUAN UNTUK: QUR’AN DAN BIBLE DALAM HAL SAINS)

        Ditahun 2005, diadakan sebuah debat televisi antara Dr. William Campbell, mewakili sudut pandang Kristen dan Dr. Zakir Naik, mewakili sudut pandang Islam.
        Surat kabar Pakistan Daily Times menulis (www.dailytimes.com.pk): “Pada 7 Desember 2005, sebuah saluran TV (QTV atau Al-Noor) menyiarkan sebuah debat antara William Campbell dan Zakir Naik, yg menampilkan sisi lain dari polemik. Dimasa lalu Zakir Naiklah yg mencoba membuktikan agama2 lain salah; kali ini William Campbel yg menyanggah argumennya.”
        Ini cukup adil. Jika anda tidak ingin agama anda dikritik jangan lakukan kritik terhadap agama lain. Ketika Dr. Campbell mengritik para muslim yg mengklaim penemuan sain dalam Quran, orang harus mendengarkan.
        Saluran TV ini mengambil keputusan adil, tapi ketika Dr. Campbell mulai dekat ke bagian2 yg rawan, program ini mendadak menghilang, alasannya karena na’at. Jika ini terjadi karena mereka takut, hal ini bukan keputusan yg bagus dan membuat Dr. Naik kelihatan jelek. (Belakangan disebutkan dalam berita bahwa Dr. Naik telah memenangkan debat.)
        Para muslim yakin bahwa Dr. Naik memenangkan debat. Kenyataannya adalah jika anda tonton videonya, kecuali anda mengenal Quran dan Islam dgn baik, ini adalah kesan yg akan anda dapatkan. Dr. Naik begitu percaya diri dan begitu ‘ramai’ dalam debat hingga orang2 yg menonton akan berpikiran demikian.
        Benarkah demikian? Saya meneliti seluruh debat ini dan menganalisa perkataan Dr. Naik paragraf demi paragraf. Dalam tulisan ini saya tunjukkan tanpa keraguan bahwa Dr. Naik salah dalam menggambarkan setiap pernyataan yg dia buat dalam Quran. Tidak satupun, klaim yg dibuat Dr. Naik mengenai Quran yg ajaib atau akurat secara sains, benar.
        Saya beri judul tulisan ini, Pemain Sandiwara Terbesar Didunia, karena setelah menonton pertunjukkannya, dalam pendapat saya, judul ini pantas sekali. Dr. Naik adalah seorang pesulap. Pesulap membuat anda percaya mereka memotong orang jadi dua, membuat barang menghilang dan muncul kembali dan kelinci keluar dari topi yg kelihatan kosong. Tapi dalam kenyataannya tidak satupun dari hal2 itu terjadi. Kemampuan dari pesulap adalah utk membuat anda percaya akan hal2 yg tidak terjadi. Dr. Naik menggunakan alat dgn cara berbeda utk melakukan sulapnya. Dia menggunakan kata2. Dia dapat membuat para hadirin percaya akan hal2 yg tidak benar. Dalam tulisan ini, saya akan menunjukkan pada anda trik2nya dan apa yg dia gunakan sebagai persiapan utk membuat apa yg sebenarnya menjadi kelihatan berbeda. Setelah anda selesai membaca tulisan ini, anda akan mampu mendeteksi hal tsb juga. Tapi ini belum semua. Karena para muslim memakai trik yg sama, meski tidak dg keahlian yg sama dg Dr. Naik, anda akan tetap mampu mendeteksi trik mereka juga.
        Pesulap yg baik harus trampil dan gerakan cekatan – saking cekatan sampai sulit dideteksi. Tapi jika anda mengulang gerakannya dan memperhatikannya dalam gerak lambat, anda bisa menangkap trik2nya. Inilah yg saya lakukan dg perkataan2 Dr. Naik.
        Tulisan ini disusun agar anda mudah men-download dan langsung mencetaknya. Bahkan kalau perlu, buatlah dalam bentuk buku. Saya harap semua orang yg telah melihat debat antara Dr. Campbell dan Dr. Naik dan tergoyahkan oleh sandiwara Dr. Naik akan membaca tulisan ini utk melihat bagaimana dia menipu setiap orang. Siapapun yg melihat atau mendengar Dr. Naik bertanggung jawab pada dirinya sendiri utk membaca ini. Dia mengulang2 hal yg sama dalam semua pembicaraannya. Disini, trik2 sang pesulap terkuak. Baca dan sebarkan.
        Tidak ragu lagi bahwa Dr. Naik itu orang besar. Memang kita harus mengakui keahliannya dari lawannya. Kebesaran Dr. Naik mampu dalam memelintir kebenaran. Dia begitu trampil dg kata2 dan punya ingatan yg luar biasa ttg ayat2 Quran. Jika dia seorang pengacara dan saya seorang kriminal, saya ingin dia jadi pengacara saya.
        Anda dapat melihat debatnya dg mengklik link dibagian bawah dari halaman ini sambil mengikuti transkripnya pada halaman berikutnya. Untuk jawaban2 saya, anda dapat menghentikannya (Pause) sebentar dan membaca apa yg saya tulis.
        Saya mengatakan ini semua dg kepastian bahwa tulisan ini akan menandai akhir kejayaan Dr. Naik dan meruntuhkan singgasananya. Sekali para fansnya membaca ini, bualannya akan seperti sebuah balon yg dipecahkan. Para fans akan melihat kebohongan dan penipuan sang maestro dan menara kartunya akan runtuh. Bukti2nya banyak sekali. Banyak dari mereka yg membuktikan tsb menulis padanya dan menuntut jawaban. Dr. Naik tidak akan menjawab mereka karena memang dia tidak dapat menjawab. Mungkin dia akan muncul dg kondisi yg menggelikan seperti yg pernah dia lakukan (http://www.faithfreedom.org/debates/ZakirNaik.htm), meminta debat temu muka atau menuntut saya mengorganisasai sebuah konferensi yg dihadiri oleh 10.000 orang, atau menaikkan hadiah 50.000 dollar yg saya tawarkan. Sangat mungkin orang akan menjawab dg mengatakan, waktu Dr. Naik terlalu berharga utk dibuang menanggapi Ali Sina.
        Ini adalah alasan2 yg lemah. Tidak ada satu halpun yg dapat dikatakan dalam sebuah debat temu muka yg tidak dapat dikatakan dalam tulisan. Masalah dg debat temu muka adalah bahwa seseorang dapat memainkan “sulap” dan membodohi hadirin, sementara hal ini tidaklah mungkin dalam sebuah debat tertulis.
        جَاء الْحَقُّ وَزَهَقَ الْبَاطِلُ إِنَّ الْبَاطِلَ كَانَ زَهُوقًا

        17:81 Yang Benar telah datang dan yang Batil telah lenyap. Sesungguhnya yang Batil itu adalah sesuatu yang pasti lenyap.

        Ketika ayat ini pertama diumumkan (ketika Muhamad menaklukkan Mekah), justru saat itu keBatilan telah melenyapkan keBenaran dg kekerasan, pengkhianatan dan kelicikan. Akhirnya, karena internet, kekerasan menjadi tak berdaya dan keBenaran muncul kembali. Ironisnya, ayat itu mengandung ramalan karena hal itu benar2 terjadi saat ini. Saat ini keBenaran muncul kembali membalas dendam dan keBatilan akan musnah.

    • BENARKAH AL-QURAN SEBAGAI KITAB PENYEMPURNA ?

      “Injil sudah tidak berlaku lagi, karena zamannya sudah selesai dan juga isi dari Injil telah disempurnakan oleh Al-Quran.”
      Ungkapan di atas sudah tidak asing lagi di telinga, khususnya bagi pengikut Isa Al-Masih. Itulah ungkapan yang sering dilontarkan oleh umat Muslim sebagai bentuk penolakan mereka terhadap Injil.
      Benarkah ajaran Isa Al-Masih yang terdapat dalam Injil telah disempurnakan dengan ajaran Muhammad yang terdapat dalam Al-Quran sehingga Injil tidak berlaku lagi?

      Al-Quran Sangat Mendukung Isi Injil

      Tidak dapat diketahui dengan jelas apa yang menjadi alasan umat Muslim mengklaim bahwa ajaran Injil telah disempurnakan oleh Al-Quran. Tidak ada bukti-bukti sejarah yang membenarkan pernyataan tersebut.
      Dalam Al-Quran sendiri, terdapat cukup banyak ayat yang mengakui bahwa Injil adalah benar firman Allah yang harus diterima oleh umat Muslim, diantaranya: “Dan Kami iringkan jejak mereka (nabi-nabi Bani Israel) dengan Isa putra Maryam, membenarkan kitab yang sebelumnya, yaitu: Taurat. Dan Kami telah memberikan kepadanya Kitab Injil sedang di dalamnya (ada) petunjuk dan cahaya (yang menerangi), dan membenarkan kitab yang sebelumnya, yaitu Kitab Taurat. Dan menjadi petunjuk serta pengajaran untuk orang-orang yang bertakwa.” (Qs 5:46)
      Ayat di atas menjelaskan dalam Injil terdapat petunjuk dan cahaya bagi orang-orang yang bertakwa. Benarkah petunjuk dan cahaya dari Allah sudah tidak bermanfaat lagi bagi manusia?
      Ayat lain berkata, “Maka jika kamu (Muhammad) berada dalam keragu-raguan tentang apa yang Kami turunkan kepadamu, maka tanyakanlah kepada orang-orang yang membaca kitab sebelum kamu…” (Qs 10:94
      Jelas, kedua ayat di atas merupakan bukti bahwa Injil tidak ada batas waktu berlaku. Dengan kata lain, Al-Quran mengakui Injil tidak pernah kedaluwarsa.

      Membandingkan Ajaran Muhammad dan Ajaran Isa Al-Masih

      Allah menciptakan manusia dengan sempurna, dilengkapi dengan akal dan pikiran yang dapat digunakan untuk meneliti tentang hal-hal kebenaran. Termasuk kebenaran yang terdapat dalam kitab suci.
      Di bawah ini adalah beberapa ajaran Muhammad dan Isa Al-Masih yang penulis coba bandingkan. Di mana hal tersebut merupakan alasan mengapa pengikut Isa Al-Masih tidak percaya Al-Quran menyempurnakan Injil

      Derajat Laki-laki dan Perempuan

      Injil berkata, wanita dan pria mempunyai derajat yang sama. Wanita bukanlah obyek seks. Baik pria maupun wanita harus sama-sama menjaga supaya tidak jatuh dalam dosa seks (Injil, Rasul Besar Matius 5:28).
      Al-Quran berpendapat lain, wanita merupakan objek seks, sehingga mereka harus bisa menjaga kehormatannya sendiri. Itu adalah tanggung-jawabnya, bukan tanggung-jawab pria. Dan bukan pula tanggung-jawab bersama (pria dan wanita) (Qs 33:59)

      Perkawinan dan Perceraian

      Mengenai perkawinan, Isa Al-Masih mengajarkan setiap suami harus mengasihi isterinya (Injil, Surat Efesus 5:25). Isa Al-Masih melarang perceraian (Injil, Rasul Matius 19:9).
      Muhammad sendiri mengajarkan seorang suami dapat memiliki isteri sampai empat sekaligus (Qs 4:3). Seorang suami juga diberi hak untuk mengganti isterinya dengan isteri yang lain. Dengan kata lain, Muhammad memperbolehkan perceraian (Qs 4:20)

      Sikap Terhadap Musuh

      Isa Al-Masih selalu mengajarkan kasih kepada pengikut-Nya, termasuk untuk mengasihi musuh dan berbuat baik kepada mereka (Injil, Lukas 6:35). Sedangkan Muhammad mengajarkan untuk jangan berhati lemah dalam mengejar musuh (Qs 4:104)

      Kesimpulan – Kitab Mana Lebih Sempurna?

      Bila Isa Al-Masih melihat derajat wanita dan pria adalah sama, berbeda dengan Muhammad yang melihat bahwa derajat wanita di bawah pria.
      Bila Isa Al-Masih mengajarkan monogami dan melarang perceraian, sebaliknya Muhammad mengajarkan poligami dan menghalalkan perceraian.
      Bila Isa Al-Masih mengajarkan untuk selalu mengasihi, justru Muhammad memberikan pengajaran sebaliknya.
      Seorang nabi yang datang tentulah tujuannya untuk mengubah keadaan yang jahat dan mereformasi (mengubah) masyarakat. Bila melihat beberapa uraian di atas, masih dapatkah dikatakan bahwa Al-Quran telah menyempurnakan Injil? Jelas, dalam tiga pokok dasar di atas, Injil jauh melebihi Al-Quran.

    • APAKAH ALQURAN MASIH ASLI?

      Penulis oleh Mohammad Al Ghazoli – ex Muslim, Mesir (sekertaris Mu’ammar al-Qadhafi, presiden Libya, terkenal anti Barat dan Israel)

      Judul buku “Tuhan, Nabi, dan saya”
      Dibatalkan oleh Ayam-Ayam?

      Banyak ayat yang ditambahkan di dalam Al-Qur’an secara seketika setelah kematian Muhammad. Banyak lagi ayat lainnya yang dihapuskan oleh Utsman bin Affan, yang memerintahkan agar Al-Qur’an diperbaiki dan menaruh penekanan-penekanan pada huruf-hurufnya. Tetapi kemana perginya semua surat dan ayat-ayat yang dihapuskan itu?

      Kita bahkan dapat bertanya: Kemana perginya Al-Qur’annya Muhammad? Menurut Ibn Hazm, Aisyah mengatakan bahwa beberapa ayat, seperti mengenai melemparkan batu dan menyusui anak(Melemparkan batu dan Menyusui anak – adalah ayat-ayat yang tidak terdapat dalam Al-Qur’an. Namun demikian, banyak ayat tentang keduanya di dalam Ahadits), yang ada pada dirinya, dimakan oleh ayam-ayam ketika ia sedang khusuk pada saat kematian Muhammad(Hal ini ditegaskan oleh Ibn Hazm, Vol. III, Bagian 11, hal 235-236; Al-Kashaf oleh Al-Zamkhashri, hal 518 dan beberapa sarjana Muslim lainnya.)

      Beberapa sarjana Muslim boleh saja menyatakan bahwa ayat-ayat yang telah dimakan oleh ayam tersebut telah dibatalkan. Tetapi tentu saja, mereka tidak mengetahui dengan pasti karena mereka tidak bersama-sama dengan ayam yang memakan ayat-ayat tersebut. Tetapi bagaimana ayat-ayat tersebut dibatalkan setelah Muhammad meninggal? Dan bagaimana mungkin ayam-ayam membatalkan ayat-ayat tersebut, sedangkan beberapa ayat yang sudah dimakan ayam-ayam masih terdapat di dalam Al-Qur’an?

      Selanjutnya, Umar bersikeras menambahkan Al-Qur’an dengan ayat-ayat mengenai menyusui anak setelah ia mendengar Aisha menceritakan hal itu. Ia juga hampir menambahkan ayat-ayat mengenai melemparkan batu, setelah mendengar kisahnya dari Ka’b. Namun anehnya, ke mana perginya dua ratus ayat yang sedianya ada dalam Surat Al-Ahzab?

      *[Hadits narasi Aisha mengatakan bahwa surat al-Azhab 33 terdiri atas 200 ayat di masa Muhammad. ”Ketika Utsman menyalin ‘masahif’ (kodex) maka kami tidak tahu lagi apa-apa, kecuali bahwa apa yang kita punyai sekarang ini (maksudnya surat al-Azhab entah bagaimana kini hanya berisi 73 ayat seperti Quran di saat ini. Lihat Al-Suyuthi, Al-Itqan II.p.25)]

      Bukankah tuhannya Muhammad berkata: “Sesungguhnya Kamilah yang menurunkan Al-Qur’an dan sesungguhnya Kami benar-benar memeliharanya dari penyelewengan.” (Lihat Surat Al-Hijr (Batu karang) 15:9.)

      Lalu bagaimana mungkin tuhannya Muhammad tidak menjaga firmannya dan Al-Qur’annya dari ayam-ayam tersebut? Menjaga ayam-ayam itu untuk tidak melahap ayat-ayat Al-Qur’annya? Atau mencegah Utsman untuk menghapus ratusan ayat dari Al-Qur’an? Dr. Mousa Al-Mousawi, seorang sarjana Iran modern, menyatakan: “ Diantara mereka kelompok-kelompok Islam yang mengatakan bahwa ada perubahan di dalam Al-Qur’an, maka para sarjana Shiah adalah persentase yang terbesar di antara mereka.” (Lihat The Shiite and the Correction oleh Mousa Al-Mousawi, hal 131.) Ini adalah pengakuan yang terus terang dari seorang Muslim yang terpercaya, ditegaskan oleh seorang Al-Mousawi, bahwa ia mengakui Al-Qur’an telah diubah tanpa ijin dan diganti.

      Ayat yang Hilang – Surat yang Hilang

      Kita menyaksikan dengan mata sendiri bahwa ayat pertama (basmalah) juga dihapuskan dalam Surat-9, At-Tauba. Al-Suyuti, seorang sarjana Muslim terkemuka menegaskan bahwa lebih dari 100 ayat dihapuskan dari surat tersebut. (Lihat Al-Ittiqan oleh Al Suyuti, Vol. 1, hal 184.) Ia menyebutkan bahwa Ibn Malik mengatakan banyak ayat yang dihapus dari Surat At-Tauba, termasuk ayat “basmalah” tadi. Dan ditegaskan kembali bahwa jumlah ayat sebelumnya adalah sama dengan jumlah ayat dalam Surat 2 (Al-Baqara(Surat Al-Baqara memiliki 286 ayat.), tetapi sekarang jumlahnya hanya 157. Al-Suyuti menegaskan sesuatu secara serius: “Al-Qur’an yang disalin oleh Ibn Mas’ud memiliki dua surat, seperti Surat Al-Haqd dan Surat Al-Khala; dan mereka diletakkan setelah Surat Al-Asr’. (Lihat Surat 103, Al-Asr’ (Masa)).

      Kemana perginya ke dua surat itu? Bagaimana mereka bisa menghilang dari Al-Qur’an salinan Utsman, yang dibaca oleh kelompok umat Muslim Sunni saat ini, tetapi berbeda bentuknya dengan yang dibaca oleh kelompok Shiah? Al-Qur’an Sunni memiliki 114 surat, sedangkan Al-Qur’an Shiah memiliki 115 surat, dimana Surat Al-Wilaya (Pengganti) ditambahkan di dalam Al-Qur’an tersebut.

      Cara Al-Qur’an Dihimpun Menjadi Kitab

      [Kita sedih membaca di banyak tempat – termasuk di Muqadimah terjemahan Al-Qur’an – yang tetap nekad menyatakan bahwa sebelum Nabi wafat, “semua ayat-ayat Quran sudah terturun dan disusun final, menurut tertib urut yang seharusnya, dan terjaga dan terpelihara baik oleh Allah”. Dan Muslim awam mempercayai pernyataan itu mentah-mentah! Jauh dari kebenaran!]

      Padahal Muhammad sendiri semasa hidupnya tidak mengumpulkan ayat-ayat yang tesebar di berbagai tempat (selama lebih dari 20 tahun) menjadi sebuah kitab, yang kemudian disebut Al-Qur’an (artinya bacaan).

      [Beliau juga tidak pernah memerintahkan para sahabatnya untuk mengumpulkannya dari ayat-ayatnya yang terserak di atas pelbagai alas-tulis yang dipakai sekenanya oleh tiap pengikutnya. Mereka ini hanya mencatatkan ayat-ayat favoritnyasendiri-sendiri, itupun kalau mereka kebetulan hadir tatkala Nabi mendapat wahyu, yang tempat dan waktunya tidak pernah menentu. (Bisa di rumah, sendirian atau bersama seseorang, di mesjid, dalam perjalanan, di siang hari, atau malam, bahkan dalam peperangan, di bumi atau di surga) Pencatatan dilakukan pada potongan-potongan kayu, lempeng tanah, batu, daun kurma, tulang, kulit binatang, apa saja, dan menyimpannya sendiri-sendiri pula secara lepasan. Ada pula yang mencatat bagiannya dalam otak, alias dihafal. Alhasil, tak ada yang terkumpul penuh, tak ada yang teratur, tak ada urutan yang dibakukan, melainkan masing-masing adalah seporsi himpunan ayat-ayat favorit yang saling berbeda. Itu sebabnya setelah Nabi wafat, Zaid bin Tsabit pada awalnya tetap menolak ketika kepadanya diminta untuk melakukan pengumpulan Quran: “Bagaimana mungkin aku melakukan sesuatu yang tidak pernah dilakukan Rasulullah?” (Suyuti, Itqan, i, p.59, dll.) Jelas sekali bahwa penolakan ini sekaligus mematahkan usaha Muslim saat ini untuk menutup-nutupi kenyataan bahwa Quran belum terkumpul, kecuali berserakan, di saat wafatnya Muhammad.]

      Namun, Abu Bakarlah, yang kemudian mengumpulkan setelah kematian Muhammad. Tugas itu berlanjut ke tangan Zaid bin Thabit, yang sebelumnya ia merasa harus menyatakan keberatannya:“Ali Ibn Abu Talib datang kepadaku, memintaku untuk melanjutkan Al-Qur’an dan mengumpulkannya menjadi satu. Demi Allah, jika mereka mendelegasikan tugas kepadaku untuk memindahkan gunung, itu tidak akan lebih sulit bagiku dibandingkan apa yang mereka minta aku kerjakan” (Lihat The History of (Muslim) Legislation oleh Dr. Shalabi, hal 37-38 dan Hadits Sahih Bukhari, Vol. 6, Buku 60, #201.)

      Kesulitan macam apakah yang membuat Zaid menjadi begitu tertekan? (Untuk mengetahui salah satu kesulitan Zaid, lihat Hadits Sahih Bukhari, Vol. 6, Buku 60, #307 dan Buku 61, #511.) Mengapa ia mengeluarkan pernyataan tersebut ketika ia memiliki kepercayaan penuh dari Khalifah pertama dan kedua? Pernyataan Zaid menunjukkan bahwa ia tahu Qur’an adalah kumpulan ayat-ayat yang tersebar secara sembrono, dan diingat oleh orang-orang berbeda. (A.I. menurut Hadits Sahih Bukhari, Vol. 6, Buku 60, #446, mereka tidak menemui kesepakatan tentang surat mana yang diwahyukan pertama (Surat 74, Al-Mudathir vs Surat 96, Al-Alaq)! Beberapa diantara mereka masih hidup, tetapi banyak juga diantara mereka yang telah dibunuh selama perampokan dan pertempuran, ketika melawan musuh-musuh yang dianggap kafir/menyimpang dari jalan Islam. (Lihat Hadits Sahih Bukhari, Vol. 6, Buku 61, #509.) Disamping itu, kesulitan dari pekerjaan tersebut adalah menemukan kesepakatan di antara para penulis Al-Qur’an mengenai cara melafalkan dan memaknai suatu kata (karena banyak ragam bacaan dan arti yang sama sekali berbeda yang bisa dikenakan pada satu kata tergantung pada tanda diakritikal-nya). Hal ini menambah masalah, yaitu untuk memutuskan kata yang manakah itu dalam bahasa quranik. (Dalam kasus perbedaan pendapat, dialek suku Quraisy dan pengertiannyalah yang dipilih, karena dalam bahasa itulah Al-Qur’an diwahyukan. Lihat Hadits Sahih Bukhari, Vol. 6, Buku 61, #501.)

      As-Suyuti menegaskan dalam bukunya, Al-Itqan, bahwa Utsman memerintahkan untuk membakar semua salinan Al-Qur’an itu, termasuk salinan Ali dan Ibn Mas’ud yaitu salinan Al-Qur’an milik salah satu dari ke empat orang yang Muhammad percayakan Al-Qur’an. (Lihat http://www.harvardhouse.com/quran_purity.htm) Akibat perintah tersebut, perang hebat terjadi sesama umat, dengan banyak korban yang terbunuh. Di antaranya adalah Utsman sendiri dibunuh oleh Muhammad bin Abu Bakar dan Ammar bin Yasir! Jadi, ada apa maka salinan Al-Qur’annya Utsman – Al-Qur’an yang dipakai oleh kebanyakan umat Islam saat ini – ditolak oleh mayoritas umat pada awal sejarah Islam?! Petanyaan besarnya adalah:

      1. Mengapa Muhammad tidak menyusun sendiri Qur’annya semasa hidupnya?
      2. Mengapa tuhannya Muhammad atau “jibril” tidak memerintahkan untuk mengumpulkannya sebelum Nabi meninggal?
      3. Apakah Allah tidak menjaga firman-Nya (jika itu benar-benar firman-Nya) dari kemungkinan hilang atau diubah?
      4. Apakah Allah tidak bisa mencegah pertumpahan darah Utsman dan ribuan orang Muslim lainnya yang berbeda mengenai ucapan-ucapan Allah?

      Muhammad bin Abu Bakar, terang-terangan menuduh Utsman menjelang saat membunuhnya, “Engkau telah mengubah buku Allah!” Seperti bin Abu Bakar, begitulah sejumlah besar umat Islam mengatakan dengan yakin bahwa Al-Qur’an telah diubah.

      *[Dikatakan dalam buku Nabhan Husein: Tinjauan Ahlus Sunnah terhadap faham Syi’ah tentang Al-Quran dan Hadits, dan juga Hadits Hisyam bin Salim yang diriwayatkan Abi Abdillah, bahwa “Kaum Syi’ah menyatakan bahwa setidak-tidaknya ada 219 ayat-ayat Quran yang palsu. Mereka bahkan percaya bahwa jumlah ayat Al-Quran yang dibawa oleh Jibril kepada Muhammad adalah 17.000 ayat”. Jadi yang terhilang hampir 2x yang tersisa! Inilah perselisihan yang tidak terselesaikan sebagai warisan dari Muhammad. Intinya terletak pada kenyataan bahwa Islam telah kehilangan sumber-sumber otentik lainnya yang diakui pernah ada – berbeda dari yang ada saat ini – namun yang harus dimusnahkan oleh perintah Utsman secara diktator! Dan Syi’ah yang malang terpaksa menerima Quran sekarang apa adanya!]

      Jadi pelajarilah semua bukti yang mengelilingi Al-Qur’an dan sejarah rekonstruksinya, yang tentu saja logis sering disembunyikan bagi umum, karena memalukan dan menyesakkan hati!

    • PEMBATALAN AYAT-AYAT QURAN

      William Henry Burr, penulis dari Self-Contradictions of the Bible, pasti akan berpesta pora jika memakai Quran sebagai subjeknya, karena Quran padat dengan kontradiksi. Tapi pesta Burr hanya akan berumur pendek saja; karena para teolog muslim punya doktrin yang nyaman buat mereka, yang seperti Hughes[20] katakan, “klop dengan efek manfaat yang sepertinya sudah menjadi satu keistimewaan dalam karir kenabian Muhammad.” Menurut doktrin ini ayat2 tertentu dari Quran dibatalkan dan diganti dengan ayat yang lain yg berbeda dan kadang bertentangan artinya dari ayat yang digantikan. Ini diajarkan oleh Muhammad dalam surah 2.106: “Ayat mana saja yang Kami nasakhkan, atau Kami jadikan (manusia) lupa kepadanya, Kami datangkan yang lebih baik daripadanya atau yang sebanding dengannya.” Menurut al-Suyuti, jumlah ayat2 yang digantikan diperkirakan berkisar dari 5 sampai 500 ayat. Margoliouth[21] berkomentar tentang ini:
      Untuk ini cukup ambil satu wahyu dan gantikan ayat lainnya, Muhammad bilang ini diijinkan Tuhan. Meski meragukan tapi jelas ini masih dalam kekuasaan manusia dan meski bagi kita heran betapa begitu mudahnya sebuah prosedur boleh dipakai dalam sebuah sistem, baik bagi sekutu ataupun bagi musuh2nya.
      Al-Suyuti memberi contoh surah 2.240 sebagai ayat yang digantikan oleh ayat 234. Bagaimana bisa sebuah ayat awal menggantikan ayat yang datang kemudian? Jawabannya tergantung pada cara bagaimana para muslim tradisional mengurutkan surah dan ayatnya, yaitu tidak secara kronologis, para penyusun menempatkan surah yang panjang sebagai surah awal. Para komentator telah memutuskan bahwa urutan kronologis ini hanya utk alasan doktrin semata; scholar barat juga pernah memutuskan utk mengurutkan secara kronologis. Meski terdapat banyak perbedaan mendetil, tapi sepertinya ada persetujuan tak resmi mengenai surah mana yang menjadi ayat Periode Mekah dan yang mana sebagai ayat Periode Medinah. Perhatikan bagaimana periode waktu begitu mengikat kalimat2 “abadi” sang Allah ini.
      Muslim berhasil keluar dari satu kesulitan hanya utk kemudian masuk kedalam kesulitan lainnya. Pantaskah Tuhan yang Maha Kuasa, Maha Ada dan Maha Tahu merevisi perintah-perintahNya sampai sebanyak itu? Apa dia perlu mengeluarkan perintah yang harus diperbaiki, diganti, direvisi sesering itu? Kenapa Dia tidak memberi yang betul saja langsung ketika pertama diturunkan? Kenapa tidak bisa yg benar saja langsung pertama kali diturunkan? Padahal Dia itu Maha Bijaksana? Kenapa dia tidak keluarkan yang paling hebat saja langsung? Meminjam perkataan Dashti[22], :
      Kayaknya tukang ejek juga ada jaman dulu itu dan mereka rajin mengejeknya. Dan sebuah jawaban diberikan utk mereka dalam ayat 101 dan 102 surah 16: “Dan apabila Kami letakkan suatu ayat di tempat ayat yang lain sebagai penggantinya padahal Allah lebih mengetahui apa yang diturunkan-Nya, mereka berkata: “Sesungguhnya kamu adalah orang yang mengada-adakan saja”. Bahkan kebanyakan mereka tiada mengetahui. Katakanlah: “Ruhul Qudus (Jibril) menurunkan Al Qur’an itu dari Tuhanmu dengan benar, untuk meneguhkan (hati) orang-orang yang telah beriman, dan menjadi petunjuk serta kabar gembira bagi orang-orang yang berserah diri (kepada Allah)”.
      Dengan asumsi bahwa Quran itu perkataan Tuhan, harusnya tidak ada bekas2 intelektual manusia yang tidak sempurna dalam apa2 yang Tuhan katakan. Tapi dalam dua ayat ini jelas2 ada ketidak pantasan. Tentu Tuhan ‘tahu’ apa yang Dia turunkan. Utk alasan itu saja mengganti satu ayat dengan ayat lainnya akan membuat orang curiga. Terbukti bahkan orang2 Arab Hijazi yang tidak terpelajar dan sederhanapun bisa mengerti bahwa Allah SWT yang seharusnya tahu yg terbaik bagi hambaNya akan langsung menurunkan yang terbaik dan tidak akan berubah pikiran seperti makhluk tak sempurna lainnya.
      Doktrin penggantian in juga menjadi bahan ejekan bagi dogma Muslim yang meyakini bahwa Quran itu reproduksi dari ayat Asli yang ada disimpan di Surga yang tak berubah satu titikpun. Jika perkataan tuhan itu abadi, tidak tercipta dan universal kepentingannya, lalu bagaimana bisa kita mengatakan bahwa perkataan Tuhan telah digantikan atau telah usang? Apakah Tuhan lebih suka perkataan anu dibanding perkataan ani? Sepertinya iya. Menurut Muir sekitar 200 ayat telah dibatalkan dan diganti oleh yang lebih baru. Dg demikian kita mendapatkan situasi yang aneh dimana keseluruhan Quran diucapkan sebagai perkataan Tuhan, tapi ada ayat2 yang dianggap tidak “benar”; dengan kata lain, 3 persen dari Quran diakui palsu.
      Mari kita lihat contoh. Setiap orang tahu muslim tidak boleh minum arak karena dilarang dalam surah 2.219; tapi banyak yang pastinya kaget membaca Quran surah 16.67, “Dan dari buah kurma dan anggur, kamu buat minuman yang memabukkan dan rezeki yang baik. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda (kebesaran Allah) bagi orang yang memikirkan.” Rodwell menerjemahkan dengan ‘wine’. Dawood menerjemahkan ‘intoxicant ‘ (minuman keras) dan Pickthall menuliskan ‘strong drink’ dan Sale, dengan pesona abad 18 menuliskan ‘inebriating liquor’ menggantikan ‘wine’. Yusuf Ali mengaku bahwa kata Arab yang tepat adalah ‘sakar’ artinya ‘wholesome drink’, dan dalam sebuah catatan kaki dia berkeras bahwa yang dimaksud adalah minuman tak beralkohol; tapi kemudian, diakhir kalimat dia menambahkan bahwa jika ‘sakar’ harus diambil arti harafiahnya, berarti anggur fermentasi, dan ini mengacu pada saat sebelum minuman keras dilarang: ini adalah surah Mekah dan larangan muncul di Medina.”
      Sekarang kita bisa melihat dan mengerti betapa berguna dan nyamannya doktrin Penggantian (Abrogasi) ini utk menyelamatkan para scholar muslim keluar dari segala kesulitan. Tapi tetap mengandung masalah bagi para pembela Islam karena semua ayat2 yang mengajarkan toleransi ada dalam Surah Mekah, yakni Surah2 awal, dan semua ayat2 yang membolehkan pembunuhan, pemancungan dan penganiayaan ada dalam surah Medina. “Toleransi” telah diganti oleh “Intoleransi”. Contohnya, ayat terkenal Surah 9.5, “bunuhlah orang-orang musyrikin itu di mana saja kamu jumpai mereka” katanya telah membatalkan sekitar 124 ayat yang menganjurkan toleransi dan kesabaran.

    • MENGUNGKAP RAHASIA QURAN

      BUKTI HISTORIS QURAN
      Sebelum 750 AD (sekitar 100 tahun setelah wafatnya Muhamad) tidak ada satupun dokumen yang dapat memberikan gambaran tentang perioda pembentukan Islam. Tidak ada sedikitpun keterangan/kesaksian dari masyarakat Islam selama 150 tahun pertama mereka, antara masa penjajahan Arab pertama pada permulaan abad ke 7, sampai timbulnya literatur pertama Islam abad ke 8 (Riwayah SIRA-MAGHAZI). Satu2nya hal yang kita miliki sebelum tahun 750 itu terdiri dari ‘hampir seluruhnya pernyataan yang tidak jelas asalnya’ (’almost entirely of rather dubious citations in later compilations” (Humphreys)). Memang luar biasa bahwa Islam tidak dapat menunjukkan satupun bukti sejarah buku suci mereka bahkan dalam waktu 100 tahun setelah kelahiran nabi mereka.
      Sejumlah cerita dalam Quran berasal dari abad ke 2 literatur Yahudi:
      Cerita2 Cain & ABel (Kain dan Habil) dalam dalam Surah 5.31-32 dipinjam dari Targum Jonathan ben Uzziah dan Mishnah Sanhedrin 4.5;
      Cerita Abraham, berhala dan penghancuran mereka dalam Sura 21.51-71 adalah dari Misdrash Rabbah;
      Cerita Solomon dalam Sura 27.17-44, tentang burung yang dapat berbicara dan ratu Sheba yang mengangkat gaunnya karena menyangka lantai mengkilap sebagai air, diambil dari Targum kedua cerita Esther.
      Bahkan cerita Gunung Sinai diangkat dan mengambang diatas kepala rakyat Yahudi sebagai ancaman kalau menolak hukum YAHWEH (Surah 7.171) berasal dari The Abodah Sarah. Dan seterusnya dst.
      Dalam Surah 17.1 terdapat laporang tentang perjalanan Muhamad dari mesjid suci ke mesjid terjauh. Dalam tradisi berikutnya, ayat ini menunjuk kepada Muhammad menaiki langit ke 7, setelah sebuah perjalanan malam ajaib (MI’RAJ) dari Mekah ke Yerusalem, diatas kuda bersayap bernama Buraq. Ini berasal dari berbagai sumber : Testamen Ibraham (~200), Rahasia Enoch (chap.1.4-10 and 2.1), dan buku Persia tua berjudul Arta-I Viraj Namak.
      Quran menunjukkan bahwa Muhammad memutuskan hubungan dengan orang2 Yahudi pada tahun 624 dan memindahkan arah Kiblat (Surah 2.144 and 149-150) dari Yerusalem ke Mekah. Namun, dokumen yang ada dalam kepemilikan kami, yaitu Doctrina Iacobi Chronicler (dari tahun 661) dan dokumen Usup Sebeos (dari tahun 660) menunjukkan hubungan baik antara kaum Yahudi dengan kaum Ismaeli yang dahulu dikenal sebagai kaum Saracen. Sumber berikut dari Armenia bahkan menyebut gubernur Yerusalem adalah orang Yahudi pada tahap akhir masa penjajahan/conquest. Jadi, testimoni2 ini bertentangan dengan kesaksian dalam Quran.

      M E K A H
      Dalam Surah 3.96 dan 6.92 terdapat sebutan Mekah (Bakkah) yang merupakan tempat perlindungan pertama umat manusia, atau the “Mother of all settlement” karena Adam menempatkan batu hitam dalam Ka’bah pertama, namun dalam Sura 2.125-127 disebutkan bahwa Abraham dan Ishmael yang membangunnya kembali beberapa tahun kemudian.
      Riset oleh Patricia Crone dan Michael Cook menunjukkan bahwa Mekah tidak disebut2 dalam dokumen arkeologi sebelum permulaan abad ke 8. Ingatlah bahwa ini merupakan 1 abad setelah wafatnya Muhamad.
      Bahkan lebih aneh lagi adalah pernyataan kaum Muslim bahwa selain merupakan kota tua dan besar, Mekah juga pusat dagang Arab di abad ke7 dan sebelumnya.
      Pernyataan ini lebih mudah diperiksa kebenarannya karena bukti2 dokumen dari jaman itu cukup banyak. Dari riset ekstensif Bulliet bisa dikatakan dengan pasti bahwa pernyataan kaum Muslim ini SALAH. Ini dibuktikan lebih lanjut oleh Groom dan Muller yang mengatakan bahwa Mekah tidak mungkin berada pada rute perdagangan karena secara geografis ini berarti orang harus mengadakan detour ketimbang melewati rute normal, yaitu melalui jalur barat. (It would have
      entailed a detour from the natural route along the western ridge.)
      Bahkan Patricia Crone menambahkan “ Mekah adalah tempat gersang/kering dan tempat2 macam itu bukan pilihan pedagang. Mengapa karavan harus turun kedalam lembah gersang Mekah kalau mereka dengan mudah dapat berhenti di Ta’if ?”
      Ia juga menanyakan, komoditi macam apa di wilayah Arab saat itu bisa ditransportasi melewati jarak jauh dan alam kering, dan tetap bisa dijual dengan mendapatkan keuntungan yang cukup besar untuk mendukung pertumbuhan sebuah kota yang kedudukannya tidak strategis itu.”
      Faktanya adalah, pada abad2 tidak lama menjelang kelahiran Muhamad di tanah Arab ini tidak ada satupun jalur pedagangan internasional, apalagi di Mekah. Ternyata kebanyakan data mengenai asal pernyataan “Mekah sarang dagang” ini adalah gara2 riset tidak teliti seorang Yesuit, Henry Lammens, seorang “akademik yang tidak reliable”. Lammens menggunakan sumber2 abad pertama (seperti orang2 Romawi, Periplus dan Pliny) dan bukannya sumber2 sejarawan Yunani yang hidup lebih dekat pada masa tersebut seperti Cosmas, Procopius dan Theodoratos (P. Crone).
      Kenyataannya, di abad pertama, jalur perdagangan Yunani antara India dan negara2 Mediterania sepenuhnya bersifat maritim. Silahkan anda membuka atlas untuk mengerti mengapa. Tidak ada gunanya mengangkut barang dagangan melewati jalan darat yang cukup jauh jika jarak itu bisa ditempuh dalam separuh waktu lewat sungai/laut.
      Menurut Nn. Croone, pada masa kaisar Dioclesias, lebih murah bagi kerajaan Romawi untuk mengangkut gandum lewat laut sepanjang 780 km (1,250 miles) ketimbang mengangkutnya lewat jalan darat sepanjang 30 km (50 miles). Mengapa para pedagang dari India mengirim lewat laut barang dagangan mereka, menurunkannya di pelabuhan Aden dan meneruskan perjalanan di pundak onta sepanjang 780km lewat gurun gersang ?
      Jika Lammens melakukan riset secara benar, ia juga akan melihat bahwa jalur perdagangan Yunani-Romawi dengan India runtuh pada abad 3 AD (sesudah Masehi), sehingga pada jaman Muhammad tidak ada jalur darat maupun pasar Romawi yang menjadi tujuan barang dagang tersebut. Croone juga menunjukkan bahwa, seandainya Lammens meluangkan waktu untuk membaca sumber2 Yunani kuno, ia akan menemukan bahwa orang2 Yunani—tujuan barang dagangan tsb—belum pernah mendengar nama kota Mekah. Kalau memang tempat itu begitu penting, tentunya mereka
      yang akan menerima barang dagangan tersebut pasti mengetahui eksistensinya. Namun, kita TIDAK MENEMUKAN SEDIKIT KETERANGAN PUN, kecuali bahwa orang Yunani menyebut kota2 Ta’if dan Yathrib (kemudian dinamakan Medina), juga Khaybar di bagian utara. Tidak adanya sebutan Mekah dalam dokumen historis memang merupakan fakta problematik dalam membuktikan keberadaan sebuah kota yang dianggap pusat kelahiran Islam.
      Bahkan terdapat kebingungan dalam tradisi Islam tentng dimana sebenarnya letak Mekah. Menutut riset J. van Ess, baik pada masa perang sipil pertama dan kedua, ada kesaksian tentang orang2 yang bergerak dari Medina ke Iraq, lewat Mekah. Namun kota MEKAH itu terletak di bagian south-west Medina sementara Iraq berada di belahan north-east. Maka kota perlindungan Islam, menurut tradisi tersebut terletak di bagian timur Medinah, yaitu arah berlawanan dari letak Mekah sekarang! Ini mengakibatkan kebingungan. Bukan hanya bukti2 dokumenter Arab dan Yahudi tentang penanggalan saling kontradiksi, namun kota pusat Islam itu dikenal hanya jauh kemudian.

      BUKTI ARKEOLOGIS ARAH KIBLAT
      Dikatakan bahwa arah kiblat ditetapkan pada Mekah pada sekitar tahun 624. Namun bukti2 arkeologis yang masih berlangsung pada mesjid2 pertama yang dibangun pada abad ke7 oleh arkeolog2 Creswell dan Fehervari mengenai 2 mesjid Umayyad di Iraq dan didekat Baghdad, menujukkan bahwa Kiblat tidak diarahkan pada Mekah tetapi jauh ke utara. Mesjid Wasit malah melewati Mekah sebanyak 33 derajat dan mesjid Baghdad sebanyak 30 derajat. Ini sesuai dengan kesaksian Balahhuri (yang disebut Futuh) bahwa Kiblat mesjid pertama di Kufa, Iraq, yang dibangun tahun 670 mengarah ke barat, padahal kalau mau mengarah ke Mekah, seharusnya mengarah ke selatan.
      Mesjid Amr b. al As diluar Kairo di Mesir menunjukkan bahwa arah Kiblat menunjuk jauh ke utara sampai harus diperbaiki oleh gubernur Qurra b. Sharik. Bukti2 diatas menunjukkan bahwa Kiblat tidak diunjukkan pada Mekah tetapi pada sebuah kota jauh di utara, kemungkinan didekat Yerusalem. Ini diperkuat oleh penulis Kristen dan pelancong Yakub dari Edessa, yang tulisannya berasal dari tahun 705 dan merupakan saksi mata di Mesir. Ia menulis bahwa kaum Mahgraye (nama Yunani bagi kaum Saracen) di Mesir bersolat menghadap ke timur dan TIDAK ke selatan atau tenggara (menghadap Mekah). Suratnya (yang disimpan di British Museum) memang merupakan pembuka mata. Oleh karena itu bisa disimpulkan bahwa sampai tahun 705 pun, arah kiblat ke Mekah BELUM JUGA DITETAPKAN.
      Menurut Dr. Hawting, dari SOAS (School of Oriental and African Studies di London), penemuan arkeologis baru juga menunjukkan bahwa sampai saat itu, kaum Muslim (atau disebut juga kaum Hagar, dari nama ibu Ishmael, yang dihamili nabi Ibrahim) memang solat tidak mengarah ke Mekah tetapi ke utara, kemungkinan besar Yerusalem. NAMUN QURAN MENGATAKAN KEPADA KITA (dalam Surah 2) BAHWA ARAH KIBLAT ADALAH MENUJU MEKAH, kira2 2 tahun setelah Hijrah, atau sekitar 624 dan tidak pernah berubah sampai sekarang.
      Apa yang terjadi disini ? Mengapa Kiblat tidak mengarah kepada Mekah sebelum tahun 705 ? Mari sekarang kita melihat Yerusalem.

      THE DOME OF THE ROCK
      Dome megah ini didirikan oleh Abd al-Malik pada tahun 691 dan sampai sekarang masih berdiri. Pertama, kita harus mengingat bahwa the Dome of the Rock bukan sebuah mesjid karena tidak memiliki arah kiblat. Hanya sebuah gedung oktagonal dengan 8 pilar. Muslimin puas dengan keterangan bahwa Dome ini didirikan guna memperingati malam Muhamad terbang ke surga guna berbicara dengan Musa dan Allah tentang jumlah sholat yang harus dipatuhi pengikut. Namun, menurut riset oleh Van Berchem dan Yehuda Nevo, kaligrafi disana tidak menyebutkan apa2 tentang Mi’raj NAMUN MENOLAK STATUS KETUHANAN YESUS, PENERIMAAN PARA NABI, PENERIMAAN WAHYU OLEH MUHAMAD DAN PENGGUNAAN ISTILAH “Islam” DAN “Muslim”.
      Mengapa, kalau memang khusus didirikan untuk memperingati Mi’raj Nabi gedung itu tidak menyebut sepatah katapun tentangnya ??? Gedung megah ini yang didirikan pada masa2 kelahiran Islam menunjukkan bahwa GEDUNG INILAH DAN BUKAN MEKAH yang merupakan tempat perlindungan Islam pertama dan pusat kelahiran Islam sampai paling tidak abad ke7.
      Menurut tradisi Islam, kalif Sulaiman, yang berkuasa antara tahun 715-717, pergi ke Mekah dan bertanya tentang naik haji. Ia tidak puas dengan jawaban yang diterimanya disana dam memilih untuk mengikuti Abd al-Malik (i.e. melancong ke the Dome of the Rock). Fakta ini saja, kata Dr. Hawting, menunjukkan bahwa bahkan pada abad ke 8 sudah adanya ketidakpastian tentang letak tempat lahirnya Islam. Menurut tradisi, WALID I, kalif yang berkuasa antara 705-715 menulis kepada semua daerah, memerintahkan penghancuran dan peluasan mesjid2. Mungkinkah ini saat Kiblat ditetapkan kearah Mekah ? Kalau iya, ini menunjukkan kontradiksi besar2an dengan Quran.
      Dr. John Wansbrough, otoritas terbesar dalam tradisi dini Islam, menunjukkan pengamatan menarik terhadap Muhamad. Sumber2 non-muslim terbaik masa ini diberikan oleh kaligrafi Arab pada batu2an yagn tersebar di gurun dan daratan Syria-Yordan, khususnya di gurun Negev. Alm. Yehuda Nevo, dari Universitas Yerusalem, melakukan riset ekstensif dan menerbitkan hasilnya pada tahun 1994 dalam bukunya “Toward a Prehistory of Islam/Menuju Masa pra-sejarah Islam”, yang saya jadikan bahan acuan disini.
      Nevo menemukan dalam teks2 religius Arab, dari satu setengah abad kekuasaan Arab (abad ke 7 dan ke adanya sebuah kepercayaan monotheis yang “jelas2 bukan Islam, namun sebuah kepercayaan dari mana Islam bisa berkembang” (“demonstrably not Islam, but a creed from which Islam could have developed”.) Ia juga menemukan bahwa dalam semua institusi religius selama masa SUFYANI (th 661-684) tidak ada sedikitpun sebutan tentang Muhammad atau petunjuk bahwa Muhamad adalah nabi Allah. Ini benar, sampai sekitar tahun 691, dimana tujuan utama inskripsi adalah religious atau hanya commemorative, seperti inskripsi pada bendungan didekat Ta’if, yang didirikan oleh Kalif Muâwiya pada tahun 660-an. Absennya nama Muhamad pada inskripsi2 kuno adalah penting.
      Kemunculan pertama nama Muhamad rasul Allah ditemukan pada coin Arab-Sassanian dari Xalib ben Abdallah dari tahun 690, yang dibuat di Damaskus. Pernyataan Kepercayaan, termasuk Tauhid (KeTunggalan Allah), pernyataan bahwa Muhammad rasulAllah dan penolakan keTuhanan Jesus (rasul Allah wa-abduhu) ditemukan dalam inskripsi Abd al-Malik dalam the Dome of the Rock, tertanggal 691. SEBELUMNYA, PERNYATAAN KEPERCAYAAN MUSLIM TIDAK DAPAT DIPASTIKAN.
      Setelah dinasti MAARWANID (sampai 750), nama Muhammad biasanya timbul dalam pernyataan religius, seperti pada coin, milestones and papyrus “protocols”. Namun, papirus bahasa Arab pertama di Mesir, dalam bentuk bukti penerimaan pajak tahun 642, ditulis dalam bahasa Yunani dan Arab dan menganut judul “BASMALA”, namun karakternya bukan Kristen maupun Muslim.
      Inskripsi2 dalam the Dome of the Rock, walaupun mengandung teks religius, tidak pernah menyebut nama nabi atau kepercayaan Muslim, 30 tahun setelah kematian Muhammad, walaupun menganut suatu bentuk monotheisme yang berkembang dari gaya literatur Yahudi-Kristen. Lebih2 lagi, ketika kepercayaan itu diperkenalkan pada masa MARWANID (setelah 684) it is carried almost “overnight”. Tiba2, kepercayaan itu menjadi satu2nya deklarasi religius negara. Namun lagi2 tidak begitu saja diterima rakyat.
      Menurut Y. Nevo, rumusan Mohammedan ini hanya dimulai digunakan dalam inskripsi umum pada jaman Kalif Hisham (724-743). NAMUN WALAUPUN MEREKA PEGIKUT MUHAMAD, MEREKA BUKAN MUSLIM. Untuk itu, kata Nevo, kita harus menunggu sampai permulaan abad ke 9 (sekitar 822), bersamaan dengan ditemukannya Quran tertulis pertama. Jelaslah bahwa bukan semasa hidupnya Muhamad diangkat kepada posisi nabi, BAHKAN KETIKA ITU, KEPERCAYAAN KEPADA MUHAMAD TIDAK SAMA DENGAN APA YANG DITEMUKAN SEKARANG.

      Q U R A N
      Sumber2 menunjukkan bahwa buku ini disusun secara tergesa2. Wansbrough mengatakan bahwa “nampak jelas bahwa buku ini tidak memiliki struktur keseluruhan, sering tidak jelas, baik dari segi bahasa maupun isi, menghubung2i materi yang terpisah2 dan cenderung mengulang-ulang anak- kalimat dalam berbagai versi. Atas dasar ini dapat disimpulkan bahwa buku ini adalah produksi editing tidak sempurna di masa kemudian dari bermacam2 tradisi” seperti dikutip dalam buku Crone-Cook “Hagarism”.
      Mengenai kapan Quran itu disusun kami hanya bisa menerka dari penanggalan manuskrip2 yang ada. Dari sini, kami bisa menyimpulkan bahwa Quran tidak eksis sebelum akhir abad ke 7. Referensi tertua dari luar tradisi literatur Islam mengenai sebuah buku yang dinamakan dengan “Quran” timbul pada pertengahan abad 8 dari tulisan pembicaraan antara seorang Arab dan seorang pendeta dari Bet Hale. Namun ini belum tentu menunjuk pada buku yang kita kenal sekarang. Baik Crone maupun Cook menyimpulkan bahwa selain referensi kecil ini, tidak ada indikasi apapun bahwa Quran eksis sebelum akhir abad ke 7.
      Dalam riset mereka, baik Crone dan Cook bersikeras bahwa kemungkinan besar, Quran (atau dalam bentuk permulaan) disusun sebagai bukunya Muhamad pada masa gubernur HAJJAJ BEN YUSUF (663-714), sekitar tahun 705. Dari kesaksian Leo by Levond, gubernur Hajjaj nampak telah mengumpulkan semua tulisan2 lama kaum Hagarene dan menggantikannya dengan versi yang disusun “menurut keinginannya, dan membagikannya kepada siapaun di negerinya”. Ini juga sesuai dengan fakta bahwa baik manuskrip Quran di Samarqand dan Topkapi (di Turki), Quran tertua yang kita miliki, ditulis dalam bahasa Kufic, dialek Persia dari Kufa, dan bukan bahasa Arab.
      Kesimpulan masuk akal adalah bahwa dalam masa inilah Quran memulai perkembangannya, kemungkinan ditulis, sampai akhirnya disahkan pada pertengahan sampai akhir abad 8 sebagai Quran yang kita kenal sekarang. Namun demikian, bukti2 arkeologis tentang keberadaan Quran adalah yang paling problematik. Bekas2 bangunan dan inskripsi dari daerah itu dari abad 7 dan 8 tidak hanya menunjukan kontradiksi bahwa Muhamad mengesahkan Kiblat semasa hidupnya, atau bahwa ia yang menyusun Quran yang kita kenal sekarang, bahkan asal usul ke-nabiannya juga diragukan. Ini merupakan
      penemuan penting dan problematik. Sekarang kita menemukan coin2 yang katanya mengandung tulisan Quran, tertanggal 685, yang dibuat pada masa Abdul Malik. Lebih2 lagi, the Dome of the Rock yang dibangunnya pada tahun 691 menunjukkan ketidaksesuaian antara inskripsinya dengan pernyataan dalam Quran. Dua ahli etymologi, Van Berchem and Grohmann, setelah riset ekstensif terhadap inskripsi ini mengatakan bahwa mereka mengandung “variant verbal forms, extensive deviances, as well as omissions from the text which we have today” (“Arabic Papyri from Hirbet el-Mird” as cited by Crone-Cook).
      Jika inskripsi2 ini berasal dari Quran, dengan berbagai macam variasi. bagaimana mungkin Quran disahkan (dikanonisasi) sebelum akhir abad ke 8 ? Orang hanya bisa menyimpulkan bahwa terjadi sebuah evolusi dalam penyusunan Quran, KALAU MEMANG MEREKA ASALNYA DIKUTIP DARI QURAN.

      KESIMPULAN SINGKAT :

      1. Kaum Yahudi dan Arab bersahabat sampai paling tidak tahun 640.
      2. Yerusalem adalah Holy Sanctuary for Islam sebenarnya sampai permulaan abad ke 8.
      3. Mekah tidak dikenal sebagai kota yang viable sebelum akhir abad ke 7 dan tidak juga dikenal sebagai rute perdagangan.
      4. Kiblat baru ditetapkan kearah Mekah setelah abad ke 8.
      5. Muhammad tidak dikenal sebagai rasul semua rasul sebelum akhir abad ke 7.
      6. Referensi paling pertama tentang adanya Quran tidak ada sebelum pertengahan abad ke 8.
      7. Tulisan Quran original tidak serupa dengan teks Quran sekarang. Quran yang kita miliki sekarang BUKAN Quran yang seharusnya dikumpulkan dan dikanonisasi kalif Uthman pada tahun 650, seperti diakui kaum muslimin.
      8. Quran yang kita miliki sekarang (sejak tahun 790) tidak ditulis 16 tahun setelah wafatnya Muhamad, melainkan 160 tahun kemudian.
      ─────────────

      BUKTI ARKEOLOGIS MELAWAN QURAN
      http://debate.org.uk/

      Sampai kiamatpun Muslimin bersikeras bahwa Qur’an adalah kata2 final Tuhan. Namun, mana bukti sejarahnya? Bukti manuskrip, dan arkeologis semuanya tidak berhasil membuktikan claim2. Dlm tulisan paling akhir (Isa Masih no. 6, p8-9) kami menunjukkan kekurangan2 dlm manuskrip2 Quran. Disini kami menunjukkan bukti melawan Islam dari sumber2 dokumen non Muslim dan arkeologi modern.
      SUMBER2 YAHUDI
      Qur’an menyiratkan bahwa Muhamad memutuskan hubungannya dgn Yahudi thn 624 AD, segera setelah Hijrah ke Mekah. Pada saat itu, Kiblat dipindahkan dari Yerusalem ke Mekah (Surah 2:144, 149-150). Namun, sumber2 non-Muslim, Doktrin Iacobi dan Kronikel Armenia dr thn 660 AD, menunjukkan bahwa pd tahun 640, saat penaklukan Palestina, Arab dan Yahudi adalah sekutu. Muhamad mendirikan masy Ishmaeli dan Yahudi berdasarkan tanah kelahiran mereka yg sama di tanah suci. Hubungan baik ini berlangsung sampai paling tidak 15 tahun setelah tgl Quran tsb.
      M E K A H
      Menurut Qur’an, Mekah merupakan kota yang pertama dan paling penting di dunia. Adam menempatkan batu hitan di Ka’bah asli, sementara Abraham dan Ishmael membangun kembali Ka’bah Mekah berabad2 kemudian (Sura 2:125-127). Mekah dikatakan sbg pusat perdagangan sebelum jamannya Muhamad.
      Namun tidak ada bukti2 arkeologisnya. Kota kuno besar macam itu tentulah disebut2 dlm sejarah kuno. Namun, sebutan paling dini ttg Mekah sbg sebuah kota ada di Continuato Byzantia Arabica, dokumen abad ke 8 !
      Mekah jelas bukan rute perdagangan daratan yg alami – Mekah adalah lembah gersang dan orang harus belok sepanjang 100 mil utk dapat mencapainya.Setelah abad pertama, hanya ada perdagangan maritim Yunani-Romawi dgn India, yg diawasi pelabuhan Laut Merah Ethiopia, Adulis, dan bukan oleh Arab. Kalau Mekah bukan sebuah kota yg mapan, kecuali setleah jamannya Muhamad, maka ini membuat Quran sangat diragukan.

      A R K E O L O G I

      Qiblat
      Menurut Qur’an, Qiblat diarahkan ke Mekah pd thn 624 AD, 2 tahun setelah Hijrah (Sura 2:144, 149-50). Namun bukti2 arkeologis paling dini dari mesjid yg dibangun pada permulaan abad ke 8 menunjukkan bahwa kota suci mereka bukanlah Mekah, tetapi lebih dekat ke arah Yerusalem.
      Qiblat mesjid pertama di Kufa, Iraq, dibangun th 670 AD, dan menunjuk ke BARAT ketimbang ke selatan, gambar2 arsitektur dari 2 mesjid Umayyad (650-750 AD) di Iraq, menunjukkan bahwa Qiblat berorientasi jauh ke utara. Mesjid Wasit melenceng sampai 33 derajad, mesjid Baghdad sampai 30 derajad. Mesjid ‘Amr b. al ‘As didekat Cairo, juga menunjuk ke Kiblat terlalu jauh ke utara dan harus diperbaiki oleh sang gubernur.
      Jacob dari Odessa, penulis dan pelancong Kristen, merupakan saksi mata menulis ttg Mesir sekitar 705 AD. Suratnya dlm British Museum menyebut ttg kaum ‘Mahgraye’ (istilah Yunani bagi Arab) di Meesir berdoa menghadap ke timur, menuju Ka’bah, dgn kata lain menuju Palestina, dan bukan Mekah.
      Jadi bukti menunjuk kpd lokasi bukan di Mekah, tetapi di Arab Utara atau bahkan Yerusalem, sampai permulaan abad ke 8. Tidak mungkin Muslim2 pada abad permulaan Islam salah menghitung arah. Merkea pedagang dari gurun pasir dan tukang caravan yang mahir membaca arah bintang di langit utk menentukan arah pelancongan mereka. Bgm lagi mereka melakukan ibadah haji, yang pada saat itu saja sudah diresmikan ? Ada ketidakcocokan besar antara Qur’an dan arkeologi
      modern. Yang paling penting, Walid I, kalif th 705 – 715, menulis kesemua wilayah memerintahkan penghancuran dan pelebaran semua mesjid. Mungkinkah bahwa saat itu Kiblat baru dipindahkan ke Mekah ?

      Dome Of The Rock
      Kemungkinan alasan mengapa mesjid2 kuno menghadap Palestina bisa ditemukan di Yerusalem. Di pusat kota itu terletak the ‘Dome of the Rock’, bangunan yg didirikan ‘Abd al-Malik th 691 AD. Ini dianggap sbg tempat Islam paling suci nomor 3 setelah Mekah dan Medinah. Gedung ini nampaknya bukan ingin digunakan sbg mesjid, karena tidak adanya Qiblat dan betnuk oktagonalnya menunjukkan gedung itu digunakan agar orang dapat berkeliling memutarinya. Muslim percaya bahwa ini memperingati Isra Mi’raj, malam Muhammad naik ke surga dan berbicara dgn Allah dan Musa mengenai jumlah solat yg diwajibkan kpd pengikut.
      Namun, tulisan2 pada tembok2 gedung itu tidak menyebut apa2 ttg Isra Mi’raj tetapi kutipan2 Quran yg dimaksudkan khususnya bagi Kristen. Mungkin gedung ini dibangun sbg tempat suci Islam, sebelum Mekah diresmikan sbg tempat tersuci Islam. Tradisi Muslim memang menunjukkan bahwa the Dome of the Rock dulu memang pusat religius Islam. Kalif Suleyman, yg berkuasa sampai th 717 AD, pergi ke Mekah utk bertanya ttg ibadah Haji. Ia tidak puas dgn jawaban yg didapatkan dan emmilih utk mengikuti ‘Abd al-Malik, yg melancong ke the Dome of the Rock.
      Mungkinkah kiblat2 mesjid2 pertama dulu diarahkan kepada the Dome of the Rock dibawah perintah Walid I pada permulaan abad ke 8? Alm Yehuda Nevo dari Universitas Yerusalem men-survey ukiran2 Arab pada batu2 yg tersebar di gurun Negev dan Syro-Jordania. Risetnya memberikan gambaran berguna atas sejarah Muhammad dari sumber2 non-Muslim kontemporer.
      Dlm teks religius dari jaman Sufyani (661-684 AD) ada sebuah kepercayaan monotheistic TETAPI TIDAK ADA RUJUKAN KPD MUHAMAD ! Namanya hanya muncul setelah 690 AD. Tulisan Muhammad Rasulullah tampil pertama kali dlm uang keping Arab-Sassania dari th 690 AD, di Damascus. Lebih penting lagi, ketiga unsur kepercayaan kpd Tauhid, Muhamad Rasulullah dan rasul Allah wa-’abduhu (sifat kemanusiaan Yesus) ditemukan dlm tulisan ‘Abd al-Malik dlm the Dome of the Rock, tertgl 691 AD. Sebelum ini, prinsip2 kepercayaan Muslim tidak dapat dipastikan.
      Jadi selama 60 tahun penuh setelah kematian Muhamad, kalimat syahadat Arab TIDAK MENCAKUP MUHAMAD.
      Tetapi sebuah prinsip kepercayaan monotheis yg megnembangkan konsep2 Judaeo-Kristen dlm gaya literature khusus. Saat syahadat dgn nama Muhammad diberlakukan selama periode Marwanid (setelah 684 AD) tiba2 bentuk deklarasi itulah tampil sbg satu2nya bentuk dlm dokumen2 formal. Jadi peningkatan status Muhammad sbg nai universal hanya terjadi pada akhir abad ke 7, lama setelah kematiannya.

      Q U R A N
      Jelas Qur’an mengalami transformasi selama 100 tahun setelah kematiannya. Tulisan2 yg dikenal sbg tulisan Quran pada keping2 dan di the Dome of the Rock selama masa ‘Abd al-Malik dari 685 AD, BERBEDA dgn teks Quran sekarang. Qur’an tidak mungkin dikanonisasi selama masa hidup Muhamad, tetapi pasti mengalami proses evolusi. Rujukan paling dini kpd sebuah buku yg dinamakan Qur’an tidak datang dari Mekah melainkan di Arab Utara, bahkan Yerusalem, pada permulaan abad 8.
      Tidak mungkin Muslim2 pertama salah tebak arah Mekah, mereka mahir menggunakan bintang sbg penunjuk jalan. Bagaimana mungkin mereka bisa mengadakan ibadah haji yg sudah dikanonisasikan pada jaman itu ?
      Ada kepincangan besar antara Qur’an dan arkeologi modern.
      Dimasa lalu Qur’an dilindungi dgn semacam embargo – tetapi kini Muslim tidak lagi dapat menghindar bukti2 yg semakin menumpuk yg justru melemahkan Quran.

  4. air zam zam Air zam-zam itu penuh berkah. Ia makanan yang mengeyangkan (dan obat bagi
    penyakit)” (HR. Muslim)
    Zamzam (زمزم) dalam bahasa Arab berarti banyak, melimpah-ruah. Air zamzam dianggap sebagai air yang diberkahi Allah.

    Zamzam merupakan sumur mata air yang terletak di kawasan Masjidil Haram, sebelah tenggara Kabah, berkedalaman 42 meter. Menurut riwayat, mata air tersebut ditemukan pertama kali oleh Siti Hajar setelah berlari-lari bolak-balik antara bukit Safa dengan bukit Marwah, atas petunjuk Malaikat Jibril, tatkala Ismail, putera Siti Hajar, mengalami kehausan di tengah padang pasir, sedangkan persediaan air tidak ada.

    Sejarah Air Zam Zam
    Air yang terbaik di muka bumi ini adalah air zam-zam. Air zam-zam adalah air suci yang telah dinikmati oleh umat Islam di seluruh dunia. Kisah sumur zam-zam ini berawal sejak 4000 tahun yang lampau. Pada saat itu masih menjadi bagian dari gurun Sahara yang gersang dan tandus, bukti bahwa tempat tersebut tidak pernah dihuni. Lalu Ibrahim AS bersama istrinya Siti Hajar dan putranya Ismail datang dan bermukim di tempat ini untuk memenuhi perintah Allah Subhanhu Wa Ta’ala.

    Pada suatu saat Ibrahim AS sedang pergi untuk beberapa lama, persediaan makanan dan minuman habis. Bahkan ASI dari Siti Hajar pun mengering. Hidup ibu dan anak laki-laki itu terancam haus dan lapar. Siti Hajar lalu berusaha mencari air dengan berlari-lari kecil dari bukit Safa ke bukit Marwah sambil memohon kepada Allah apa saja untuk putranya. Setelah 7 kali pergi-pulang, terjadilah keajaiban. Air memancar dari antara kedua kaki putranya dengan kehendak Allah yang memerintahkan malaikat Jibril. Dengan memukul bumi, maka terpancarlah air. Itulah air zam-zam.

    Beberapa tahun kemudian, Ibrahim AS datang dan langsung bersujud kepada Allah. Ia lalu membangun, meninggikan kembali Baitullah dibantu anaknya Ismail dan menjadikan tempat tersebut sebagai tempat ibadah kepada Allah Subhanhu Wa Ta’ala.

    Sumur zam-zam memberikan manfaat yang begitu besarnya bagi umaat manusia di dunia. Pertolongan Allah tiba dengan ditemukannya sumur zam-zam. Air yang membawa berkah, diminum penduduk Makkah dan peziarah haji. Pemeliharaan zam-zam menjadi tanggung jawab Abdul Muthalib. Penduduk di sekitar Makkah mengambil air zam-zam untuk kebutuhan mereka sehari-hari.

    Seiring dengan waktu, banyak nama diberikan kepada sumur zam-zam. Nama lain dari sumur zam-zam seperti hentakan Jibril, minuman dari Allah, yang tidak tercela untuk Ismail, pembawa berkah, bermanfaat, berprasangka baik, menggembirakan, murni, membawa kebaikan, terjaga, menyelamatkan, yang mencukupi, bergizi, yang suci, mulia, penghibur, penyembut penyakit, makanan yang mengenyangkan, dan lain sebagainya. Pada saat Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam menaklukkan Makkah, tanggung jawab Abdul Muthalib kemudian dipegang oleh Rasulullah.

    Zam-zam adalah makanan yang mengenyangkan, penawar penyakit, bergantung pada niatnya. Pada awalnya, menimba adalah menjadi satu-satunya cara untuk mengambil airnya. Lalu diadakan perhatian khusus bahwa tempat suci ini memang harus lebih diperhatikan sebab banyak sekali jemaah haji pada jaman dahulu bergerombol di sumur zam-zam ini untuk minum dan berwudhu serta ada pula yang menyiramkan ke tubuh mereka sebagai Tabarru sambil berdoa.

    Lalu dipikirkan agar dirubah sedemikian rupa agar orang-orang dapat beribadah dengan lebih baik dan khusu’. Maka dipasanglah pompa-pompa dan peralatan penyaringan oleh Insinyur Yahya Kusyak untuk memastikan agar warna, rasa, dan bau air tidak terpengaruh. Caranya adalah memasukkan air dari penyaringan ke dalam alat ultra violet yang dapat mensterilkan dan membersihkan dengan kekuatan 30 ribu liter per jam. Lalu air keluar melalui pipa lain yang dapat langsung digunakan. Dengan kesungguhan dan ketekunan para penanggung jawab, peralatan tersebut selesai dan dioperasikan pada tahun 1975. Setelah pemasangan alat penyaringan air, dipasang juga alat penjaga kemurniannya.

    Telah dilakukan pula penelitian lebih mendalam terhadap struktur, kondisi dan senyawa yang terdapat dalam air zam-zam. Pada Sabtu sore tanggal 17 Jumadilawal tahun 1399 Hijriyah, Insinyur Yahya beserta beberapa penyelam mandi dan berwudhu serta mensucikan diri, mereka turun masuk ke dalam sumur zam-zam yang penuh berkah itu.

    DIlaporkan bahwa kedalaman sumur zam-zam adalah 30,5 meter, 17,5 meter terdiri dari bebatuan granit. Saat penyelaman, dilakukan juga pembersihan sumur zam-zam. Berbagai macam benda diangkat dari dasar sumur. Di antaranya ada kepingan mata uang dari berbagai jenis logam dan berbagai negara. Ada juga batu mulia, berbagai jenis cincin, juga kepingan logam mulia, benda-benda dari gerabah dan keramik dari kuningan.

    Air zam-zam adalah air suci seperti kata Rasul bahwa air terbaik di muka bumi ini adalah air zam-zam. Disabdakan pula oleh Rasul, ”Air zam-zam tergantung pada niat meminumnya.” Bagi yang minum dengan ikhlas, ia akan terbebas dari dahaganya. Allah memberikan keutamaan pada zam-zam untuk mencurahkan alirannya sebagai minuman dan penawar penyakit.

    Misteri Air Zam Zam
    Air zam-zam banyak sekali khasiatnya dan mempunyai berbagai misteri. Tak tak banyak yang tahu bagaimana caranya sumur zam-zam bisa mengeluarkan puluhan juta liter pada satu musim haji, tanpa pernah kering satu kali pun. Seorang peneliti pernah diperintahkan raja Faisal menyelidiki sumur zam-zam untuk menjawab tuduhan kotor seorang dokter dari Mesir.

    Di Mekah kita tak perlu khawatir dengan air minum. Di setiap sudut masjidil Haram kita bisa menemukan air zam zam, lengkap dengan cangkir sekali pakainya. Tinggal pijit, langsung bisa diminum, dan gratis lagi. Di area Masjidilharam, di tempat tawaf, tempat sai, di halaman masjid selalu tersedia air yang berkhasiat ini. Ketika pulang dari Masjidilharam, banyak jamaah mengisi dulu botol airnya dengan zamzam lalu ditenteng ke pemondokan. Lumayan, menghemat uang Real, tak perlu belanja air mineral atau memasak air di dapur.

    Berapa Juta Liter air zamzam?
    Berapa banyak air zam-zam yang di kuras setiap musim haji? Mari kita hitung secara sederhana. Jamaah haji yang berdatangan dari seluruh penjuru dunia pada setiap musim haji dewasa ini berjumlah sekitar dua juta orang. Semua jemaah diberi 5 liter air zam-zam ketika pulang nanti ke tanah airnya. Kalau 2 juta orang membawa pulang masing-masing 5 liter zam-zam ke negaranya, itu saja sudah 10 juta liter. Disamping itu selama di Mekah, kalau saja jamaah rata-rata tinggal 25 hari, dan setiap orang menghabiskan 1 liter sehari, maka totalnya sudah 50 juta liter !!. Ini hanya gambaran saja, betapa luar biasanya air zamzam ini dikonsumsi manusia, tanpa pernah kering!

    Itulah salah satu keanehannya. Puluhan juta liter air bisa keluar dari sumur di Mekah ini yang letaknya di tengah padang pasir yang kering. Daerah gurun yang hujannya saja cuma 2 kali setahun. Dan air itu keluar dari sumur air yang hanya seukuran sekitar 5 x 4 meter sedalam 40an meter, bukan dari bendungan seukuran Waduk Ombo misalnya. Allahu akbar.

    Keanehan air Zamzam
    Pada tahun 1971, seorang doktor dari negeri Mesir mengatakan kepada Press Eropah bahwa air Zamzam itu tidak sehat untuk diminum. Asumsinya didasarkan bahwa kota Mekah itu ada di bawah garis permukaan laut. Air Zamzam itu berasal dari air sisa buangan penduduk kota Mekah yang meresap, kemu dian mengendap terbawa bersama-sama air hujan dan keluar dari sumur Zamzam. Masya Allah.

    Tentu saja ini merupakan prasangka buruk yang merugikan dunia Islam. Berita ini sampai ke telinga Raja Faisal yang amat marah mendengarnya. Beliau lalu memerintahkan Mentri Pertanian dan Sumber Air untuk menyelidiki masalah ini, dan mengirimkan sampel air Zamzam ke Laboratorium-laboratorium di Eropah untuk ditest.

    Tariq Hussain, insinyur kimia yang bekerja di Instalasi Pemurnian Air Laut untuk diminum, di Kota Jedah, mendapat tugas menyelidikinya. Pada saat memulai tugasnya, Tariq belum punya gambaran, bagaimana sumur Zamzam bisa menyimpan air yang begitu banyak seperti tak ada batasnya.

    Hanya Sumur kecil
    Ketika sampai di dalam sumur, Tariq amat tercengang ketika menyaksikan bahwa ukuran “kolam” sumur itu hanya 18 x 14 feet saja (Kira-kira 5 x 4 meter). Tak terbayang, bagaimana caranya sumur sekecil ini bisa mengeluarkan jutaan galon air setiap musim hajinya. Dan itu berlangsung sejak ribuan tahun yang lalu, sejak zaman Nabi Ibrahim AS.

    Tariq mulai mengukur kedalaman air sumur. Dia minta asistennya masuk ke dalam air. Ternyata air sumur itu hanya mencapai sedikit di atas bahu pembantunya yang tinggi tubuhnya 5 feet 8 inci. Lalu dia menyuruh asistennya untuk memeriksa, apakah mungkin ada cerukan atau saluran pipa di dalamnya. Setelah berpindah dari satu tempat ke tempat lainnya, ternyata tak ditemukan apapun!.

    Dia berpikir, mungkin saja air sumur ini disuppli dari luar melalui saluran pompa berkekuatan besar. Bila seperti itu keja dian nya, maka dia bisa melihat turun-naiknya permukaan air secara tiba-tiba. Tetapi dugaan inipun tak terbukti. Tak ditemukan gerakan air yang mencurigakan, juga tak ditemukan ada alat yang bisa mendatangkan air dalam jumlah besar.

    Selanjutnya Dia minta asistennya masuk lagi ke dalam sumur. Lalu menyuruh berdiri, dan diam ditempat sambil mengamati sekelilingnya. Perhatikan dengan sangat cermat, dan laporkan apa yang terjadi, sekecil apapun. Setelah melakukan proses ini dengan cermat, asistennya tiba-tiba mengacungkan kedua tanganya sambil berteriak: Alhamdulillah, Saya temukan dia! Pasir halus menari-nari di bawah telapak kakiku. Dan air itu keluar dari dasar sumur.

    Lalu asistennya diminta berputar mengelilingi sumur ketika tiba saat pemompaan air (untuk dialirkan ke tempat pendistribusian air) berlangsung. Dia merasakan bahwa air yang keluar dari dasar sumur sama besarnya seperti sebelum periode pemompaan. Dan aliran air yang keluar, besarnya sama di setiap titik, di semua area. Ini menyebabkan permukaan sumur itu relatif stabil, tak ada guncangan yang besar

    Seusai pengamatan itu, Tariq mengirimkan sampel air ke beberapa laboratorium di Eropah dan sebagian ke laboratorium di Saudi. Dan sebelum meninggalkan Kabah, dia berpesan kepada petugas di Mekah untuk menyelidiki keadaan sumur lainnya di sekitar Kabah.

    Sesampainya di kantornya di Jedah, dia mendapat laporan bahwa sumur-sumur lain di sekitar Mekah dalam keadaan kering. Jadi hanya sumur Zamzam yang penuh air. Allahu Akbar. Jika Allah menghendaki, apapun bisa terjadi.

    Mengandung zat Anti Kuman.
    Hasil penelitian sampel air di Eropah dan Saudi Arabia menunjukkan bahwa Zamzam mengandung zat fluorida yang punya daya efektif membunuh kuman, layaknya seperti sudah mengandung obat. Lalu perbedaan air Zamzam dibandingkan dengan air sumur lain di kota Mekah dan Arab sekitarnya adalah dalam hal kuantitas kalsium dan garam magnesium. Kandungan kedua mineral itu sedikit lebih banyak pada air zamzam. Itu mungkin sebabnya air zamzam membuat efek menyegarkan bagi jamaah yang kelelahan. Tambahan lagi, hasil laboratorium Eropah menunjukkan bahwa zamzam layak untuk diminum, sehat untuk diminum. Ini otomatis menjawab prasangka buruk doktor di awal tulisan tadi.

    Keistimewaan lain, komposisi dan rasa kandungan garamnya selalu stabil, selalu sama dari sejak terbentuknya sumur ini. Rasanya selalu terjaga, diakui oleh semua jemaah haji dan umrah yang selalu datang tiap tahun. Tak pernah ada yang complain. Dan Air zamzam ini tak pernah dicampur bahan kimia apapun seperti layaknya air PAM kita. Murni air sehat.
    Satu kehebatan lagi, sumur air zamzam tak pernah ditumbuhi lumut, padahal di seluruh dunia sumur itu selalu ditumbuhi lumut dan tumbuhan mikroorganisme.

    Bisa Menyembuhkan Penyakit.
    Diriwayatkan dalam Sahih Muslim, Nabi bertanya kepada Abu Dzarr, yang telah tinggal selama 30 hari siang malam di sekitar Kabah tanpa makan-minum, selain Zamzam. Siapa yang telah memberimu makan?. Saya tidak punya apa-apa kecuali air Zamzam ini, tapi saya bisa gemuk dengan adanya gumpalan lemak di perutku Abu Dzarr menjelaskan, Saya juga tidak merasa lelah atau lemah karena lapar, dan tak menjadi kurus. Tambah Abu Dzarr. Lalu Nabi saw menjelaskan: Sesungguhnya, Zamzam ini air yang sangat diberkahi, ia adalah makanan yang mengandung gizi.

    Nabi saw menambahkan: Air zamzam bermanfaat untuk apa saja yang diniatkan ketika meminumnya. Jika engkau minum dengan maksud agar sembuh dari penyakitmu, maka Allah menyembuhkannya. Jika engkau minum dengan maksud supaya merasa kenyang, maka Allah mengenyangkan engkau. Jika engkau meminumnya agar hilang rasa hausmu, maka Allah akan menghilangkan dahagamu itu. Ia adalah air tekanan tumit Jibril, minuman dari Allah untuk Ismail. (HR Daruqutni, Ahmad, Ibnu Majah, dari Ibnu Abbas).

    Rasulullah saw pernah mengambil air zamzam dalam sebuah kendi dan tempat air dari kulit, kemu dian membawanya kembali ke Madinah. Air zamzam itu digunakan Rasulullah saw untuk memerciki orang sakit dan kemu dian disuruh meminumnya. Itu sebabnya saat ini banyak jamaah yang membawa air zamzam untuk diberikan kepada famili dan kerabatnya di Tanah air.

    Yusria Abdel-Rahman Haraz dari negeri Arab, mengatakan bahwa ia terserang penyakit bisul di matanya. Sakitnya bukan main, tak bisa disembuhkan dengan obat. Dia hampir mendekati buta. Seorang dokter terkenal menasehati dia untuk diinjeksi dengan obat khusus, yang mungkin bisa menyembuhkan sakitnya. Tapi ternyata ada efek sampingannnya yang bisa membuat dia buta selamanya.

    Yusria sangat yakin akan kemurahan Allah. Dia lalu pergi melaksanakan umrah dan memohon kepada Allah menyembuhkan penyakitnya. Di Baitullah dia melakukan tawaf, yang saat itu tak terlalu padat dengan manusia. Dia lalu bisa tinggal lebih lama di lokasi air zamzam. Dia manfaatkan untuk terus membasuh kedua matanya yang sakit. Ketika dia kembali ke hotel, aneh, kedua matanya yang sakit menjadi sembuh, dan bisulnya berangsur hilang.

    Keja dian ini membuktikan ucapan Rasulullah saw di atas: Air zamzam bermanfaat untuk apa saja yang diniatkan ketika meminumnya. Jika engkau minum dengan maksud agar sembuh dari penyakitmu, maka Allah menyembuhkannya.

    Manfaat Air Zam Zam
    Dari Abu Dzar radhiyallaHu ‘anHu, Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam bersabda,

    “Air zam-zam itu penuh berkah. Ia makanan yang mengeyangkan (dan obat bagi penyakit)” (HR. Muslim IV/1922, yang terdapat di dalam kurung adalah menurut riwayat al Bazzar, al Baihaqi dan ath Thabari dan sanadnya shahih, lihat Majma’uz Zawaa-id III/286)

    Imam Ibnu Qayyim rahimahullah menceritakan pengalamannya berkaitan dengan cara menyembuhkan penyakitnya dengan air zam-zam yang dikombinasikan dengan metode ruqyah dari al Qur’an ini,

    Pada suatu ketika aku pernah jatuh sakit, tetapi aku tidak menemukan seorang dokter atau obat penyembuh. Lalu aku berusaha mengobati dan menyembuhkan diriku dengan surat al Fatihah, maka aku melihat pengaruh yang sangat menakjubkan.

    Aku ambil segelas air zamzam dan membacakan padanya surat al Faatihah berkali-kali, lalu aku meminumnya hingga aku mendapatkan kesembuhan. Selanjutnya aku bersandar dengan cara tersebut dalam mengobati berbagai penyakit dan aku merasakan manfaat yang sangat besar.

    Kemudian aku beritahu kepada orang banyak yang mengeluhkan suatu penyakit dan banyak dari mereka yang sembuh dengan cepat” (Zaadul Ma’aad IV/178 dan al Jawaabul Kaafi hal. 23)

    Penelitian Air Zam Zam
    Sebuah penelitian pernah dilakukan oleh Dr Nour Al Zuhair dan Prof Rita Khounganian dari King Saud University untuk membandingkan kandungan mineral air Zam-zam. Sebagai pembandingnya adalah air keran yang ada di Arab Saudi, yang juga sering dikemas dalam botol.

    Dari hasil penelitian tersebut seperti dikutip faculty.ksu.edu.sa, Senin (9/5/2011), salah satu kelebihan air Zam-zam adalah memiliki kandungan mineral khususnya fluoride yang lebih tinggi. Air Zam-zam yang diambil langsung dari sumbernya memiliki kadar fluoride 0,75 ppm sementara yang dialirkan melalui pipa sebanyak 0,68 ppm.

    Kadar ini lebih tingi dibandingkan rata-rata kandungan fluoride dalam air keran di Arab Saudi yang hanya sekitar 0,28 ppm. Sementara menurut organisasi kesehatan dunia, tubuh manusia mampu menerima kandungan fluoride dalam air minum hingga kadar 1,5 ppm.

    Bagi manusia, kadar fluoride yang tinggi dalam air minum bisa memberikan manfaat khususnya untuk menjaga kesehatan gigi dan mulut. Kekurangan fluoride bisa memicu gigi keropos atau dental caries yang jika memburuk bisa memicu infeksi pada gusi.

    Kelebihan lain dari Air zam-zam adalah memiliki kandungan ion kalsium yang lebih tinggi, yakni 96 ppm baik yang diambil dari sumbernya maupun yang dialirkan melalui pipa. Sementara kadar ion kalsium dalam air keran di Arab Saudi rata-rata hanya 75,2 ppm.

  5. KRISTEN PAGANISME BERKEDOK AJARAN YESUS
    Trinitas ini sesungguhnya merupakan adopsi dari agama
    pagan
    yang sangat populer pada saat itu, yaitu:
    1. Ajaran Trinitas di Mesir: Iziris, Auzuris, dan Huris.
    2. Ajaran Trinitas di India: Brahma, Wisynu, dan Syiwa.
    3. Ajaran Trinitas di Yunani: Zeus, Poseidon, dan Pedos.
    4. Ajaran Trinitas di Romawi: Jupiter, Nipton, dan Pluton.
    – Hari beribadah dilakukan pada SUN-DAY (minggu)
    – Yesus, Mithra, Osiris, Baachus mati utk Menebus dosa
    manusia
    – Salib kristen meniru salib mesir yg disebut ‘CRUX
    ANSATA’
    – Vatikan menggambarkan tuhan bapa amat sangat mirip
    dgn Zeus
    – Orang-orang Romawi merayakan tanggal 25 Desember
    sebagai
    hari kelahiran dewa matahari, Natalis Solis Invicti
    (“Kelahiran
    Matahari Yang Tak Terkalahkan”), dan pada akhirnya para
    pendeta
    pagan romawi yg kelak menjadi pendeta vatikan
    menetapkan
    tanggal 25 desember sbg hari kelahiran yesus. Adakah
    bukti Yesus
    lahir 25 Desember???
    Yesus terlahir dalam lingkungan Yahudi. Bahasa yg
    digunakannya
    adalah bahasa Ibrani. Tapi kenapa kitab-kitab perjanjian
    baru (Injil)
    hampir seluruhnya ditulis dalam bahasa Yunani ?.
    Seharusnya,
    kitab-kitab tsb ditulis dalam bahasa Ibrani, karena bahasa
    inilah
    bahasa yg digunakan oleh kaum Yahudi, kaum Yesus
    sendiri. Ini
    menunjukkan, bahwa agama Kristen, berkembang dalam
    kebudayaan Yunani. Sedangkan kebudayaan Yunani
    sangat
    dipengaruhi oleh kebudayaan Hindu.
    Dyaus dalam bahasa Sanskerta atau Zeus dalam bahasa
    Yunani,
    sampai sekarang tetap tidak berubah. Nama ini
    dioknumkan
    menjadi Zeus Pater atau Jupiter dalam kepercayaan
    Yunani, atau
    Zupitri dalam bahasa Sanskerta, sebagai Tuhan Bapak.
    Zeus =
    Dyaus = Theos = Tuhan, sedangkan Pater=Bapak=Pitar.
    Dalam Hinduisme, Tuhan dioknumkan sebagai Bapak
    (Zupitri),
    yaitu Brahma. Wisnu, yg merupakan oknum kedua adalah
    Anak
    Tuhan., yg dapat menjelma menjadi manusia dalam
    bentuk Krisna
    dan Rama. Sedangkan Shiwa, adalah Roh Suci. Dari
    kenyataan ini
    dapat kita lihat persamaan yg sangat akurat dengan
    Trinitas.
    Dalam Bhagavad Gita (Nyanyian Tuhan), pada ayat ke-14,
    dalam
    Kitab yang sama, Krishna bersabda kepada Arjuna :
    Karena aku adalah Tuhan
    Dalam tubuh ini
    Kehidupan abadi
    Tak akan musnah
    Aku adalah kebenaran
    Dan kebahagiaan selama-lamanya
    Adakah Anda melihat persamaan makna dgn salah satu
    ayat
    dalam Injil…?
    Siapakah Krishna….?. Krishna adalah penjelmaan Dewa
    Wishnu,
    melalui manusia biasa, Devanaki.
    Hal ini persis sama dengan dgn Yesus, yg diyakini oleh
    umat
    Kristen, sebagai Tuhan, yg dilahirkan oleh perempuan
    manusia
    bernama Maria.
    Kelahiran Yesus, diriwayatkan sama dengan kelahiran
    Krishna.
    Kelahiran Krishna digambarkan dalam Athar Veda, salah
    satu Kitab
    Suci Hindu sebagai berikut :
    Pada suatu malam, waktu raja Kansa tak dapat tidur,
    berdirilah
    baginda diteras istananya, digerakkan oleh suatu
    kekuatan gaib. Ia
    melihat bintang bergerak dan sinarnya jatuh ke Bumi. Ia
    bertanya
    kepada istrinya, Nysumba (seorang ahli sihir, pemuja
    Dewi Kali,
    yaitu dewi kerinduan dan kematian), tapi Nysumba tidak
    mengetahuinya. Maka dipanggillah Brahmana-Brahmana
    (Pendeta-
    Pendeta Hindu), untuk melihat bintang itu dan
    menceritakan
    kebenarannya. Pendeta-pendeta Hindu tsb, lalu
    menceritakan,
    bahwa itu adalah pertanda turunnya Tuhan ke dalam
    tubuh
    manusia yang dikandung oleh Devanaki, anak saudara
    perempuan
    baginda raja sendiri. Anak yg dikandung itulah yg akan
    menjadi
    Tuhan di dunia, raja dunia.
    Bandingkanlah riwayat ini dengan riwayat kelahiran Yesus,
    dalam
    Injil Matius, yg ditandai dengan bintang yg cemerlang yg
    bergerak,
    dan berhenti diatas tempat dimana Yesus dilahirkan.
    Karena riwayat kelahiran Krishna, jauh lebih tua dari
    riwayat
    kelahiran Yesus, sedangkan Injil yg berkembang adalah
    Injil
    berbahasa Yunani, dimana kebudayaan Yunani sangat
    dipengaruhi
    oleh kebudayaan Hindu, maka apa yg dapat kita
    simpulkan dari
    kenyataan ini………?.
    Yang dapat kita simpulkan :
    Ajaran Trinitas adalah modifikasi dari ajaran Trimurti
    Hinduisme.
    Brahma dalam Hinduisme dimodifikasi menjadi Allah
    Bapa, Wisnu
    dimodifikasi menjadi Yesus Anak Allah dan Syiwa
    dimodifikasi
    menjadi Roh Kudus.
    Jadi, ternyata Trinitas = Trimurti

  6. 20 HAL YANG MEMBUAT INJIL BARNABAS DIRAGUKAN :
    (GEBRAKAN SIA-SIA KAUM MUSLIM YANG DENGKI)

    Pertama
    Judul dan pendahuluan :
    INJIL YANG BENAR TENTANG YESUS YANG BERGELAR KRISTUS, SEORANG NABI BARU YANG DIUTUS ALLAH KE DUNIA : MENURUT URAIAN BARNABAS, RASULNYA.
    Barnabas, rasul Yesus orang Nazaret yang bergelar Kristus, beramanat kepada segenap umat, yang berbenah di persada bumi menginginkan kedamaian serta penghiburan.

    ————————————————————
    Dapat dicatat, judul “injil” dan pendahuluannya di atas memuat dua kesalahan serius.
    Pertama, Barnabas bukan salah seorang dari antara ke12 murid pertama Yesus. Ia baru muncul pada generasi sesudah kebangkitan Kristus.
    Kedua, dalam judul dan pendahuluan Yesus diakui sebagai Kristus (=Mesias). Tapi di pasal 96 Yesus disangkal sebagai Mesias, dengan gaya sumpah Nabi Muhammad, sebagaimana tertulis dalam hadits-hadits, Yesus berkata : “Demi Allah, pada diri-Nya, jiwaku berdiri, bahwa Aku bukanlah Mesias itu”. Mustahil seorang Barnabas tidak mengetahui bahwa Kristus (bahasa Yunani) merupakan terjemahan dari Massiakh (bahasa Ibrani).

    Kedua
    Pasal 152 “injil” ini menceritakan bahwa pada suatu hari Sabat, Yesus masuk ke Bait Allah di Yerusalem dan para militer Romawi datang masuk ke rumah ibadah itu untuk mengganggu Dia.
    ——————————————————————
    Hal ini jelas TIDAK MUNGKIN TERJADI, sebab agama Yahudi melarang orang kafir untuk masuk ke bait Allah. Dalam fakta sejarah, para militer Romawi SANGAT HATI-HATI dalam menjalankan strategi politiknya atas orang-orang Yahudi dan agamanya. Sebab kalau hal ini sampai terjadi akan timbul pemberontakan dari mereka terhadap kekaisaran Romawi.

    Ketiga
    Orang-orang Parisi dalam pasal 144-150 “injil” ini digambarkan oleh pengarangnya sebagai biarawan-biarawan abad pertengahan, yang hidup tidak kawin dan mengenakan pakaian-pakaian khusus. Bahkan dilukiskan pada zaman nabi Elia, 12 gunung waktu itu didiami oleh 17.000 orang Parisi (????). Bukti sejarah dengan jelas mengatakan bahwa sekte Parisi baru timbul abad ke 2 SM, sedangkan nabi Elia hidup pada abad ke 8 SM. Sekte Parisi juga TIDAK PERNAH HIDUP MEMBIARA. Sekte agama Yahudi yang membiara adalah sekte Esena di Kirbeth-Qumran (Sekte ini yang meninggalkan warisan bagi kita berupa naskah laut Mati/Dead Sea scroll yang menghebohkan itu).

    Keempat
    Pasal 98 menyatakan 200 keping emas (dirham/drakhma, berat kira-kira 8 gram) tidak cukup memberi makan 5000 orang (?) Penulis tidak mampu membedakan mata uang emas (dirham) dan perak (dinar).

    Kelima
    Model liturgi gerejani.
    Dalam pasal 91 dan 92, Yesus dan para muridNya dikisahkan “memelihara” dan melakukan syariah puasa 40 hari di gunung Sinai. Sejarah mencatat bahwa waktu Yesus melakukan puasa 40 hari (Matius 4:2 dan Lukas 4:2), cara berpuasa demikian belum menjadi kebiasaan. Baru pada abad-abad belakangan gereja Katolik menetapkan puasa 40 hari menjelang paskah.

    Keenam
    Pada pasal 3 “injil” ini dimuat hikayat kelahiran Yesus sbb :
    “Di sana ketika itu Herodes memerintah atas tanah Yudea dengan titah Kaisar Agustus dan Pilatus adalah gubernur, sedangkan jabatan kepala agama dipegang oleh Hannas dan Kayafas”
    ———————————————————–
    Menurut penanggalan sejarah, Pilatus menjabat sebagai gubernur atau wali negeri di wilayah itu pada tahun 29 Masehi, sedangkan Yesus lahir kira-kira tahun 4 Sebelum Masehi. Kaisar Agustus sendiri baru menetapkan pemerintahan langsung atas Yudea di bawah seorang wali negeri sendiri, pada tahun 6 Masehi.

    Ketujuh
    Pasal 20 :
    Maka pergilah Yesus ke laut Galilea, dan turunlah ia ke dalam sebuah perahu untuk berlayar ke Nazaret, kotanya (Yesus went to the sea of Galilee and having embarked in a ship sailed to his city of Nazareth);Dalam pada itu terjadilah taufan besar di laut sehingga nyaris menenggelamkan perahu tersebut.
    ———————————————————–
    Nazaret adalah kota yang terletak di dataran tinggi, dengan jarak antara Nazaret dan Laut Galilea 20 km -> Nazaret tidak pernah disinggahi oleh perahu.

    Kedelapan
    Pasal 21 :
    Mendakilah Yesus ke Kapernaum (Jesus went up to Capernaum), seraya pula ia telah mendekat dengan negeri. Tiba-tiba ada seorang yang keluar di antara kubur-kubur itu, kerasukan setan dan tidak ada satu rantai pun yang mengikatnya karena parahnya sehingga menyebabkan bahaya bagi banyak orang. Maka menjeritlah Setan-setan dari mulutnya, katanya :”Ya Kudus Allah, mengapa engkau datang sebelum waktunya untuk menggusarkan kita ?”
    ————————————————————
    Kap ernaum adalah kota pesisir yang terletak di tepi pantai Galilea, dengan ketinggian jauh lebih rendah dari Nazaret. Mestinya “went down” dan bukan “went up”.

    Kesembilan
    Pasal 194 : Lazarus dan kedua saudarinya digambarkan memiliki 2 desa, yaitu Magdala dan Betania. Hal ini merupakan gambaran situasi kapitalisme Eropa di abad-abad pertengahan. Dalam kekuasaan kekaisaran Romawi, mustahil seorang Palestina dapat memiliki sebuah desa.

    Kesepuluh
    Pasal 152 : Cara pembersihan tempat untuk penyimpanan arak yang terbuat dari tong-tong kayu yang digelindingkan untuk diisinya lagi (“as one rolleth casks of wood when they are washed to refill them with wine”). Di Palestina pada masa itu, arak ditempatkan dalam tempayan atau guci-guci besar yang terbuat dari tanah liat. Tong-tong kayu untuk menyimpan arak baru dikenal pada abad-abad pertengahan.

    Kesebelas
    Bahasa Itali yang digunakan injil ini ternyata banyak ditemui kesalahan-kesalahan. Beberapa kejanggalan : Acap kali huruf “H” ditambahkan, padahal dalam bahasa Itali tak lazim. Misal kata “ANNO” (artinya : tahun) ditulis “HANNO” dan “CHRISSTO” (artinya Kristus) dirulis dengan dua huruf “S”, padahal lazimnya satu saja. Jadi penulisannya bukan bahasa Itali yang baik. Banyak susunan kalimatnya memperlihatkan dengan jelas dialek Toscan dan Venezian. Kesalahan tersebut adalah khas bagi seorang yang menggunakan bahasa Spanyol sebagai bahasa ibu (Lingua franca). Pastilah manuskrip Itali itu bukan hasil terjemahan bahasa lain, sebab sebuah karya terjemahan biasanya bahasa asli masih nampak samar-samar. Bahasa Itali dialek Toscan dan Venezian itulah yang menjadi bahasa asli injil Barnabas, bahasa yang baru muncul pada abad 13 Masehi

    Keduabelas
    Pasal 54 : Pembicaraan Yesus dengan para muridNya : “Barangsiapa menukarkan satu ‘Denarius’ ia mesti memperoleh 60 ‘Minuti’.
    Kedua istilah di atas merupakan pembagian dalam satuan mata uang Spanyol kuno

    Ketigabelas
    Pasal 105 dan 106 : Pengaruh filsafat Scholastik yang mengalami kejayaan pada abad 13 Masehi, yaitu filsafat Aristoteles yang dibawa oleh orang-orang Arab ke Spanyol.

    Keempatbelas
    Pasal 52,57,59,178 : Persamaan-persamaan dengan sajak ciptaan Dante, yaitu ada tujuh tingkat neraka yang berbeda-beda, menurut besar kecilnya ketujuh macam dosa (teologi moral pada abad pertengahan) yang menyebabkan seorang manusia disiksa karenanya. Di sana disebut bahwa langit-langit bertingkat sembilan dan bahwa surga di puncaknya pada tingkat kesepuluh.

    Kelimabelas
    Pasal 82 : Sesudah sembahyang malam murid-murid datang mendekat kepada Yesus, kemudian Yeus bersabda : “Malam ini tepat waktunya bagi Messias, Pesuruh Allah itu, akan menjadikan tahum Yobel dirayakan tiap-tiap tahun, yang sekarang ini jatuh pada setiap 100 tahun” (“This night shall be the time of Messiah, messenger of God, the Jubilee every year that now cometh hundredyear”)
    ——————————————————- —————–
    Penetapan tahun Yobel = 100 tahun merupakan penetapan yang baru ada pada masa Paus Bonifacius VIII (1300), dan setelah mengalami beberapa penetapan tahun yang berbeda, mulai dari Paus Clement VI (1340) = 50 tahun, dan Paus Paulus II (1470) = 25 tahun, barulah Paus Sixtus V (1585-1590) kembali menetapkan tahun Yobel = 100 tahun sekali, sekaligus memperingati pengangkatannya sebagai paus.

    Keenambelas
    Pasal 3 injil ini menggambarkan peristiwa kelahiran Yesus dari perawan Maria, ditandai dengan berbagai kemujizatan. Perawan Maria dikelilingi oleh cahaya terang cuaca luar biasa seraya melahirkan putranya tanpa sakit. Pengajaran tentang proses kelahiran tanpa rasa sakit ini tidak ada pada abad-abad awal, dan baru mendapat perhatian pada abad-abad pertengahan, berkaitan dengan penghormatan khusus kepada Santa Maria.

    Ketujuhbelas
    Pasal 35 : Demonstrasi iblis yang meludahi manusia dan malaikat Jibril kemudian mengangkat ludah itu dengan mencampurkan sedikit tanah, sehingga manusia (yang diciptakan Tuhan dari tanah) mempunyai pusat pada perutnya.

    Kedelapanbelas
    Pasal 61 : Sembahyang malam Yesus, menggunakan ungkapan 1 Petrus 5:8 bahwa sesungguhnya syaitan (iblis) itu ibarat seekor singa meraung yang berjalan hilir mudik sedang mencari siapa yang menjadi mangsanya.
    Model doa malam ini tidak ada pada abad-abad awal, dan baru dipakai pada abad pertengahan.

    Kesembilanbelas
    Beberapa kisah-kisah abad pertengahan, seperti panen yang diiringi dengan nyanyian-nyanyian para biduan, yang mengesankan kebiasaan yang sampai sekarang masih berlaku di Tasyikania (Tuska) dan Tito di Italia. Juga mengenai pengambilan dan pengukiran batu-batu gunung untuk bangunan rumah, menggambarkan suatu masyarakat yang berpengalaman dengan soal-soal arsitektur modern.

    Keduapuluh
    Pasal 112 : Yesus mengisyaratkan bahwa Allah akan mengambilnya dari pergaulan di bumi (God shall take me from the earth), tanpa melalui kematian.
    Tetapi dalam pasal 193 ia kurang hati-hati mengerjakan sumbernya, sehingga dalam hikayat pembangkitan Lazarus Yesus justru mengisyaratkan kebangkitannya. Ia berkata, bahwa bila saatnya akan tiba, ia akan tertidur dengan cara seperti Lazarus, dan secepatnya pula akan dibangkitkan kembali.

    • INJIL PALSU BARNABAS

      -‘Injil Barnabas’ aslinya dalam bahasa Itali, naskahnya sampai saat ini disimpan di perpustakaan di Wina.

      -Mulai menghebohkan ketika terjemahannya diterbitkan dalam bahasa Inggeris oleh Lonsdale dan Laura Rag dan diberi judul ‘The Gospel of Barnabas’ (Oxford, 1907).

      Apakah ‘INJIL’ itu dan siapakah ‘BARNABAS’ itu ?

      – ‘Injil’ berasal dari kata ‘evangelion’ (kabar baik) atau tepatnya ‘kabar baik perihal Yesus.’
      – Yang termasuk injil adalah ke-empat kitab awal dalam Alkitab Perjanjian Baru (Injil Kanonik : Matius, Markus, Lukas & Yohanes).
      – Kitab Matius, Markus & Lukas menyorot kehidupan Yesus dari sudut pandangan yang sama sehingga disebut ‘Injil Sinoptis’. Sedangkan kitab Yohanes melihatnya dari sudut berbeda yaitu sudut ke’Allah’an Yesus.

      – Barnabas (anak penghiburan) merupakan gelar dari Yusuf terhadap seorang Lewi dari Siprus (Kisah 4:36).
      – Barnabas merupakan rekan kerja Paulus (Kisah 9:27), dan bekerja bersama Paulus di Anthiokia (Kisah 11:22-26). Ia menemani Paulus dalam perjalanan pertama (Kisah 13,14) dan menghadiri sidang di Yerusalem (Kisah 15).
      – Barnabas berpisah dengan Paulus karena persoalan Markus (Kisah 15:36-41), namun dalam surat-suratnya, Paulus menunjuk Barnabas sebagai seorang rekan kerja (1.Korintus 9:6/Galatia 2:1,9,13/Kolose 4:10).

      APAKAH INJIL BARNABAS ITU?
      – Injil Barnabas (IB) terdiri atas 222 Bab. Kira-kira sama banyaknya dengan gabungan ke-empat Injil ditambah dongeng tradisi Yahudi, Kristen dan Islam, yang disatukan dengan cerita-cerita ke-empat Injil kanonik.
      – Injil Barnabas terkesan ingin menyelaraskan ke-empat Injil menjadi satu Injil yang dibumbui dengan tradisi ketiga agama diatas yaitu Yahudi, Kristen, dan Islam.

      – Isi dari Injil Barnabas banyak yang berbeda dari ke-empat Injil kanonik. Kelihatan dari isinya baru ditulis setelah tahun 1300.

      NAFAS ISLAM DALAM INJIL BARNABAS

      Dalam IB ternyata banyak bagian-bagian yang sebenarnya bernafaskan ajaran Islam, ini menunjukkan bahwa kitab IB tentu di tulis sesudah kehadiran agama Islam. Beberapa contoh mengenai hal ini adalah:

      Pada Bab-44 disebutkan bahwa Abraham mengorbankan Ismail dan menunjuk Muhammad sebagai nabi Besar, dan disebutkan bahwa Adam berseru: ‘Tiada Tuhan selain Allah dan Muhammad adalah rasul Allah itu.” (Bab-39,54,97).
      Yesus dihadapan Sanhedrin disebut menyangkal dirinya sebagai ‘Messias’ dan menunjuk nabi yang akan datang sesudahnya (Bab-72,96). Yesus dianggap bukan ‘Anak Allah’ (Bab-48,98,222), malah pengakuan Petrus bahwa ‘Yesus adalah Anak Allah’ dianggap dosa besar (Bab-70, bandingkan Matius 16:16). Yesus juga tidak disalib karena digantikan oleh Yudas (Bab-217) dan Yesus tidak mati maupun bangkit (Bab-221-222).

      Ada anggapan bahwa Messias adalah dari keturunan Ismael (Bab-43,55). Dalam Bab-192-192, Nikodemus dikatakan menemukan kitab Musa di bait Allah dan membaca bahwa ‘Ismael adalah ayah Messias’ dan ‘Ishak adalah ayah utusan Messias.’ Jadi, Yesus dalam kitab IB seakan-akan ‘Yohanes Pembaptis’ bagi Muhammad, itulah sebabnya dalam kitab ini Yohanes Pembaptis tidak disebut-sebut.

      Dalam IB ada ungkapan mengenai ‘kelima waktu sembahyang’ dan ‘Uraian mengenai Allah dan sifat-sifatnya’ yang dengan jelas kita ketahui sebagai hasil teologi Islam.

      KESIMPULAN

      Kitab IB menuntut sebagai kitab ‘Injil Tunggal’ dan mendiskreditkan ke-empat Injil kanonik. Nada kitab IB menyalahkan Alkitab (khususnya Perjanjian Baru) dan menonjolkan ajaran Islam. Namun, kamus Islam sendiri menyebut tentang kitab ini bahwa: “Sehubungan dengan Injil Barnabas tidak ada yang keberatan atasnya sebagai suatu kepalsuan zaman pertengahan …. Ia mengandung sejumlah pertentangan yang dipastikan bermula sejak abad pertengahan dan tidak pada zaman sebelum itu.” Bahkan, disebutkan pula bahwa buku itu malah tidak sesuai dengan aqidah Islam sendiri: “Ia memutar balikkan keutuhan doktrin Islam, menyebut Isa dengan “al-Masi’ah” yang Islam tidak membenarkannya. Selain ia merupakan pemikiran yang asing dalam sejarah kekeramatan, gaya bahasanya cenderung mengejek Injil, sebagaimana tulisan-tulisan Baha’ al-Allah terhadap al-Quran.” (Cyril Glasse, Ensiklopedia Islam, hlm.53).

      Penulis kitab IB bukanlah Barnabas dalam Alkitab Perjanjian Baru, melainkan seorang Eropah (Italia?) yang hidup pada akhir abad pertengahan yang tidak menguasai geografi Israel, dan kurang memahami adat-istiadat budaya abad pertama dimana Barnabas ‘yang asli’ hidup. Cara penulisan dan kertas yang digunakan menunjukkan produk abad itu, demikian juga bahasa asli kitab IB merupakan campuran dari dua dialek Italia yaitu ‘Tuska & Venezia’, padahal bahasa ini belum lahir pada saat Yesus hidup dan baru pada abad-XIII merupakan bahasa tulisan. Kesalahan-kesalahan dalam penulisan bahasa Itali pada kitab IB menunjukkan bahwa penulisnya mempunyai latar belakang Spanyol.

      Karena itu, kitab IB ini kemungkinan dikarang oleh seorang Yahudi Spanyol yang tinggal di Italia yang pada abad pertengahan itu dipaksa masuk agama Kristen Katolik, karena itu untuk pembalasan ia berpindah ke agama Islam dan berusaha menyesuaikan kitab Injil dengan ajaran agama Yahudi (panyangkalan Yesus sebagai Messias) dan Islam (Penonjolan Muhammad). Kitab IB ini ditulis sesudah agama Islam berdiri (abad-VII) karena banyak ajaran Islam ada di dalamnya, tetapi lebih tepat diantara abad-XIII s/d XVI karena mencerminkan beberapa teologi Katolik yang lahir pada abad-abad tersebut.

      Kiranya informasi ini memperjelas mengenai apa dan bagaimana sebenarnya yang disebut sebagai kitab ‘Injil Barnabas’ itu sehingga diskusi bisa beranjak dari kenyataan sejarah. Semoga berguna.

      • ALASAN UNTUK TIDAK MENYEMBAH SI PELACUR BEREWOK YANG NYANGKUT DI TIANG SALIB ( NGAK PAKE BARNABAS2AN) :

        pertanyaan untuk kristen:
        MENGAPA SI TUHAN BEKANCUT
        NGOMONG BEGINI PAS LAGI DISALIB:
        1) TUHAN AMPUNILAH MEREKA,
        MEREKA TIDKA TAHU APA YANG
        MEREKA LAKUKAN.
        2) YA TUHAN, MENGAPA KAU
        MENINGGALKAN AKU?
        3) MENGAPA SI MANUSIAKANCUT
        NGERENGEK2 PAS LAGI DISIKSA DAN
        DISALIB??,KALOMEMANG DIA MAU
        NEBUS DOSA ORANG HARUSNYA KAN
        GAK USAH NGERENGEK2 KAN??
        Rincian tambahan:
        JANGAN BILANG DIA NGOMONG
        SENDIRI KAYA ORGILL, DAN JANGAN
        BILANG KONSEP KETUHANANYA
        KANCUTER RUMIT BANGET SAMPE2
        UMAT DILUAR KRISTEN KAGA NGATRI
        TERMASUK KANCUTER SENDIRI, DAN
        JANGAN BILANG KALO ORANG HARUS
        MELEPASKAN KONSEP PEMIKIRAN
        AGAMA SEBELUMNYA BIAR NGATRI,
        DAN YANG PALING PENTING JANGAN
        JAWAB DENGAN JAWABAN KONYOL
        DAN TOLOL KALO TUHAN KRISTEN
        100%TUHAN DAN 100% MANUSIA.
        OK???

  7. Kidung Agung 5:16

    (Hebrew) חכו ממתקים וכלו מחמדים זה דודי וזה רעי ב�*ות ירושׁלם׃

    (Hebrew Wiith Vowel) חִכֹּו מַֽמְתַקִּים וְכֻלֹּו מַחֲמַדִּים זֶה דֹודִי וְזֶה רֵעִי בְּ�*ֹות יְרוּשָׁלִָֽם׃

    (Transliterasi) hikvō mamətaqqîm vəkullvō mahămadîm zeh dwōdî vəzeh rē‘î bənwōt yərûšālāim:

    (KJV) His mouth is most sweet: yea, he is altogether lovely. This is my beloved, and this is my friend, O daughters of Jerusalem.

    (Terjemahan Bebas) Teramat manis tutur katanya, dia adalah mahămadîm. Inilah kekasihku dan sahabatku, O puteri-puteri Yerusalem.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s